Skin body clock

8 05 2010

Dear kawan

Wanita biasanya reseh banget urusan kulit, ditempelin berbagai krim untuk mencegah kerut-merut, menghilangkan noda, membasmi jerawat, memutihkan kulit, dll. Memang sih, kulit yang indah dan sehat  pasti jadi idaman setiap orang, tidak peduli wanita atau pria, karena itu merupakan unsur penunjang penampilan yang paling mudah terlihat. Tapi taukah kalian bahwa kulit kita punya jam biologis dan berproliferasi (membelah) lebih cepat pada waktu-waktu tertentu? Atau bahwa kulit kita cenderung lebih asam pada saat tidur malam daripada siang hari dan suhunya lebih tinggi pada sore hari daripada pagi hari? Atau bahwa kulit wanita kehilangan sekitar 25% kandungan airnya pada malam hari dibandingkan pagi atau siang? Ya… ternyata banyak fungsi kulit yang dipengaruhi oleh ritme sirkadian (Bhs latin, circa = tentang, dian = hari), yang artinya dipengaruhi ritme pergantian waktu siang dan malam. Tulisan kali ini mencoba mengupas tentang kronobiologi kulit, siapa tau bisa membantu kita untuk menjaga kulit kita lebih baik, dengan mengenal sifat-sifat dan fungsinya terkait dengan ritme sirkadian.

Kronobiologi kulit

Yang dimaksud kronobiologi adalah aktivitas/fungsi biologi yang dipengaruhi oleh waktu. Ternyata banyak fungsi kulit yang dipengaruhi oleh waktu. Pembelahan sel kulit, misalnya, bervariasi sampai 30 kali dalam waktu 24 jam, dengan kecepatan pembelahan terbesar pada tengah malam, dan paling kecil pada siang hari. Pada wanita, aliran darah, kehilangan kandungan asam amino dan  air terjadi 25% lebih tinggi pada malam hari dibandingkan dengan pagi hari atau siang. Pada mereka yang menggunakan pil kontrasepsi (pil KB), ritmenya sama, dengan kecepatan kehilangan air 10% lebih besar, sementara kandungan asam aminonya berkurang sampai 35%. Produksi minyak pada kelenjar minyak kulit terjadi dua kali lebih banyak pada tengah hari, sementara temperatur kulit lebih tinggi pada sore hari daripada pagi hari.

Penampilan kulit berbeda antara siang dan malam

Adanya ritme sirkadian ternyata juga mempengaruhi perbedaan penampilan kulit pada pagi dan malam hari, loh…. Suatu kelompok wanita Perancis yang disurvai menyatakan bahwa penampilan kulit mereka yang terbaik adalah pada pukul 10 pagi, dan berkurang pada malam hari. Kelompok wanita yang sama menjumpai bahwa efek kosmetik untuk rejuvenasi (peremajaan kulit) ternyata tergantung pada waktu pemberiannya. Pemberian pada malam hari memberikan efek yang lebih baik secara nyata, terutama pada wanita usia 25-35 tahun dan yang memiliki warna kulit terang.  Efek yang lebih baik pada malam hari inilah yang kemudian diantisipasi oleh berbagai produk kosmetika untuk memproduksi sejenis krim yang khusus dipakai malam hari. (Wah, kalau begitu aku harus lebih serius pake krim malamnya nih, hehehe….. soalnya kadang suka lupa dan malas)…

Bagaimana pengaruh ritme sirkadian pada penyakit kulit?

Selain berpengaruh terhadap fisiologis kulit, ritme sirkadian juga berpengaruh terhadap penyakit kulit. Beberapa penyakit kulit akan lebih terasa gejalanya pada waktu-waktu tertentu.

Psoriasis

lapisan kulit manusia

Psoriasis merupakan penyakit kulit kronis yang ditandai dengan pembelahan sel (proliferasi) kulit dan pengelupasan kulit secara terus-menerus pada tempat-tempat tertentu, terutama pada kulit kepala, siku, lutut, dan punggung. Kecepatan proliferasi sel kulit yang sakit terjadi lebih cepat ketimbang pada sel kulit yang sehat, dan hal ini dipengaruhi oleh ritme sirkadian. Di dalam lapisan epidermis, proliferasi sel kulit di daerah yang mengalami psoriasis  paling tinggi pada waktu malam antara pukul 21.00-03.00, dan paling sedikit pada jam 09.00 pagi. Tetapi di lapisan dermis terjadi sebaliknya, kecepatan proliferasi paling tinggi pada jam 9 pagi, dan paling rendah pada jam 3 dini hari. Aktivitas peradangan juga bervariasi, dengan aktivitas tertinggi pada malam hari, dan paling rendah pada pagi hari.

Atopic Dermatitis

Atopic dermatitis adalah penyakit kulit yang ditandai dengan kulit kering dan rasa gatal, yang gejalanya juga dipengaruhi oleh ritme sirkadian. Rasa gatal paling terasa pada sore-malam hari dan mungkin mengganggu waktu tidur malam, dan itu dipengaruhi oleh sensitivitas kulit terhadap histamin, yang aktivitas tertingginya pada malam hari.

Apa pengaruh sirkadian terhadap test kulit?

Pernah menjalani test kulit untuk alergi? Test ini ditujukan untuk mengidentifikasi macam alergi yang diderita pasien, dengan menyuntikkan sedikit ekstrak alergen di kulit, dan mengamati reaksinya. Jika ia positif alergi terhadap alergen tertentu, maka kulit akan memberikan respon berupa bentol kemerahan yang gatal sebagai reaksi alergi. Nah, ternyata hasil tes alergi ini bisa dipengaruhi oleh waktu kapan test dilakukan, loh…..!  Kulit paling kurang sensitif terhadap test alergi pada pagi hingga tengah hari, ketimbang siang hari sampai sore hari. Dengan demikian, bisa terjadi kesalahan interpretasi hasil test kulit jika dilakukan pada pagi hari. Selain itu, siklus menstruasi ternyata juga bisa mempengaruhi hasil test kulit, di mana reaktivitas kulit 25% lebih besar pada saat menstruasi, daripada saat ovulasi. Sehingga, ini bisa menjadi pertimbangan kapan dilakukan test alergi.

Tes tuberculin untuk mendiagnosa TBC juga ternyata dipengaruhi oleh waktu, di mana reaksi tuberkulin pada kulit bisa 3 kali lebih besar jika tes dilakukan pada pukul 7 pagi, ketimbang pukul 22 malam. (Siapa sih yang mau test tuberkulin jam 10 malam? hehehe…..)

Apa pengaruh ritme sirkadian terhadap pengobatan melalui kulit?

nicotine patch, untuk nicotine replacement therapy

Obat dapat diberikan melalui kulit dengan beberapa cara, antara lain dengan dioleskan (krim, salep), ditempelkan (misalnya patch yang akan melepaskan obatnya perlahan-lahan), dan disuntikkan di bawah kulit. Beberapa studi menunjukkan bahwa efek pemberian krim atau patch dapat dipengaruhi juga oleh ritme sirkadian. Berikut ini adalah beberapa contoh diantaranya. Krim lidokain (anestesi lokal utk menghilangkan rasa sakit) akan diserap oleh kulit lebih baik pada jam 16, ketimbang jam 8 pagi. Kecepatan penetrasi nikotin dari patch-nya ke dalam kulit beberapa kali lebih cepat pada jam 4 pagi, ketimbang siang hari. Efek lidokain yang diinjeksikan ke bawah kulit akan bertahan 2-3 kali lebih lama jika diinjeksikan pada pukul 15 sore, daripada jam 7 pagi atau jam 23 malam. Aktivitas krim kortikosteroid  akan lebih tinggi jika diberikan pada siang hari ketimbang pagi hari.

Oya, semua informasi ini bisa di-rechek lagi di http://www.aamcc.net/cap3.htm

So what gitu loh…?

Hm… menarik juga mengetahui bahwa fungsi-fungsi tubuh kita, dalam hal ini kulit, dipengaruhi oleh ritme sirkadian. Jadi kita bisa lebih mengoptimalkan efek suatu perlakuan terhadap kulit. Misalnya, untuk menjaga kelembaban kulit supaya ngga cepet keriput dan awet muda (ciee….), maka perlu rajin pakai krim malam yang berisi moisturizer (pelembab) karena pada malam hari penguapan air terjadi paling banyak. Beberapa jenis test kulit tertentu dan pemberian obat tertentu perlu memperhatikan waktu untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal.

Tapi…. selain mengurusi penampilan kulit, tentu tidak kalah pentingnya memperhatikan yang ada di bawah kulit hehe….. alias hati. Loh, jauh banget ituuu…!! Hm..maksudnya, kalaupun penampilan kulit kita tidak sempurna, misalnya berjerawat, bernoda, bintik-bintik, berkerut karena sudah mulai menua, dll, jangan berkecil hati. Yang penting sudah berusaha menjaga dan merawat sebaik-baiknya. Sikap dan perilaku yang baik akan lebih berkesan dari sekedar penampilan kulitnya. Katanya, dont judge a book (only) from the cover…. hehehe….   Duh…tambah ngga nyambung deehhh…. !

Demikian sekilas info, semoga bermanfaat…

Iklan

Aksi

Information

6 responses

8 03 2013
psoriasis

That is a good tip particularly to those fresh to
the blogosphere. Short but very precise information… Many thanks for
sharing this one. A must read article!

8 05 2010
Ike Rahayuningsih

Bu prof.. gemana cara atau cari obat yang aman buat kulit gadisku yang tiba-tiba berjerawat putih-putih kecil rada banyak di jidat sementara usianya baru 13 tahun… sedih aku…

Jawab:
apa bukannya komedo, bu? coba diajak facial dulu…. usia segitu memang mulai sensitif kulitnya karena faktor hormonal

8 05 2010
Haris Istanto

Postingnya yang sangat menarik, sukses untuk anda.
Kunjungi Blog kami http://www.harisistanto.wordpress.com, baca posting baru yang berjudul : “Sepeda motor hybrid, kenapa tidak?”, dan artikel lain yang berguna dan mohon diberi komentar. Terima kasih.

8 05 2010
olla nina karona

wah bu prof…..tau gitu wkt ada lokakarya penulisan buku ajar di mipa uii sy bs lngsng konsul…..sy udah lm perawatan di natasha nih…tp koq ya noda hitam msh aja ada alias bandel….ada saran bu utk sy…hrs gmn…pindah t4 perawatan ato dirawat ibu aja….hehehe….

Jawab:
wah, sama kok mbak…. kulit wajahku juga bintik-bintik karena “sprouten”….
tapi ya pasrah aja lah, karena memang udah jenis kulitnya begitu…. Santai aja lagi, orang kan ngga dilihat hanya dari kulitnya hehehe…

8 05 2010
Rahayu widyastuti Azhari

hallo bu prof….boleh dong dibuatin cream malam untuk kulitku….

Jawab:
Boleh, tapi bikinan profesor harganya mahal looh… hehe..

8 05 2010
Afree Rauf

Wah Kebetulan Bu, tulisan Ibu keluar saat sy lg bermaslah d kulit. Kulit wajahku dipenuhi jerawat, sdh coba obat jerawat dengan kandungan Benzoyl peroxide 5% tp jerawat d wajahku belum hilang juga bahkan setiap hari tumbuh jerawat baru. Jd kurang PeDe rasanya…. 😦
Obat jerawat apa yah Bu, yg paling efektif utk mengatasi masalh seperti ini? amankan penggunaan antibiotik? mohon bantuannya, Bu… 🙂
Terima kasih, Bu….

Jawab:
mungkin bisa dicoba dengan krim yg mengandung asam retinoat (masih ada gak ya?). Antibiotika topikal ada yang ditujukan untuk jerawat yang mungkin terkomplikasi dengan infeksi bakteri, bisa dicoba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: