Kronoterapi dan kronofarmakologi untuk obat kardiovaskuler

5 02 2009

Mencoba untuk konsisten menulis nih, di sela-sela kepadatan acara yang agak “nggilani” belakangan ini hehe….. Kali ini aku postingkan tentang kronoterapi untuk obat-obat kardiovaskuler.. Kali ini agak ilmiah-ilmiah dikit bahasanya….

Istilah kronoterapi dan kronofarmakologi mungkin bukan istilah sangat baru….. tapi mungkin banyak yang belum mengetahuinya. Apaan tuh ?

Istilah ini merujuk pada suatu pendekatan pemberian terapi/obat yang mempertimbangkan ritme biologis pasien. Seperti diketahui, proses dan fungsi biologis, termasuk fungsi kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) menunjukkan ritme sirkadian (perubahan aktivitas pada siang-malam, selama 24 jam). Maksudnya, fungsi-fungsi itu mengikuti ritme tubuh secara berulang. Studi epidemiologi menunjukkan bahwa risiko terjadinya angina, infark miokard, dan stroke relatif lebih tinggi pada pagi hari. Hal ini dipengaruhi oleh adanya ritme sirkadian dalam hal volume plasma, tekanan darah, denyut jantung, kebutuhan oksigen oleh otot jantung, koagulasi darah, dan fungsi endokrin, serta adanya pemicu dari faktor lingkungan. Sebagai contoh, tubuh manusia akan memproduksi hormon kortisol (kortikosteroid) paling tinggi pada pagi hari dengan kadar puncak dicapai pada jam 8 pagi. Demikian pula fungsi-fungsi fisiologis lainnya, termasuk saluran pencernaan, jaringan tubuh, dan organ-organ utama lainnya termasuk metabolisme obat, juga mengikuti ritme biologis tertentu, yang mana hal ini dapat mempengaruhi keberadaan obat dalam tubuh. Dengan demikian, suatu obat yang sama dengan dosis yang sama, jika diminum pada pagi dan malam, mungkin akan memberikan efek yang sedikit berbeda, tergantung pada jenis obatnya.

Teknologi baru dalam pengembangan obat perlu memperhatikan kronoterapi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan penggunaan obat, dengan mensinkronkan konsentrasi obat dalam 24 jam dengan ritme biologis yang terjadi pada kondisi penyakit tertentu. Sebagai contohnya, pendekatan kronoterapi pada gangguan lambung dilakukan dengan pemberian antagonis reseptor histamin-2 (seperti cimetidin, ranitidin atau famotidin) pada sore hari. Untuk penyakit asma, pemberian obat teofilin lepas lambat pada sore hari dan metilprednisolon pada pagi hari memberikan efek yang lebih menguntungkan. Pemberian obat anti hipertensi verapamil dalam bentuk sediaan lepas terkontrol sekali sehari menjelang tidur malam menghasilkan konsentrasi obat yang tinggi pada pagi hari dan siang, dan berkurang pada malam hari. Studi menunjukkan bahwa cara ini akan memberikan kontrol yang efektif terhadap tekanan darah, termasuk mencegah peningkatan tensi secara drastis di pagi hari, tanpa menyebabkan hipotensi pada malam hari. Terlebih lagi, formulasi ini juga efektif mencegah angina, terutama pada pagi hari ketika risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah jantung paling tinggi. Nah, di bawah ini aku cuplikkan tabel mengenai waktu optimal minum obat, terutama untuk obat-obat kardiovaskuler yang digunakan sekali sehari. Istilah-istilah di sini mungkin agak asing buat teman-teman yang awam…. tapi sesekali gak apa deh…. belajar istilah-istilah medis dan farmasi hehe….. biar jidat agak berkerut dikit… 

Optimal Dosing Time of Common Drugs Acting on Cardiovascular System

Drugs

Optimal dosing time

Patients

Calcium channel blockers

   Isradipine sustained release formulation

Evening

Hypertensive patients with chronic renal failure

   Isradipine sustained release formulation

Regardless of time

Patients with uncomplicated essential hypertension

   Nifedipine GITS

Bedtime

Patients who are non-responders to the initial 30 mg/day dose and in turn receive 60 mg/day dose or patients who want to avoid ADRs (e.g. oedema)

   Nifedipine GITS

Regardless of time

Hypertensive patients receiving 30 mg/day nifedipine GITS

   Amlodipine

Morning

Patients with mild-to-moderate essential hypertension

   Nisoldipine extended release

Morning

Patients with mild-to-moderate essential hypertension

   Cilnidipine

Bedtime

Patients with uncontrollable morning hypertension

   Verapamil extended-release (marketed as Covera-HS®)

Bedtime

Angina or hypertensive patients

   Diltiazem extended release (marketed as Cardizem LA®)

Bedtime

Angina or hypertensive patients

Angiotensin II receptor blockers

   Losartan

Uncertain

 

   Ibesartan

Regardless of time

Patients with uncomplicated, mild-to-moderate essential hypertension

   Olmesartan medoxomil

Regardless of time

Patients with uncomplicated, mild-to-moderate essential hypertension

   Valsartan

Bedtime

Non-dipper hypertensive patients

   Telmisartan

Bedtime

Non-dipper hypertensive patients

   Telmisartan

Morning

Young men with mild or moderate essential hypertension

   Candesartan cilexetil

Awakening

Patients with mild-to-moderate essential hypertension

Angiotensin-converting enzyme inhibitors

   Benazepril

Morning

Patients with primary mild-to-moderate hypertension

   Perindopril

Morning

Patients with primary mild-to-moderate hypertension

   Quinapril

Evening

Patients with primary mild-to-moderate hypertension

   Ramipril

Bedtime

Patients with primary mild-to-moderate hypertension

   Trandolapril

Bedtime

Patients with primary mild-to-moderate hypertension

   Lisinopril

Bedtime

Patients with primary mild-to-moderate hypertension

   Enalapril

Bedtime

Patients with primary mild-to-moderate hypertension

Beta-blocker

   Metoprolol succinate sustained release

Morning

Patients with hypertension, angina pectoris or heart failure

   Carvedilol

Evening

Patients who have been treated with first-line antihypertensive drugs but still had high BP in the morning

   Carvedilol phosphate extended release

Morning

Patients with heart failure, left ventricular dysfunction following myocardial infarction or hypertension

   Propranolol extended release

Bedtime

Patients with hypertension

Antihyperlipidaemic drugs

   Statins with a shorter half-life   (i.e. lovastatin, simvastatin and fluvastatin)

Evening

Patients with hypercholesterolaemia

   Statins with longer half-lives (i.e. fluvastatin   extended release, rosuvastatin and atorvastatin)

Regardless of time

Patients with hypercholesterolaemia

   Pravastatin

Evening

Patients with hypercholesterolaemia

   Atorvastatin

Evening

Patients undergoing PCI

   Ezetimibe

Morning

Patients with primary hypercholesterolaemia

   Ezetimibe/simvastatin tablet

Evening

Patients with primary hypercholesterolaemia

   Fenofibrate retard

Regardless of time

Patients with hypertriglyceridaemia

   Bezafibrate retard

Morning

Patients with hypertriglyceridaemia

   Doxazosin GITS

Morning

Patients with grade 1–2 essential hypertension

Regardless of time

Patients with benign prostatic hyperplasia

   Low-dose aspirin

Bedtime

Patients who are at risk for a cardiovascular and/or cerebrovascular event

   Isosorbide mononitrate sustained-release   formulation (e.g. Elantan LA®, IMDUR®)

Awakening

Patients with angina pectoris

Diuretics

   Indapamide, hydrochlorothiazide

Morning

Patients with essential hypertension

   Torasemide

Bedtime

Patients with essential hypertension

   Once-daily hydrochlorothiazide based   fixed-dose combination

Before 6 PM and preferably   in the morning

Patients with essential hypertension

GITS = gastrointestinal therapeutic system; ADRs = adverse drug reactions; PCI = percutaneous coronary intervention; BP = blood pressure.

Demikian, semoga bermanfaat.


Aksi

Information

7 responses

28 11 2012
fajar tri yulianto

Maaf bu, kalau boleh tau. tabel di atas sumbernya dari mana ya

jawab:
Sumbernya dari http://www.medscape.org/viewarticle/584529
maaf, lupa tdk dicantumkan pada artikelnya.

13 07 2011
manyiska

Ibu, sy suka sekali baca blog ibu. Sangat membantu. Izin copy ya bu, jika ada beberapa hal yg sy ambil dari blog ibu. Salam kenal bu, terimakasih..

11 08 2010
Elida

Assalamu`alaikum….
Salam kenal Ibu Zullies. Saya kesulitan untuk mencari jurnal-jurnal maupun literatur mengenai penggunaan obat dalam bentuk flexpen (berkaitan dengan patient safety). Aman ndak ya Bu jika obat dalam bentuk tersebut digunakan lebih dari satu orang?
Mohon bantuannya.
Terima kasih (^_^)

jawab:
maaf, jika tidak bisa membantu banyak. Obat dalam bentuk flexpen misalnya dijumpai pada sediaan insulin. Ada website ttg insulin flexpen yang mungkin informasinya bisa dimanfaatkan. Silakan buka : http://www.emedicinehealth.com/drug-insulin_aspart/article_em.htm. Secara aturan sih sebaiknya memang tidak digunakan lebih dari satu orang.

3 02 2010
robert mubarrod

ibu zullies mau tanya,,,tiap malam kira2 jam 1,2,3 saya bangun kaget dan cemas jantung berdetak kencang dan nafas terasa gak nyampai (kurang sempurna) padahal udah hirup udara sekuat2nya tapi terasa jg gak nyampai,,,saya pernah periksa jantung trus hasil ritme kardiofaskulernya ga setabil,,,trus adakah abat yang bisa menyembuhkan sakit saya bu??? minta tolong bantuannya

Jawab:
Waduuh, aku ngga berani memberi saran… sebaiknya diperiksakan ke dokter dan didiagnosa dengan tepat dulu apa penyakitnya. setelah diagnosa tegak, baru mungkin bisa memberi saran obatnya

11 09 2009
Bambang Laresolo

Mbak Zullies, saya juga penderita darah tinggi. Selama ini saya mengkonsumsi Amlodipine. Dulu kombinasi dengan Captopril, sekarang berdiri sendiri. Tapi akhir-akhir ini kok rasanya gak efektif lagi ya, tekanan darah tinggi terus. Sistolik/diastolik rata-rata 140/110. Konsumsi saya 5mg. Apa sebaiknya saya naikkan 10mg, atau kombinasi lagi dengan captopril ya. Saya kurang suka captopril, karena efek batuknya cukup mengganggu.

Jawab:
Halo mas Bambang,.. saya kira amilodipin-nya masih bisa ditingkatkan jadi 10 mg. Coba dulu aja. Kalau captoprilnya cukup mengganggu karena efek batuknya, ya jangan dipaksakan, masih banyak pilihan yang lain kok🙂

11 02 2009
isma

MOGA JADI AMALAN JARI`AH. AMIIN

7 02 2009
ridho

asyikkk.. kuliah gratis neh.. maturnuwun bu zullies🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: