Vitamin C tidak menyebabkan batu ginjal ?

13 04 2009

vitamin-cDear kawan,

Postingku terakhir tentang Vitamin C yang mengurangi risiko terjadinya gout telah mendapat beberapa respon. Terutama yang mempertanyakan mengenai pengaruh Vitamin C dosis tinggi terhadap ginjal. Apa tidak malah menyebabkan batu ginjal ? Aku jadi penasaran juga dan merasa bertanggungjawab untuk mengkonfirmasi mengenai hal ini. Aku terpaksa tanya-tanya mas Google, dan mendapat beberapa informasi yang aku peras dan tuangkan kembali dalam tulisan ini.

Satu informasi datang dari Orthomolecular Medicine News Service. Artikelnya sedikit lama (tahun 2005), tapi kalau melihat sumbernya sih cukup valid. Silakan cek di sini. Judulnya to the point dengan yang ingin kucari : Vitamin C does not cause kidney stones.

Isinya antara lain menyatakan bahwa tidak ada fakta ilmiah yang menyatakan vitamin C menyebabkan batu ginjal. Bahkan pada beberapa kasus, vitamin C justru bersifat kuratif (menyembuhkan). Sebuah studi berskala besar, yang melibatkan 85.557 wanita selama 14 tahun tidak menemukan fakta bahwa vitamin C menyebabkan batu ginjal. Tidak ada perbedaan signifikan antara orang yang mengkonsumsi Vit C 250 mg/sehari dengan mereka yang mengkonsumsi 1,5 g/sehari atau lebih. Studi ini merupakan kelanjutan dari studi sebelumnya pada 45.251 pria, yang menemukan bahwa dosis vitamin C di atas 1,5 g/sehari mengurangi risiko terjadinya batu ginjal.

Orang-orang yang mengalami pembentukan batu ginjal mungkin memiliki proses biokimia yang kurang normal, yang menyebabkan peningkatan produksi oksalat dari vitamin C. Jadi masalahnya bukan pada konsumsi vitamin C itu sendiri. Oksalat dapat terakumulasi membentuk batu ginjal jika berikatan dengan Kalsium membentuk Ca oksalat. Konsumsi vitamin C memang dapat meningkatkan produksi oksalat di dalam tubuh, tetapi tidak ada fakta yang menyebutkan bahwa ia meningkatkan pembentukan batu ginjal. Pada kenyataannya, penggunaan vitamin C dalam satuan gram justru dapat meningkatkan ekskresi baik oksalat maupun urat melalui ginjal. Hal ini dimungkinkan karena beberapa hal. Pertama, vitamin C cenderung mengikat kalsium, sehingga akan mengurangi jumlah kalsium yang akan membentuk Ca-oksalat (satu jenis batu ginjal). Kedua, Vitamin C bersifat diuretik, yaitu meningkatkan pengeluaran air seni. Hal ini akan mencegah terbentuknya batu ginjal. Terakhir, pembentukan batu ginjal nampaknya terjadi di sekitar pusat infeksi, padahal vitamin C ini bersifat bakterisidal (membunuh bakteri) sehingga justru akan mencegah pembentukan batu ginjal dengan cara membunuh bakteri di tempat di mana batu ginjal akan terbentuk.

Vitamin C juga dapat mencegah terjadinya jenis lain dari batu ginjal, terutama adalah batu ginjal asam urat, dan batu ginjal sistin. Postingku sebelum ini menyampaikan fakta bahwa vitamin C justru mengurangi risiko terbentuknya kristal asam urat. Batu-batu ini, termasuk juga yang terbuat dari Ca fosfat, akan terlarut dalam suasana asam vitamin C. Selain itu, urin yang asam karena mengandung asam askorbat (vit C) dapat pula melarutkan batu struvite (magnesium ammonium phosphate), yang sering terdapat pada urin yang terinfeksi. Memang pernah ada peneliti lain yang menyatakan bahwa vitamin C meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal, tetapi dugaan ini tidak didukung fakta kuat, dan hubungan ini menjadi lemah karena vitamin C justru memiliki efek-efek yang sebaliknya.

Aku jadi ingat, pernah juga aku membimbing satu penelitian skripsi mahasiswa yang meneliti efek perasan jeruk nipis terhadap penghancuran batu ginjal secara in vitro. Dan memang secara in vitro, jeruk nipis yang notabene mengandung vitamin C dapat melarutkan batu ginjal. Tetapi memang perlu penelitian tersendiri bagaimana efeknya secara in vivo. Satu website mengenai batu ginjal bahkan secara jelas menyarankan penambahan vitamin C bagi diet orang-orang yang menderita batu ginjal, untuk tujuan melarutkan batu ginjal. Bisa dilihat pada http://www.kidneystonesremedies.com/Kidney-Stones-And-Vitamin-C.php

Demikian, mudah-mudahan tidak membingungkan.


Aksi

Information

6 responses

24 07 2012
Joko

Saya pernah membaca bahwa Prof. Sja’bani dosen UGM dan dokter RS. Sardjito Yogja meneliti bahwa jeruk nipis untuk mengobati batu ginjal.

28 09 2011
fala

pgn ngambil topik ini bwt skripsi deh..
kira2 bs ga ya bu??
klo bs..mohon bantuannya..

25 02 2011
kosmetik

apa tidak ada cara untuk mengatasinya ?

22 04 2009
dyahayu

ass…saya berumur 26 th.sebelum saya memakai vit c inj.(laroscorbine) hsl lab uric acid 3,2,stlh saya memakai vit.c inj seminggu 2x selama 2 bulan hasil lab uric acid di batas ambang normal 6,9..berbahaya ga vit c inj klo di mix dengan tationil?3 bln ke depan saya stop,dan hsl lab turun?kira2 asam urat itu di sebabkan konsumsi vit c inj?fungsi tationil itu sebenarnya apa?kok hampir dokter kecantikan menyuntikan tationil+laroscorbine untuk mencerahkan or memutihkan kulit?aman ga?thx..wass..

Jawab:
saya coba ulas di posting hari ini (2 Mei), mbak.. silakan dibaca. Semoga bermanfaat

16 04 2009
yennihartati

Wah penjelasannya lengkap sekali Bu, makasih banyak ya.
Btw, senang sekali membaca blog ibu, banyak informasi bermanfaat.
Ditunggu ya bu, posting2 berikutnya…..

16 04 2009
winda

halo bu zullies. Mau tanya bu,tadi katanya vit.c dapat mengikat kalsium,shg dpt mengurangi jumlah kalsium yg dpt membentuk batu ginjal. Kalau begitu,konsumsi vit.c dg kalsium itu baik tdk bu? Apakah akan mengurangi jumlah kalsium yg terabsorbsi? Atau justru meningkatkan jumlah kalsium yg terabsorbsi? Konteksnya spt vitamin cdr gt bu.. Trimakasih ya bu. Dan selamat ya bu..udah jd profesor…hehe..maap telat.. ;p

Jawab:
Halo juga, Winda. Asam ascorbat (Vit C) mengikat Ca menjadi Ca-ascorbat yang larut dalam air. Masing-masing akan bekerja sesuai “tugasnya”, dan tidak saling mempengaruhi absorpsinya. Dalam posting saya, Vit C ini akan mengikat Ca dalam bentuk lain yang tidak larut (misalnya Ca-okasalat) menjadi larut dan mudah dikeluarkan melalui urin. Ca Oksalat yang membentuk batu ginjal jadi “terkikis”. Demikian kira-kira.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: