Angular cheilitis: radang di sudut mulut yang bikin meringis….

1 02 2013

Dear kawan,

Sudah berhari-hari ini aku diganggu oleh rasa tidak nyaman di sudut mulut… kulit di sekitar bibir terutama di sudut mulut terasa kering dan mengelupas. Kadang bahkan sampai terluka yg lumayan menyiksa kalau harus buka mulut lebar-lebar…  Penasaran juga penyakit apa ini… Tadinya aku berharap gangguan ini segera hilang sendiri, tapi ternyata hilang sebentar dan timbul lagi. Begitu berhari-hari.. Beberapa kali aku tanya mbah Google, belum nemu-nemu jawaban yang pas.. katanya cuma kurang banyak minum, minum air putih yg banyak.. begitu saja nasihatnya. Selama ini hanya aku kasih krim pelembab saja, tapi hanya bertahan sebentar dan terasa kering dan kulit mengelupas lagi. Dan aku ngga berani mencoba banyak krim karena kulit bibir dan sekitarnya kan lebih tipis dan sensitif… beraninya pake produk-produk untuk baby yang umumnya lebih ringan dan hypoalergenik..

Sampai akhirnya tadi pagi aku menemukan dengan informasi tentang angular cheilitis yang kayaknya pas banget dengan gangguan yang aku alami. Lega juga karena jadi tau kira-kira harus bagaimana. Jadi, apa itu angular cheilitis (namanya bagus juga ya… kalau nama orang itu pasti panggilannya “Angie”…)

Angular chelitis

angular cheilitis-kuAngular cheilitis adalah kondisi peradangan umum yang terjadi pada sudut-sudut mulut. Tergantung pada penyebabnya, peradangan ini mungkin berlangsung selama beberapa hari atau bisa lebih lama lagi. Gangguan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti : bekas jilatan air liur karena membasahi bibir atau sudut bibir, bibir kering dan pecah-pecah, atau mungkin karena infeksi bakteri, atau jamur, atau virus. Yang sering dijumpai adalah karena infeksi oleh jamur Candida, yang sebenarnya merupakan flora normal di mulut. Hanya saja saat tubuh kurang sehat dan sistem imun menurun, flora normal ini mengambil kesempatan untuk beraksi…

Siapa yang rentan terhadap angular cheilitis?

Cheilitis angular cukup banyak terjadi dan dapat dialami oleh anak-anak maupun  orang dewasa, terutama ketika mereka berada dalam kesehatan yang buruk. Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang lebih rentan terhadap gangguan ini adalah:
■ menderita sariawan, bayi atau usia tua, menderita diabetes, menggunakan kortikosteroid atau antibiotik sistemik
■ menggunakan gigi palsu,
■ gizi buruk, seperti penyakit celiac, kekurangan zat besi, defisiensi riboflavin
■ menderita penyakit sistemik, terutama penyakit inflamasi usus (ulcerative colitis dan penyakit Crohn)
■ Kulit sensitif, khususnya dermatitis atopik
■ adanya predisposisi genetik, misalnya dalam sindrom Down
■ menggunakan obat retinoid oral: isotretinoin untuk jerawat, acitretin untuk psoriasis
Hal ini bisa diperparah dengan menjilati bibir. Kalau untuk kasusku, aku tidak tau persis penyebabnya.. mungkin saja sistem imun sedang turun dan ada infeksi jamur atau virus yang lewat.  Udah gitu, karena terasa kering, aku suka menjilat bibir… dan ternyata justru bisa memperparah…

Bagaimana sih gambaran klinis penyakit ini?
Angular cheilitis dapat menyebabkan gejala-gejala dan tanda-tanda berikut di sudut mulut:
■ Nyeri akibat adanya retak / celah
■ Melepuh / erosi / cairan / krusta
■ Kemerahan
■ Pendarahan
Ini bisa berkembang menjadi impetigo yang lebih luas atau infeksi kandida kulit pada kulit yang berdekatan dan di tempat lain. Untuk kasusku, yang terasa adalah kulit sekitar sudut mulut mengelupas, bibir dan kulit sekitar bibir terasa kering, dan sudut mulut ada retak-retak kecil yang cukup nyeri kalau dipakai untuk buka mulut lebar-lebar…

Bagaimana pengobatannya?
Dalam banyak kasus, tidak ada perawatan yang diperlukan dan angular cheilitis dapat sembuh dengan sendirinya. Tergantung pada penyebab yang spesifik, perawatan berikut mungkin berguna: Lip balm atau salep emolien tebal, antiseptik topikal, antibiotik topikal atau oral antistaphylococcal, krim antijamur topikal, obat antijamur oral, salep steroid topikal, dan nutrisi suplemen.

Nah, kembali ke kasusku sendiri, si Angie ini masih aku coba obati dengan krim antijamur, karena siapa tau itu karena jamur. Ketika tulisan ini ditulis, proses pengobatan masih dilakukan. Karena baru setengah hari ini pengobatannya, jadi belum begitu signifikan perbaikannya. Doakan saja ya semoga cepet membaik lagi, dan bisa tersenyum lebar untuk kawan-kawan semua, dan tidak meringis lagi karena angular cheilitis….
Semoga bermanfaat buat yang mengalami hal yang sama, ya…

Iklan