Catatan perjalanan (5): Restoran Tijdloos

26 03 2009

 

Dear kawan,

 Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di penghujung hari Kamis. Tinggal sehari lagi di sini, besok siang kami leaving Groningen for Amsterdam, dan hari Sabtu kami balik kampung lewat Singapore. Oh… the time goes so slowly……!! 

 Restoran Tijdloos berada di pinggir kanal di dekat gerbang kota. Yang menarik, di kanal, banyak kapal-kapal, yang ternyata menjadi rumah tinggal. Banyak penduduk Groningen suka berumah di atas kapal yang tertambat di kanal, di mana pada musim panas, mereka bisa jalan-jalan dengan kapal tersebut menyusuri kanal, bahkan bisa ke laut lepas. Tadi aku sempat melihat peta Groningen tempo dulu. Ternyata kota Groningen dikelilingi oleh kanal yang dahulu sengaja dibuat oleh orang tempo dulu, mungkin untuk tujuan transportasi, atau melindungi kota dari serangan dari luar.  

restoran Tidjloos di Groningen

restoran Tidjloos di Groningen

Semalam, bersama rombongan dari FK-UGM, kami diundang dinner di restoran Tijdloos, di pojok kota Groningen. Restorannya tidak besar, terletak di pinggir kanal, dengan menu yang dimasak secara khas. Bukan Dutch food, tapi lebih merupakan masakan etnis suatu campuran kelompok etnik tertentu….  Rasanya agak sedikit aneh di lidah, but it was nice ! Makanan pembukanya adalah beberapa potong ikan catfish, dengan saus khas, dan dikucuri dengan sirop raspberry.  Hm… Lalu hidangan utamanya adalah potongan ikan lain (aku tak tahu namanya), dengan risotto Italia bercampur keju dan shrimps. Hidangan ditutup dengan dessert yang terdiri dari ice cream blueberry, cheese cake, dan semacam puding. Hmm… nyam-nyam…. Tapi aku kangen makan nasiii..!!

 

robot berkomputer untuk latihan clinical skills

robot berkomputer untuk latihan clinical skills

Hari ini aku dan Prof Sunartini dijadwalkan menemui dr Doting yang in charge dalam pendidikan spesialis dokter. Kami sempat menengok skills center yang sangat canggih, dengan manekin/boneka yang computerized, dengan ruangan yang well-equipped, yang dibuat semirip mungkin dengan real hospital life. Wah..wah…. bikin iri saja. Selanjutnya kami bergabung dengan rombongan FK UGM untuk bertemu dengan Dean dan Vice Dean for Research.

Sorenya setelah acara selesai, kami sempat diantar ke pusat kota, untuk cuci mata dan bela-beli. Sayangnya cuaca Groningen tidak begitu bagus. Dingin, disertai rintik hujan…. Tak banyak yang ingin dibeli, dan kami pun segera kembali ke hotel naik taksi. Dan akupun menulis posting ini….. dan bersiap untuk tidur.

 


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: