Ketika toilet jadi sasaran: Overactive bladder alias beser…

25 03 2011

Dear kawan,

” O genki desu ka?” begitulah orang Jepang kalau menyapa kawannya saat bertemu. Kalau diterjemahkan secara harfiah, maka itu menjadi “ Apakah Anda sehat?” Kali ini aku ingin menyapa kawan-kawan juga… “ Halo, kawan, sehat-sehat kaan?…Hm…sudah pipis berapa kali hari ini?”

Iiih… pertanyaannya kok aneh…..hehe…  Ya, tulisan kali ini adalah untuk memenuhi sebuah request dari pembaca blog ini yang lagi sering beser (alias sering pipis-pipis)….  Gangguan ini secara medis disebut Overactive Bladder (OAB). Memang bukan penyakit mematikan,… tapi menyebalkan, dan kadang memalukan…hehe..! Dan frekuensi pipis sehari bisa menjadi indikator terjadinya OAB.  Barangkali ada juga kawan lain yang sedang mengalami… Kita simak yuk!

Fungsi normal kandung kemih

Kandung kemih adalah bagian dari system uriner manusia. Setiap kali kita makan dan minum, tubuh menyerap cairan. Ginjal kemudian menyaring produk limbah dari cairan tubuh kita dan membuat urin, yang disimpan dalam kandung kemih. Kandung kemih bisa mengembang jika terisi urin, dan akan berkontraksi untuk mengosongkannya (ketika kita pipis).

Kandung kemih (bladder) akan berkontraksi ketika sudah penuh

Urusan urinasi ini melibatkan peran otak dan otot.  Ketika kandung kemih kita penuh, saraf di kandung kemih akan mengirim sinyal ke otak. Volume urin dalam kandung kemih sebanyak 300 ml sudah dapat memicu sinyal ini ke otak. Otak akan menginterpretasikan sinyal  tersebut dan menterjemahkannya sebagai perasaan “kebelet pipis”  yang akan membawa kita ke toilet itu melepaskan beban hidup tadi hehe…… Apa yang terjadi di toilet? Pada saat kita sudah siap di toilet, otak akan mengirimkan pesan ke otot kandung kemih yang disebut otot detrusor untuk berkontraksi memeras kandung kemih.  Pada saat yang sama, otak juga memberitahu otot sphincter yang mengelilingi saluran kemih untuk relaksasi sehingga kita akan melepaskan air seni dari kandung kemih…. Biasanya otot detrusor akan dalam keadaan relaksasi selama proses pengisian kandung  kemih sehingga penuh dan dan baru  akan berkontraksi pada proses pembuangan. Otak kita bisa melakukan kontrol terhadap kandung kemih sehingga kita hanya pipis saat kita menginginkannya, atau bahkan kita juga bisa menahannya jika situasi memang tidak memungkinkan untuk pipis…  (paling tidak kita bisa nahan pipis sampai kandung kemih kita berisi maksimal 600 ml urin).

Beser…kenapa tuh?

Otot bladder berkontraksi walaupun kendung kemih belum penuh, menyebabkan berkali-kali kebelet pipis..

Kalau seseorang bolak-balik pipis dalam sehari, sampai lebih dari 8 kali sehari, maka itu sudah tergolong beser dan mungkin ada sesuatu yang salah terjadi dalam system urinasi. Secara medis, keadaan ini disebut sebagai “overactive bladder (OAB)”.  OAB terjadi jika otot destrusor terlalu sering kontraksi  tanpa sengaja (involuntarily), sehingga menyebabkan perasaan “kebelet pipis”, bahkan ketika kandung kemih sebenarnya belum penuh. Dalam beberapa kasus, kadang bisa juga urin keluar tanpa sengaja. Dalam hal ini terjadi gangguan dalam kontrol terhadap urinasi.
OAB ditandai dengan beberapa gejala berikut : kebelet pipis dan peningkatan frekuensi buang air kecil (lebih dari 8 kali selama periode 24 jam,  termasuk dua kali atau lebih di malam hari). Kejadian ini bisa disertai (walaupun tidak selalu) dengan ngompol karena adanya dorongan untuk pipis yang tidak tertahan.

Umumnya kejadian OAB lebih banyak dijumpai pada wanita ketimbang pria, dan terjadi pada usia yang lebih tua, walaupun tidak tertutup kemungkinan juga terjadi pada pria muda…. (kayak yang request hehe…… pisss…!!)

Apa penyebab OAB?

Penyebab OAB tidak selalu dapat diketahui dengan jelas. Namun ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi otot detrusor sehingga menyebabkan OAB. Beberapa penyebab yang mungkin antara lain adalah : pembesaran prostat (Benign prostatic hyperplasia), kerusakan saraf yang disebabkan oleh cedera atau trauma pada panggul atau rongga perut, adanya batu pada kandung kemih, efek samping obat-obat tertentu, gangguan neurologis lain (Parkinson, stroke, multiple sclerosis, dll), dan kanker prostat. Untuk memastikan penyebabnya, tentu diperlukan pemeriksaan yang lengkap oleh dokter spesialis, seperti ahli urologi.  Lalu, tergantung pada jenis dan kemungkinan penyebab inkontinensianya, ada sejumlah tes yang bisa dilakukan, antara lain:
Urinalysis:  Contoh urin  akan dipelajari terhadap adanya darah, infeksi, atau kondisi abnormal lainnya.
USG: Suatu teknik medis untuk menentukan ukuran dan bentuk ginjal, kandung kemih, dan kelenjar prostat.
Pengukuran Post-Void Residual: Pengujian untuk menentukan apakah ada urin di kandung kemih setelah  pasien mencoba untuk mengosongkannya sendiri. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kateter atau melalui USG.
Cystoscopy:  suatu instrumen kecil dimasukkan ke dalam kandung kemih melalui uretra sehingga dokter dapat melihat bagian dalam kandung kemih.
Stress Test:  Tes ini adalah untuk mempelajari fungsi otot baik dan sfingter kandung kemih. Hal ini dapat menentukan apakah kandung kemih bisa terisi penuh dan normal.
X-Ray Test:  Hal ini bisa menentukan derajat perubahan posisi kandung kemih dan uretra selama kegiatan normal seperti batuk, mengejan, atau berkemih.

Gimana pengatasannya?

Jika terdiagnosa OAB, jangan keburu putus asa atau berkecil hati.  Jika penyebabnya telah diketahui, tentu dokter akan mengatasi berdasarkan penyebabnya. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi atau mengurangi OAB, antara lain terapi perilaku, obat dan olahraga atau kombinasi dari terapi.
1. Pelatihan kandung kemih (bladder training). Pelatihan ini dilakukan untuk membantu kandung kemih dapat menahan pipis dengan lebih baik. Misalnya pasien selalu pipis sekali setiap jam. Maka mereka diminta melatih kandung kemihnya untuk menahan pipis lebih lama, misalnya 1,5 jam, dan selanjutnya bisa diperpanjang lagi. Usahakan pula tidak minum minuman yang memicu diuresis seperti kopi, juga jangan minum banyak sebelum tidur. Tapi ingat, kita tetap harus minum sejumlah normal setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

2. Latihan Otot panggul atau dikenal sebagai latihan Kegel. Latihan ini dapat memperkuat otot-otot sekitar kandung kemih agar bisa menahan pipis lebih lama. Anda dapat mengencangkan otot-otot yang digunakan untuk berhenti dari buang air kecil. Tahan otot di posisi diperketat selama 4-10 detik. Selanjutnya, kendurkan otot-otot untuk lama waktu yang sama. Frekuensi latihan ini dapat ditingkatkan selama beberapa minggu.

3. Obat-obatan. Ada sejumlah obat yang bisa digunakan untuk mengobati OAB. Obat-obat ini harus diperoleh dengan resep dokter, dengan berbagai mekanismenya. Ada yang bekerja  mencegah kontraksi otot detrusor kandung kemih yang tidak diinginkan. Ada yang bekerja mengendurkan otot sehingga membantu untuk mengosongkan kandung kemih secara  lebih lengkap. Dan ada pula yang  dapat mengencangkan otot-otot kandung kemih dan uretra untuk mengurangi kebocoran.

Obat yang dipakai untuk mengobati OAB antara lain adalah obat golongan antimuskarinik (misalnya, oxybutynin klorida [Ditropan ®], tolterodine [Detrusitol ®, Detrol LA ®]) dan obat-obat baru, seperti trospium klorida (Sanctura ®), darifenacin (Enablex ®), solifenacin (Vesicare ®), dan fesoterodine fumarat (Toviaz ™).  Obat-obat ini bekerja merelaksasi  otot polos kandung kemih, mengurangi kontraksi detrusor dan sehingga mencegah “ngompol”, sering dalam waktu 2 minggu. Obat-obat ini digunakan secara per-oral, biasanya diminum sekali sehari, untuk kandung kemih terlalu aktif.

Efek samping obat golongan ini meliputi: mulut kering, sembelit, sakit kepala, penglihatan kabur, mata kering, hipertensi, mengantuk, retensi urin dan terjadi pada sekitar 20% dari mereka yang menggunakan obat ini. Obat ini harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan ginjal, hati, perut, dan masalah kencing. Karena meningkatnya risiko glaukoma sudut sempit, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis mata dulu sebelum menggunakan obat OAB. Wanita yang sedang hamil tidak boleh menggunakan obat-obatan ini tanpa konsultasi dokter.  Toviaz ™ tersedia dalam tablet extended-release. Dosis biasa obat adalah 4 mg, yang dapat ditingkatkan sampai 8 mg jika perlu.

Oxybutynin transdermal (Oxytrol ®) adalah obat OAB dalam bentuk sediaan plester yang tipis (patch) yang ditempelkan pada kulit perut atau pinggul, dua kali seminggu. Oxybutynin akan dilepaskan secara perlahan dan terus-menerus melalui kulit ke dalam aliran darah (3.9 mg/hari) dan mengurangi gejala untuk sampai 4 hari, dan memungkinkan dosis dua kali seminggu.

Pada bulan Januari 2009, oxybutynin klorida gel (Gelnique ™) mendapat persetujuan FDA untuk mengobati OAB. Gel ini diterapkan sekali sehari pada kulit paha, perut, atau bahu dan memberikan dosis konsisten oxybutynin melalui kulit selama 24 jam. Efek samping dari Gelnique termasuk reaksi kulit, mulut kering, dan infeksi saluran kemih (ISK).

 4. Pembedahan. Tindakan ini dapat memperbaiki masalah seperti sumbatankandung kemih, misalnya akibat pembesaran prostat atau batu pada kandung kemih. Hal ini juga dapat memposisikan kandung kemih sehingga tidak menabrak bagian lain tubuh, memperbesar kandung kemih, dan membuat otot lemah menjadi kuat. Dokter bedah juga dapat menanamkan suatu perangkat kecil yang menggunakan saraf untuk mengontrol kontraksi kandung kemih

Penutup

Demikian kira-kira sekilas info tentang beser atau OAB….. Sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang pasti, terkait dengan penyebabnya, sehingga dapat dilakukan pengatasan yang sesuai. Ada baiknya juga untuk mengurangi tertawa terbahak-bahak, karena kadang itu juga memicu kontraksi kandung kemih dan menyebabkan ngompol…. Cukup senyum simpul saja dan tetap happy…. dan itu malah lebih maniiis…!

Iklan

Aksi

Information

16 responses

18 03 2015
Agus

Ada group Urologi Indonesia di Facebook. Yuk kita rame rame kunjungi

26 11 2014
Gotri

Kenapa Ya Rasa Ingin Kencing Itu Bisa Hilang,apa Ada Hubungannya Dengan Sering Nahan Kencing Terlalu Lama?

24 11 2014
aal halilintar

Saya mau tanya obat apa yang cocok, setelah saya operasi prostat sampai sekarang sdh 1 bulan saya masih meneteskan air seni yang tidak terasa, mohon bantuannya.

1 05 2014
cincin kawin

hidup sehat tanpa rokok Cincin Kawin

9 03 2014
Santi cirebon

Kalo lg hamil , obat apa yg tepat biar ga beser terus , sy cape bgt harus bolakbalik KM stiap saat,
trima ksh ?

Jawab:
Kalau hamil memang gitu, Mbak..karena kandung kemih tertekan oleh adanya janin. ga usah pake obat macam-macam lah, nanti malah ada efek ke janin. Dinikmati saja. Atau jika repot sekali, bisa pakai pampers untuk dewasa.

6 09 2013
emil

saya juga sedang mengalami keluhan terlalu sering ke toilet..bahkan setelah pipis, dah mau pipis lagi..dah berobat ke rs di usg cek darah cek urin tapi hasilnya normal semua dan saya di kasih obat urinter pipemidie acid tapi masih belum sembuh juga. apakah obatnya sudah tepat?

jawab:
Perlu dipastikan dulu diagnosanya apa ke dokter. Jika karena infeksi saluran kencing, obat tersebut memang adalah sejenis antibiotika untuk mengatasi bakteri pada saluran kemih, jadi sudah tepat. Tapi jika penyebabnya adalah overactiv bladder, bukan karena infeksi, tentunya perlu obat yang lain, bukan antibiotik.

22 01 2013
ita

makasih banyak atas ilmunya…. sekarang saya lagi mendapatkan gejala yg sama. klo diobati dgn pijat refleksi aja bisa nggak yaa???

2 07 2012
kiky

terima kasih bu artikelnya, sangat bermanfaat buat saya yang juga hobi bolak-balik KM untuk urusan HIV (hasrat ingin vivis, hehe). Tapi saya kebelet pipis karena kebanyakan minum air putih bu. Sehari saya bisa minum air putih 3-5 liter (OD gak ya?). Gara2 dulu pernah kena ISK, trus ma dokter disuruh banyakin minum air putih.

13 02 2012
abu ahmad

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
Terima kasih banyak artikelnya Bu. Mudah dimengerti buat kita yg non medis. Again, makasih yah.

‎​جَزَاك اللهُ خَيْرًا
‎​​​​‎​و عَلَيْكُمُ السَّلاَمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Abu Ahmad

21 01 2012
nie

saya juga mengalami keluhan terlalu sering ke toilet..bahkan setelah pipis, dah mau pipis lagi..dah berobat ke rs, dan katanya ada bakteri proteus mirabilis. masih rawat jalan, apakah bakteri tersebut berbahaya dan meyebabkan kematian bu? mohon infonya..terima kasih

Jawab:
Ya, mungkin anda mengalami infeksi saluran kemih akibat bakteri Proteus mirabilis. Tapi jangan kuatir, bakteri tersebut bukan termasuk yang berbahaya, apalagi Anda sudah mendapat terapi. Mestinya Anda mendapatkan terapi antibiotik. Semoga lekas sembuh ya…

14 12 2011
lisa

selamat pagi bu,
saya sering merasakan kebelet pipit terus dan kadang suka ga berasa ngompol itu gejala apa y bu?dan harus ke dokter apa?kandungan atau apadokter mana dalam?tq

Jwab:
sebaiknya dibawa ke dokter penyakit dalam spesialis urologi saja…

13 10 2011
kocu

apa oxytrol dan gelnique dijual bebas di apotik ?

Jawab:
setahu saya harus dengan resep dokter

5 09 2011
lukas

Bu,saya pria 20 tahun, mengalami rasa ingin kencing terus menerus bu,sampai mengganggu aktivitas saya,terutama ketika saya sedang tidur saya menjadi stress dan panik,lalu ketika saya buang air rasanya sudah keluar semua,namun masi belum puas,namun seminggu yang lalu saya cek dokter dan di test urine serta prostat,hasil cek tersebut menunjukkan hasil yang baik,serta kata dokter tidak ada pembengkakan prostat,dan ketika saya kencing tidak ada rasa sakit,apakah hal ini merupakan OAB bu?terimakasih

Jawab:
Mungkin saja gejala yg Anda alamai termasuk OAB. Coba diperiksakan lebih lanjut dan dokter tentunya akan memberikan terapi yang sesuai.

30 05 2011
RUDHI

Bu, ada bahasan mengenai Interstitial Cystitis (IC) ??
Katanya gejalanya mirip dengan OAB, tapi bedanya kalau pada IC ada nyeri yang bersifat kronis juga.
Terima kasih

Jawab:
belum ada… mudah2an sempat menulis tentang itu kapan-kapan.

26 03 2011
ria

apa bedanya dengan urine incontinance ya bu?

Jawab:
Sebenernya hampir sama, yaitu kehilangan kontrol terhadap kandung kemih. Tapi urin inkontinensi ini kadang tidak terasa dan menyebabkan ngompol, sedangkan OAB tidak selalu disertai ngompol selama dia dapat segera ke toilet ketika kebelet pipis..

25 03 2011
orriza

Informasi yg berharga…

Masih ada hubungannya sm penyakit nih :
http://storyza.wordpress.com/2011/03/25/penyakit-yg-sering-diderita-pegawai-negeri-sipil-pns/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: