Stevens-Johnson Syndrome: bahkan Paul si octopuss pun tak bisa memprediksinya…

10 07 2010

Dear kawan,

Kenal sama Stevens Johnson? Yang jelas Steven Johnson di sini bukanlah nama pemain bola World Cup 2010 atau pemain basket (kalau ada loh…). Dia bahkan bukan nama satu orang, tetapi nama dua orang, yaitu pak Stevens dan pak Johnson, yang kemudian diabadikan namanya menjadi suatu nama penyakit, yang kini dikenal sebagai Stevens-Johnson Syndrome (SJS). Lalu, apa hubungannya sama gurita Paul?… Hmm, nggak ada sih…. hehe…. cuma buat seru-seruan aja dalam bikin judul supaya eye-catching (suka-suka aku kaan….? ). Hubungannya hanya bahwa penyakit ini sulit diprediksi sebelumnya, termasuk oleh si Paul yang katanya bisa meramal hasil pertandingan Piala Dunia 2010….

Syndrome sendiri artinya adalah sekumpulan gejala (symptom), di mana pada penyakit ini terdapat aneka gejala, baik yang ringan sampai berat, dan kadang bahkan mematikan. Tulisan ini adalah request dari seorang teman (mudah-mudahan bisa menambah ilmu ya,  Mas Ikhlas). Walaupun aku yakin sudah banyak sekali tulisan tentang SJS di berbagai website, gak ada salahnya aku tuliskan kembali dengan versiku sendiri, dengan mengacu dari berbagai sumber.

Riwayat Stevens-Johnson syndrome

Pada tahun 1922, pak Stevens dan Pak Johnson menjumpai dua orang anak laki-laki (umur 7 dan 8 tahun) yang mengalami penyakit kulit misterius. Dua anak tersebut sebelumnya didiagnosa menderita penyakit campak yang parah disertai perdarahan (hemorrhagic measles). Duo dokter ini menggambarkan keadaan dua bocah ini sebagai “luar biasa” (extra ordinary). Dua bocah lelaki itu mengalami pembengkakan (inflamasi) pada selaput lendir di dalam mulut  (buccal mucosa) dan bintik-bintik berisi nanah pada selaput konjungtiva di matanya, di samping adanya lesi-lesi/luka/bintik kemerahan di bagian kulit lainnya. Selanjutnya, lesi di kulit tadi disebut erythema multiforme.  Namun ternyata erythema multiforme bukanlah satu-satunya gejala pada kedua bocah itu, karena masih ada gejala- gejala lain di luar kejadian erythema multiforme (EM), antara lain: lesi yang lebih parah daripada EM, demam tinggi terus menerus, dan kulit yang mengering. Akhirnya duo dokter itu menyadari bahwa ada sejenis penyakit kulit lain yang penyebabnya tidak diketahui, yang kemudian sekarang disebut Stevens-Johnson Syndrome (SJS) sebagai dedikasi terhadap “penemu”nya.

Apa saja gejala SJS?

aneka gejala pada SJS

Gejala awalnya berupa demam, lemah, sakit jika menelan, nyeri otot, dll, yang sangat bervariasi. Kemudian timbul lesi pada kulit berupa bintik2 seperti kulit melepuh hampir di seluruh tubuh. Selain itu timbul peradangan pada berbagai membran mukosa (selaput lendir), mulai dari mulut, membran hidung, anus dan rektum, vulva dan vagina, dll. Mata juga menjadi salah satu sasaran penyakit ini dengan terjadinya pembengkakan, radang conjunctiva, dll, yang bahkan jika cukup berat dapat menyebabkan kebutaan. Penampilan klinisnya memang cukup “mengerikan”, demikian pula dampaknya, bisa fatal jika tidak mendapat penanganan yang tepat.

Apa penyebabnya?

Penyebabnya pada umumnya tidak diketahui dan sulit diprediksikan sebelumnya, namun pada umumnya berkaitan dengan respon imun tubuh yang berlebihan terhadap zat asing. Hampir seperti reaksi alergi, tetapi bentuknya khas dan lebih berat. Secara patofisiologi, mekanisme terjadinya alergi tidak sama dengan mekanisme SJS, dalam hal antibodi yang terlibat dan mediatornya.  Jika reaksi alergi “biasa” melibatkan antibodi imunoglobulin E (IgE), SJS melibatkan IgG dan IgM dan merupakan reaksi imun yang kompleks.  Beberapa obat dilaporkan dapat menyebabkan reaksi SJS, terutama adalah obat-obat anti inflamasi non steroid (NSAID) dan golongan sulfa.  Selain itu unsur makanan, cuaca, infeksi (jamur, virus, bakteri) juga didiuga dapat merupakan faktor penyebab. Aku sendiri pernah mendapat cerita dari seorang mahasiswa yang pernah mengalami SJS akibat penggunaan obat natrium diklofenak, suatu obat anti radang. Sedangkan teman yang me-request tulisan ini, putrinya mengalami SJS karena penggunaan parasetamol. Sulit untuk diprediksi sebelumnya jika belum kejadian.

Bagaimana pengatasannya?

Tidak ada obat yang spesifik untuk mengatasi SJS, sehingga pengobatannya adalah berdasarkan gejala yang ada. Umumnya keadaan umum pasien cukup berat, hingga perlu diberi cairan dan elektrolit, serta kalori dan protein secara parenteral. Karena infeksi  juga merupakan salah satu penyebab SJS terutama pada anak-anak,  maka diberi pula antibiotik dengan spektrum luas, yang kemudian dilanjutkan dengan antibiotik yang sesuai dengan kuman penyebab. Untuk menekan sistem imun, digunakan pula kortikosteroid, walaupun penggunaannya masih kontroversial, terutama bentuk sistemik. Contohnya adalah deksametason dengan dosis awal 1mg/kg BB bolus, kemudian selama 3 hari 0,2-0,5 mg/kg BB tiap 6 jam. Untuk gatalnya bisa diberi anti histamin jika perlu.  Untuk perawatan lesi pada mata diberi antibiotika topikal. Kulit yang melepuh ditangani seperti menangani luka bakar. Lesi kulit yang terbuka dikompres dengan larutan saline atau Burowi.  Lesi di mulut bisa dimanage dengan antiseptik mulut. Dan jika nyeri bisa diberikan anestesi topikal (info sebagian diambil dari http://www.pediatrik.com/pkb/061022023053-dkjm139.pdf).

Bagaimana pencegahannya?

Jika belum pernah terjadi, sulit untuk mencegahnya karena tidak bisa diprediksikan. Bahkan aku kira Paul si octopuss pun tidak bisa meramalkan hehehe…… Tetapi jika sudah pernah terjadi sekali saja, maka upayakan untuk mengenali faktor penyebab, dan sebisa mungkin menghindar dari faktor penyebab tersebut. Jika disebabkan karena obat, perlu dikenalpasti nama obat tersebut dalam nama generik, dan hindarkan penggunaan obat yang sama dalam berbagai nama paten yang ada. Kadang masyarakat kurang menyadari nama generik obat dan hanya mengenal nama patennya sehingga hanya menghindari obat dengan nama paten tersebut, padahal bisa jadi obat pemicu SJS tersebut terdapat pula pada merk obat yang lain.

Demikian sekilas info tentang SJS, semoga bermanfaat.


Aksi

Information

14 responses

27 04 2014
poppy

adik saya seminggu ini terkena penyakit itu mba, karna alergi obat carbamazepien , ya allah ga tega ngeliat.a . apa bisa itu penyakit sembuh total tanpa ada bekaa mba ?😥

Jawab;
Insya Allah bisa, Mbak.. semoga lekas sembuh yaa..

4 10 2013
aprin

ibu, apakah allopurinol juga bisa menyebabkan sjs?
jika sjs disebabkan karena obat, berapa lama waktu dari minum obat hingga terjadi sjs?
apakah kulit tangan mengelupas bahasa jawanya ngglodoki juga termasuk ciri awal terjadi sjs?
trimakasih banyak

Jawab:
Dear Aprin, ya, allopurinol termasuk obat yg bisa menyebabkan SJS. Reaksi SJS termasuk agak cepat, mungkin dlm hitungan hari. Umumnya ditandai dengan lepuh-lepuh di membran mukosa, terutama bagian mulut. Kalau kulit tangan mengelupas kayaknya sih bukan ciri awal SJS..

18 01 2011
faisal

ok.. tanks mbak atas smua informasi yg telah di berikan……

9 01 2011
faisal

ayuk saya terkena sjs mbak.setelah dilakukan diagnosa dan serangkaian tes dokter memvonis nya menderita SJS dan sekarang dalam masa perawatan. gejala awalnya hmpir sama persis yg mbak tulis di atas ” menurut mbak seberapa % tingkat kesembuhannya penyakit ini”

Jawab:
Penyakit ini sifatnya kambuhan dan bisa dipicu jika terpapar lagi faktor pemicu yang sama. Setelah serangan, Insya Allah bisa sembuh seperti sediakala jika mendapat terapi yang tepat. Yang penting harus berhati-hati supaya tidak terpapar lagi faktor pemicu serangan. Sebaiknya pemicunya dikenali, sehingga bisa dihindari.

8 01 2011
faisal

menurut mbak menular gak penyakit ini dengan orang-orang yang ada di sekitar si penderita

jawab:
penyakit ini tidak menular… tidak perlu kuatir berdekatan dengan penderita

22 10 2010
dizya

saya baru tau tentang penyakit ini 1 thn yg lalu,di tahun 94 papa saya terserang penyakit SJS .hanya 12 hari kemudian meninggal ,dokter hanya bilang papa saya keracunan obat,yang memang saya tau dia mengkonsumsi obat berupa jamu yang berasal dari china.gejala awal sariawan pada bibir kemudian telapak tangan dan kaki tumbuh gelembung air seperti cacar dan sangat sakit ,setelah itu baru timbul kemerahan di sekujur badan hingga badanya mirip orang yang terluka bakar .beberapa hari lalu saya sempat juga melihat acara tv korea ada beberapa orang yang terkena SJS yang di sebabkan terlalu seringnya mereka mengkonsumsi jamu tradisional korea

24 08 2010
ILAN NUR

Saya adalah salah satu “yang mungkin”pernah mengalami jenis penyakit serupa “SJS”, Bahkan saya sempat sampai kambuh 4x. Kalo` mengingat lagi kejadiannya masya 4JJl sulit rasanya untuk diceritakan. Hanya saja saya berharap bagi yang sedang mengalami jenis penyakit di”atas”,harus lebih banyak berdo`a dan bersabar.

23 07 2010
putri andini

terus intinya ga da obat buat nyembuhin penyakit itu bu??

jawab:
nggak ada yg spesifik….

13 07 2010
desi

o berarti ini termasuk hipersensitivitas respon immun ya bu….menarik sekali artikelnya…jadi tahu…

12 07 2010
Yus

Mungkin yang ditanyakan temen Arrahma kok cenderung ke syndrom Henock Schonlein ya Bu . . . ?, Soalnya anak saya beberapa bulan yang lalu kata dokter kena penyakit itu. Alhamdulillah setelah dirawat seminggu sembuh. Katanya sih berkaitan dengan daya tahannya yang menurun.

jawab:
Mungkin saja, mas Yus… saya malah belum tau je. Wah, nama penyakit kok makin macem-macem aja hehe…

11 07 2010
nasrocha

sudah lama tdk baca2 artikel kesehatan lagi padahal saya org farmasi. serasa ketinggalan jaman krn tdk update wawasan.

makasih atas tulisan ini…….

11 07 2010
widyowati

trima kasih tulisan ibu menambah wawasan saya…
dl saya hy th kl SJS hy bs dsebabkan krn AB gol sulfa saja,tyata NSID jg bs…
yg saya tanyakan,apakah semua gejala awal SJS itu sama (baik krn AB gol sulfa, NSAID,faktor penyebab lainnya)

jawab:
sama-sama, mbak, syukurlah klo bermanfaat.
gejala SJS sama saja walaupun dipicu dari faktor pemicu yg berbeda. Hanya saja, berat ringannya bisa tidak sama, dan itulah yang menentukan prognosis (perkiraan kesembuhannya). Sifatnya individual.

11 07 2010
'Ne

Ya Alloh ngeri banget, moga-moga kita gak kena deh ya..
baru pernah denger saya dan ngelihat gambarnya..
terima kasih sudah berbagi..🙂

Jawab:
Iya, amien…

10 07 2010
arrahma

ckp trtarik membc tlsn ibu. ad 1 pertanyan,tman sy pernh mgalami gjala sept kulit kakix mgalami luka mirip sept luka bkar,shga trbntk glmbung2 cairan.dan it hny trjd d bgian mulai betis hngga tlpak kaki. apkh kmgknan tman sy tsb jg mglami pnykt SJS?

Jawab:
saya kira belum tentu itu adalah SJS. Biasanya terjadi secara akut/tiba-tiba karena penyebab yg tidak diketahui sebelumnya. Gejala SJS cukup kompleks, tidak hanya sekedar luka melepuh saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: