Fenilpropanolamin dalam komposisi obat flu, amankah?

18 04 2009

 

Dear kawan,

Barusan semalam aku mendapat telepon dari mahasiwa di sebuah institusi pendidikan farmasi swasta di Yogya, yang meminta kesediaanku menjadi pembicara dalam diskusi panel yang akan diselenggarakan, terkait dengan maraknya (lagi) masalah fenilpropanolamin dalam obat flu. Ada apa lagi nih?

Well, yang belum pernah tahu tentang fenilpropanolamin, aku beri gambaran sedikit. Phenylpropanolamin (PPA) adalah salah satu jenis obat yang sering dijumpai pada komposisi obat flu. Efeknya adalah untuk melonggarkan hidung tersumbat dengan cara menciutkan pembuluh darah di sekitar mukosa hidung, istilahnya menyebabkan vasokonstriksi perifer.

Nah… disamping sebagai dekongestan (menghilangkan sumbatan) hidung, PPA ini punya efek lain yaitu menekan nafsu makan. Sehingga, di Amerika, PPA banyak dijumpai pada diet pill untuk melangsingkan tubuh, contohnya Dexatrim dan Acutrim. Dalam pil pelangsing tersebut, PPA digunakan dalam dosis 75-150 mg/sehari. Bagaimana mekanismenya dalam menekan nafsu makan, belum diketahui secara pasti, namun diduga bekerja langsung pada sistem saraf pusat yang mengontrol pusat lapar. Sebuah penelitian melaporkan bahwa PPA menekan produksi neuropeptide Y (NPY), suatu senyawa yang memicu nafsu makan di otak.

Nah, masalahnya muncul ketika menjelang tahun 2000, sebuah studi oleh Yale University mengenai kejadian stroke hemoragik/perdarahan pada wanita, melaporkan bahwa terdapat risiko terjadinya stroke perdarahan 16 kali lebih besar pada wanita usia 18-49 tahun yang mengkonsumsi PPA sebagai obat pelangsing dibandingkan dengan yang tidak menggunakan. Maka kemudian pada 6 November 2000, FDA (Food and Drug Administration) Amerika mengumumkan permintaan kepada para perusahaan farmasi untuk menarik semua produk-produknya yang mengandung PPA dari pasar, dan mengingatkan kepada konsumen mengenai risiko yang terkait dengan penggunaan PPA.

Sontak, cukup banyak industri farmasi yang kalang kabut, termasuk di Indonesia. Silang pendapat banyak terjadi, karena dasar penarikan di AS adalah penggunaannya sebagai obat pelangsing yang nota bene dosisnya besar. Sedangkan di Indonesia, PPA banyak dijumpai pada produk obat flu dan tidak ada yang diindikasikan sebagai obat pelangsing. Dosisnya pun relatif rendah, yaitu 25-30 mg, jauh di bawah dosis untuk pelangsing di AS yang mencapai 75-150 mg sehari. Selain itu, wanita AS yang dilaporkan mengalami stroke hemoragik juga biasanya mengkonsumsi PPA secara over dosis (sampai 300-350 mg sehari). Sehingga pada saat itu, Badan POM Indonesia tidak meminta penarikan secara total, tetapi meminta produsen untuk mengurangi dosis PPA hingga menjadi 15 mg, yang ini masih relatif aman. Hal yang sama dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat di Filipina, Australia, dan beberapa negara lain.

Mengapa PPA dapat memicu stroke perdarahan/hemoragik?

Stroke sendiri adalah suatu penyakit cerebrovaskuler (gangguan pada pembuluh darah otak) yang bisa disebabkan karena penyumbatan atau perdarahan. Stroke karena penyumbatan pembuluh darah disebut stroke iskemik, yang bisa disebabkan karena penimbunan kapur atau lemak pada dinding pembuluh darah. Penyumbatan pembuluh darah tadi akan menyebabkan saraf-saraf kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan, sehingga terjadi kematian sel saraf. Kematian sel saraf itulah yang menyebabkan terjadinya berbagai gejala stroke, seperti lumpuh, tidak bisa bicara, tidak bisa menelan, gangguan memori, dsb.

Sedangkan stroke perdarahan, disebut juga stroke hemoragik, disebabkan karena pecahnya pembuluh darah otak. Gumpalan darah di otak ini tentu akan sangat mengganggu fungsi saraf dan otak. Stroke hemoragik umumnya berakibat lebih fatal daripada stroke iskemik, bahkan bisa menyebabkan kematian. Stroke hemoragik dapat terjadi jika tekanan darah sangat tinggi, sehingga pembuluh darah tidak kuat menahannya, dan akibatnya robek.

Nah.. seperti disebutkan di atas, PPA ini bersifat vasokonstriktor, yaitu menciutkan pembuluh darah. Jika digunakan dalam dosis kecil, terjadinya vasokonstriksi tadi relatif terlokalisir, terutama di pembuluh darah tepi yang ada di mukosa hidung, sehingga memberikan efek melonggarkan hidung tersumbat. Tetapi jika dosisnya cukup tinggi, maka penciutan pembuluh darah (vasokonstriksi) terjadi secara sistemik di seluruh tubuh. Hal inilah akan menyebabkan kenaikan tekanan darah yang signifikan, sehingga dapat memacu kejadian pecahnya pembuluh darah otak alias stroke hemoragik.

 Masih amankah obat flu yang mengandung PPA?

Sempat muncul kontroversi mengenai keamanan obat flu yang mengandung PPA dan menganggap bahwa penarikan semua obat yang mengandung PPA tanpa mempertimbangkan dosisnya adalah berlebihan. Tim peneliti yang melaporkan risiko stroke pada penggunaan PPA menyatakan bahwa memang dosis berperan dalam menentukan risiko kejadian stroke. Jadi jika dipakai dalam dosis kecil seperti yang terdapat pada obat flu, sebenarnya masih aman.

Namun, jika seseorang sudah punya penyakit hipertensi atau punya riwayat hipertensi keluarga, mungkin perlu waspada untuk menggunakan obat-obat flu yang mengandung PPA. Sebagai informasi, saat ini di Indonesia banyak produsen yang mengganti PPA dengan pseudoefedrin, yang dilaporkan relatif kurang menyebabkan efek peningkatan tekanan darah.

Jadi jangan terlalu kuatir, namun juga perlu berhati-hati dalam memilih obat flu. Lihat dalam kemasannya, apakah mengandung PPA.  Jika ragu-ragu, tanyakan pada apoteker Anda.


Aksi

Information

15 responses

27 04 2015
Lusi

Assalamu’alaikum ibu… saya baru baca artikel ini, dan langsung kaget.. karena anak saya (perempuan, usia 8th 2bln, BB 19kg) selalu menggunakan Intunal syrup sebagai obat flu, apalagi bila disertai batuk & demam. Anak saya menggunakan Intunal sejak usia 3 tahun-an. Awalnya memang resep dokter bu, dgn dosis 3 x sehari 1 sendok takar (5ml). Tapi karena cocok, lama2 kalau anak saya flu yg disertai demam dan batuk, saya selalu membeli obat tersebut di apotik, tanpa resep dokter, dan alhamdulillah, cepat sembuhnya. Kami baru ke dokter bila anak saya sakit agak parah, kebetulan anak saya mempunyai riwayat typhoid, jadi bila cuma flu biasa, saya selalu mengandalkan Intunal syrup tsb.
Tetapi setelah saya baca ulasan ibu, serta merta saya kaget dan memeriksa label obat tsb, dan tertera disana tiap 5ml mengandung Phenylpropanolamine HCl 3,5mg. Karena anak sy sudah besar (8th), dan selama menggunakan obat trsebut jarang2 resep dokter, maka saya megikuti aturan pakai yg tertera di label utk anak 6-12th yaitu 2 sendok takar.
Duuuhh, bagaimana ini bu ? berarti sekali minum, PPA yg masuk ke dalam badan anak saya sebesar 7mg x 3 dalam sehari…😦
apakah masih aman bu ? Mohon penjelasannya ya bu… sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih.
Wassalam…

Jawab:
ngga usah kuatir, Bu.. itu masih masuk dosis yang aman.. lagipula memakainya juga tidak lama-lama dan kalau flu saja.. Insya Allah tidak ada efek yg berbahaya

20 07 2013
cici

Ass. Mau nanya obat hipertensi apa yg menyebabkan batuk?

jawab:
yang sering punya efek samping batuk adalah kaptopril. beberapa obat segolongan dengan kaptopril juga bisa meneybabkan batuk, walaupun dengan intensitas yang bervariasi

22 03 2013
Blog Makanan Sehat

Salam ….

izin un share artikel ini, infonyaa sangat menarik pak.
terima kasih sebelumnya😀

4 11 2011
eria arum

salam prof. Zullies..
Kebetulan saya baca buku ibu, “Cerdas Mengenali Obat”..
Saya ingin tanya, apakah ada obat flu yang aman untuk penderita hipertensi?
karena zat2 dekongestan berefek meningkatkan tekanan darah…
mohon bimbingannya…

Jawab:
diantara dekongestan yang ada, pseudoefedrin termasuk yang aman, tidak memberikan peningkatan tekanan darah signifikan pada penderita hypertensi. Informasi terkait bisa dilihat pada link ini : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10424315 atau http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7807033
Semoga bermanfaat.

16 05 2011
diah kusumawardhani

supersekali infonya,sy seorang ibu rmh tangga yg berkarir d perbankan syariah,meski dulu belajar ekonomi namun pnah bkerja d apotek sbg kasir🙂 sy sgt tertarik dg ilmu2 farmasi,u bekal ktk kelg kurang sehat…
jazakumullah

7 02 2011
rudy

Klo diminum dg kombinasi Parasetamol 500 mg Fenilpropanolamin HCL 15 mg, captopril 25 mg apakah effectif dan aman ?

Jawab:
Saya kira cukup aman…

22 09 2010
ida

ass
Bu Zullies sy mahasiswa farmasir , bu sy mo tanya mengenai fenilpropanolamin itu kan ms turunan efedrin,yang sy bc dr artikel diduga bekerja pada sistem syaraf pusat, bu klo blh thu mekanisme kerjanya gmn?

Jawab:
Fenilpropanolamin bekerja pada reseptor alfa adrenergik, di mana reseptor tersebut memang berada di beberapa organ dalam tubuh, termasuk di SSP. tapi sebenarnya, tujuan fenilpropanolamin adalah beraksi lokal, yaitu pada reseptor adrenergik yang ada di kapiler di mukosa hidung, dengan tujuan menciutkan pembuluh kapiler hidung (vasokonstriksi) sehingga berefek dekongestan.

17 10 2009
savitri wtd

oooh gitu toh. saya jadi tau deh, krn sebelumny sy pernah terima sms ttg bahaya PPA, tp ga tau sebabnya. Makany td saya coba2 cari info di internet dan ternyata disini saya temukan info yg paling lengkap.Makasih banyak ibu.. saya mahasiswi kedokteran

15 07 2009
isna rf

Ass..trimaksih bu dgn informasnya, slm ini km biasa menggunakan intunal sbg obat batuk,yg mengandung FPA 15 mg, terutama untuk anak2 usia SD, dgn dosis setengah tablet setiap kali minum, apkh swebaiknya km mengganti obat tersebut dgn obat yg komposisinya pseudoefedrin sbg pengganti FPA ? efek terapinya lbh bagus mana antr FPA dan pseudoefedrin ?
trimaksih, wass

Jawab:
efek terapinya sebanding, mbak…. tapi memang lebih aman menggunakan pseudoefedrin.

11 06 2009
Dodi

Sebelumnya saya jarang memperhatikan kandungan obat yang akan di konsumsi, fikir saya semua obat sama yang penting cepat sembuh. Tapi setelah mendengar bahwa fenilpropanolamin yang terkandung dalam salah satu obat yang saya konsumsi itu berbahaya saya jadi penasaran, sebenarnya apa bahayanya kandungan obat tersebut. setelah baca informasi ini saya jadi tahu, terimakasih ya Bu atas info yang sangat berharga ini.. Dengan ini saya bisa sampaikan info pada kluarga dan kawan2 dirumah.

Jawab:
sama-sama, semoga bermanfaat

15 05 2009
riri yuana

saya mahasiswa farmasi,,
saat ini saya sedang menadapat tugas mengenai pelayanan farmasi di apotek,,
salah satunya yaitu apakah apoteker yang akan saya datangi mengetahui masalah propanolamin atau tidak,,
terimakasih ya bu,,,

jawab:
sama-sama… senang bisa membantu…

14 05 2009
Ruth Silaen

Terima kasih bt infonya. Terus terang keterangan ini meringankan fikiran sy atas isu berbahayanya zat tsb yg tdpt hampir dsmua obat flu n btk di Indonesia. Setidaknya sy tdk perlu berdebat pjg lebar dg teman sy yg memberi brita tsb krn sdh menyebar melalui sms. Sy sepakat jika digunakan pd dosis aman kta tdk perlu terlalu kuatir.

25 04 2009
SUKIR SATRIJA DJATI

salam ibunda profesor…….

mohon ijin ulasanya akan saya reply & sampaikan di acara “on air” saya bunda
insyaallah…..
Selasa, 28-4-09 pukul 15.15 WIB at UNISI104.5FM
“OBATKU OBAT KITA”
dan
Rabu, 29-4-09 pukul 21.00 WIB at TRIJAYA97.00FM
“HEALTH WITH TRIJAYA”

Itu smua talk shaw interaktif wujud kampanye dan layanan apoteker bagi masyarakat…..
Mudah2an masyarakat semakin merasakan keberadaan kita, manfaat dan sumbangsih apoteker.

semoga ibunda selalu dikaruniai kebahagiaan, kesehatan dan kesehatan
terus berkarya untuk dunia kefarmasian indonesia & tak pernah henti membimbing dan memberi contoh serta menginspirasi terhadap kami yang muda-muda ibu

hasta la pharmacia siempre……

dengan penuh hormat dan kagum
SUKIR SATRIJA DJATI

Jawab:
Terimakasih, saya merasa sangat tersanjung…
Selamat berkarya….

23 04 2009
hidayat ahmad

benar2 info yang sangat dibutuhkan, khususnya untuk kita di daerah yang haus akan info2 terbaru tentang obat. Makasih ya bu !!!! Muda2an saya bisa menyampaikan info ini kepada rekan sejawat di gorontalo umumnya dan rekan2 kerja di RSUD MM. Dunda Kab Gorontalo khususnya.

Jawab:
sama-sama, salam buat sejawat di Gorontalo.

21 04 2009
charles pontoh

selamat malam , berkenaan dengan obat dan FDA ,bagaimana dengan aspartam salah satu pemanis buatan yang dituliskan seseorang di AS bukunya mnjadi best seller bahwa ada efek samping menyebabkan stroke? Ibu bisa berbagi?

Jawab:
saya coba cari informasinya dulu ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: