Catatan perjalanan (6): pulang ke Yogya

27 03 2009

 

Dear teman,

 

Posting ini kutulis di Amsterdam di malam hari menjelang kepulangan ke tanah air. Besok pulaaang..! Pulsaku menggunakan telpon Belanda habis, jadi belum sempat kontak ke rumah lagi. Wah, kangen berat……

Tadi sore kami sampai di Amsterdam, setelah menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dari Groningen menggunakan bus. Hampir sama dengan saat berangkat,di sepanjang  jalanan Groningen – Amsterdam terhampar tanah-tanah luas, dengan sesekali ada perumahan khas Belanda. Mendekati Amsterdam, banyak kincir-kincir angin berputar sebagai salah satu pembangkit tenaga listrik di sini.

 

Setelah sampai hotel untuk transit, kami sempatkan menjelajahi Bandara Schipol untuk cuci mata. Dari Hotel Ibis tempat kami menginap, ada shuttle bus gratis yang mondar-mandir dari Bandara ke beberapa hotel untuk mengangkut penumpang datang dan pergi. Lumayanlah, lihat-lihat shopping centre… sambil menghabiskan recehan Euro hehe…..  Bandara Schipol selalu ramai dengan frekuensi penerbangan yang kerap ke berbagai belahan dunia. Tidak cuma itu, Bandara Schipol juga merupakan pusat belanja yang mudah diakses dari luar. Artinya, bukan penumpang pesawat pun bisa mampir belanja di situ. Ada banyak transportasi umum yang bisa mengantarkan kita ke Schipol. Saat kami meninggalkan Schipol kembali menuju hotel, lampu-lampu berpendaran bagai kunang-kunang raksasa mengitari lampu……

 

Apakah misi benchmarking kami ke Groningen telah terpenuhi semua ?

Yah, mungkin belum sepenuhnya, apalagi dengan persiapan yang cukup singkat waktunya. Tapi mungkin perlu dipahami bahwa benchmarking itu bukan sekedar jalan-jalan lho….. kita mempelajari dan membandingkan apa yang kita miliki dengan keadaan benchmarking partner, dan mengambil pelajaran dari situ, dan merencanakan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Benchmarking sendiri tidak hanya berhenti pada sekali site visit, tetapi diharapkan akan terjalin satu kerjasama yang berkesinambungan antara dua institusi yang telah berpartner tersebut. Pembicaraan secara langsung sesekali memang sangat diperlukan, selain pembicaraan jarak jauh melalui e-mail. Dengan perencanaan yang matang, suatu site visit benchmarking akan memberikan informasi yang kita perlukan, apalagi jika ada hal-hal yang harus dilihat secara langsung.

 

Jadi, kalau aku cerita tentang jalan-jalannya, atau shoping-shoping-nya…. itu hanya bumbu perjalanan saja hehe… Untuk laporan detailnya terkait dengan tugas benchmarking tentu tidak perlu aku muat di blog ini.

                         

Oke, mungkin ini catatan perjalananku yang terakhir yang kutulis dari Belanda. Besok sudah terbang pulang ke Jogja via Singapore dan Jakarta. Semoga saja perjalanan lancar tak kurang suatu apa. Amien. Dan insya Allah ketemu lagi dalam posting berikutnya dari Yogya.

 

Salam

 


Aksi

Information

2 responses

27 11 2009
Rumah Pulsaku

Ketika blogger saling berkunjung, maka tali silaturahmi akan tetap terjaga. Met kenal ya sob, nice article🙂

31 03 2009
Ayah Nissa

Mengapa ya kalau ada anggota DPR atau pejabat studi banding misal ke luar negeri, kok kesan yang ditangkap pasti hanya jalan jalanlah, ngabisin anggaran lah dan berbagai tudingan negatif lainnya. Apa perlu laporan seperti Bu Zulllies ini biar masyarakat mengerti bahwa jalan jalan itu hanya bumbunya saja. Saya yakin kalau anggota DPR atau pejabat bekerja selama studi banding seperti yang dilakukan Bu Zuliies dan rekan rekannya, pasti tidak ada tudingan miring serta ada manfaat yang akan diperoleh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: