My note (1): a long way to Melbourne..

21 10 2009

Dear kawan,

Malam telah jatuh di Melbourne. Meskipun katanya ini adalah musim semi memasuki musim panas, udaranya masih dingin menusuk tulang. Siang tadi lumayan, sekitar 18-19 derajat, tapi malam ini mungkin sekitar 9-10 derajat. Yah, kali ini aku sedang berada di Melbourne (Australia) untuk sebuah kunjungan inisiasi kerjasama pendidikan dan riset, terutama utk program studi S2, seperti diamanahkan oleh Kegiatan DIPA WCRU Fakultas Farmasi UGM th 2009 ini. Aku (sebagai salah satu pengelola program S2, sekaligus Ketua task force DIPA WCRU) berangkat bersama Prof Subagus Wahyuono (Wakil Dekan 1 bidang Pendidikan dan Riset), dan Prof Lukman Hakim (PIC utk program ini).

Persiapan

Kali ini aku berperan sebagai “pengatur acara” buat Bapak-bapak tadi. Maklumlah, aku yang paling muda…biasaa, pasti kebagian dipelonco dulu hehe. Diawali dari sebuah fax untuk Prof Bagus dari Dr. Ken Harvey (La Trobe University), aku menyaut kesempatan itu untuk memperkenalkan diri sekaligus menanyakan kemungkinan kami berkunjung kesana untuk sebuah benchmarking visit dan penjajagan kerjasama. Dr Harvey cukup responsif, e-mailku segera dibalasnya, dan kami pun berkomunikasi lumayan intensif utk merencanakan kunjungan kesana. Karena di Melbourne cukup banyak Universitas, kami coba juga menjajagi universitas lain. Pilihan jatuh ke Monash University karena kebetulan ada salah satu kolega kami (dosen Farmasi) yang sedang studi PhD di sana. Aku coba searching informasi dan menemukan beberapa kontak person yang kira-kira bisa dihubungi. Jadilah aku mengontak Prof Roger Nation untuk tujuan yang sama. Kali ini agak sedikit bete, karena sewaktu aku e-mail, prof Nation sedang dalam kunjungan ke luar negeri, jadi aku harus menunggu responnya cukup lama. Tetapi alhamdulillah, tanggapan positif. Aku juga mengontak Dr Mulyoto, orang Indonesia yang jadi staf peneliti di Monash Uni, dan singkat cerita persiapan kunjungan lumayan oke. Oya, satu lagi…. sewaktu International Conference kemaren, kami mengundang Greg Duncan dari Monash juga, jadi beliau pun aku kontak dan tanggapannya sangat baik. Setelah oke semua, aku pun menyusun jadwal kunjungan.

Long way to Melbourne

Persiapan pribadi mulai dilakukan. Mengecek weather forecast, untuk memperkirakan nanti perlu bawa baju apa hehe… apakah perlu bawa baju hangat apa tidak. Lalu memberitahu anak-anak bahwa ibu akan pergi beberapa hari ke Australia. Alhamdulillah, mereka bisa mengerti, walaupun Hanisa sempat pengen ikut. Aku juga perlu “mengimpor” ibuku dari Purwokerto untuk menjaga anak-anak di rumah, seperti biasanya jika aku harus pergi ke luar kota atau luar negeri agak lama. Lebih ayem rasanya kalau ada eyangnya yang menjaga, walaupun bapaknya juga ada. Alhamdulillah, sampai sejauh ini tidak ada masalah. Si kecil Dhika mungkin belum begitu paham, namun nampaknya ia bisa merasakannya. Beberapa hari belakangan lagi lengket terus, mengikuti kemanapun aku berada di rumah… Wah, maafkan ibu, sayang…. ibu pergi sebentar ya..

Kali ini kami menggunakan maskapai penerbangan Singapore Airlines. Rute yang kami tempuh lumayan panjang, yaitu Jogja-Jakarta, Jakarta-Singapore-Melbourne. Perjalanan Jogja-Jakarta lancar-lancar saja. Kami transit agak lama di jakarta menunggu pesawat SQ yang akan membawa kami ke Singapura. Untungnya pergi bertiga, jadi ngga bete-bete amat karena ada teman bicara. Aku juga tak pernah lepas dari laptopku yang setia, sehingga masih bisa buka internet, check e-mail, buka FB, dll. Singkat cerita, sampailah kami ke Bandara Changi dengan lancar pula, pada pukul 17 waktu setempat. Perbedaan waktu Jakarta-Singapura adalah satu jam. Bandara Changi cukup nyaman disinggahi. Menurut jadwal , kami transit sekitar 4 jam di sana, karena pesawat ke Melbourne dijadwalkan terbang pukul 21.00. Untungnya pula ada free internet akses di sana, sehingga aku masih bisa berselancar di dunia maya, sekedar membuka Face Book, dan check e-mail masuk. Pukul 20 kami sudah diminta boarding. Nah,… mulailah sedikit masalah datang. Setelah beberapa lama duduk manis di pesawat dengan badan lelah dan ngantuk, pesawat ternyata tidak segera terbang. Sampai akhirnya pada pukul 21-an, diumumkan bahwa there is a minor problem dengan pesawat, sehingga perlu ada sedikit perbaikan. Kami bahkan dipersilakan turun lagi dari pesawat, kembali ke ruang tunggu. Diperkirakan pesawat akan terbang sekitar jam 23.30an, jadi delayed sekitar 2,5 jam. Uff..!

changi bunga crop

wajah lelah di sela-sela kecantikan anggrek di Changi Airport

Untungnya Bandara Changi cukup nyaman, dan indah pula. Di Terminal 2 ada satu area yang sangat cantik penuh dengan tanaman anggrek aneka jenis mengelilingi kolam ikan. Sungguh, aku salut sekali dengan Bandara Changi. Daripada bete, selain bisa internetan gratis, aku sempatin foto-foto… serasa di taman bunga deeh…!!

Akhirnya pesawat berangkat pukul 24.00. Bismillah.. Walaupun tidak begitu nyaman tidur di kursi dengan posisi duduk, akhirnya aku terlelap juga… Alhamdulillah, akhirnya pesawat mendarat dengan mulus di Bandara Melbourne pada pukul 10 waktu setempat. Cerita hari pertama di melbourne aku lanjutkan di next posting, skrg aku dah ngantuk, mau bobo dulu…….


Aksi

Information

3 responses

3 01 2015
chiropractic di taman anggrek | My Blog

[…] My note (1): a long way to melbourne.. | zullies ikawati’s […]

28 10 2009
moko

ibu…

22 10 2009
Lutfi Chabib

Semangat Bu..!🙂
Insyallah perjalanannya akan bermanfaat dan selamat kembali ke Jogjakarta.
Keterlambatan pesawatnya mungkin bagian skenario-Nya untuk menjadikan lebih baik perjalanan hingga sampai tujuan, karena semuanya tidak ada yang kebetulan tanpa campur tangan-Nya, termasuk segala urusan2 lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: