Gong Xi Fa Cay ….. indahnya persahabatan

25 01 2009

gxfcBesok masyarakat Tionghoa merayakan tahun baru Imlek. Tulisan kecil kali ini akupersembahkan untuk sahabatku si Along. (Haai, Long !….. kamu mesti baca tulisanku, nih…. tapi jangan ge-er ya…… hehe..), untuk mengenang dan mengapresiasi pertemanan kami selama ini.

Namanya resminya Sumeri, tapi kami biasa memanggilnya A Long (nama kecilnya). Asalnya Pontianak, anaknya manis dan baik hati, pintar dan tulus. (A Long pasti mekar nih hatinya hehe….., tapi ini beneran kok). Kami bertemu sejak bersama-sama kuliah di Jogja. Kami kuliah di kampus yang sama (Farmasi UGM), kost di tempat yang sama, bahkan sejak tingkat satu sampai lulus apoteker. Jadilah kami cukup sering bersama-sama. Dulu jamane ora enak, hampir tiap hari kami berangkat bersama ke kampus, jalan kaki dari kost-kostan, bersama satu teman lagi yang satu kost dan satu kampus yaitu Endah.

A Long adalah warga etnis Tionghoa beragama Katolik. Setiap hari Minggu atau Sabtu malam ia rajin ke gereja, sedangkan aku muslimah, berjilbab pula. Tapi kami tak pernah merasa ada masalah dalam berteman, saling toleransi, bercanda akrab. Kami kadang saling mengingatkan untuk menjalan kewajiban ibadah agama kami masing-masing. Kami saling kerjasama dalam belajar, bahkan kebetulan skripsi pun kami bersama, satu topik besar dengan pembimbing yang sama. Skripsi kami dulu tentang produksi antibiotika eritromisin dari bakteri Saccharopolyspora erythrea dengan variasi beberapa precursor. Pekerjaan semacam itu melibatkan proses fermentasi yang menuntut kami sering lembur karena harus mengambil sampel pada waktu-waktu tertentu. Teringat olehku, kadang malam-malam kami berdua jalan kaki ke PAU Bioteknologi tempat skripsiku dikerjakan untuk mengambil sampel. Pernah juga sampai harus panjat pagar. Aih…. lucu untuk dikenang. Seorang gadis berjilbab berjalan akrab dengan seorang gadis bermata sipit….. hehe, kombinasi yang menarik bukan? Dan aku menikmati persahabatan kami.

Kebetulan pula,…. A Long mendapat jodoh teman kami juga dari Farmasi UGM, yang kebetulan berasal dari kotaku Purwokerto. Aku menghadiri pula pesta perkawinannya yang diselenggarakan di Purwokerto. Kloplah… banyak hal yang tetap menjadi penyambung persahabatan kami.

Sekarang A Long tinggal di Solo, bekerja di sebuah industri farmasi terkenal. Suatu kali pernah kami sempatkan bertemu ketika kebetulan aku juga ada tugas kuliah di sebuah universitas di Solo. Ia tak banyak berubah, tawanya masih renyah… kami saling bertukar cerita tentang berbagai hal, pekerjaan, keluarga, dll. Mungkin ada satu yang berbeda….. ia makin keren dengan mobil barunya, dan sedikit ada uban di kepalanya hehe… Maklumlah, makin mapan kariernya dan sekaligus makin tambah umurnya…….

Oke, itulah sedikit kisahku tentang Along sahabat tionghoa-ku.

Selamat Tahun Baru Imlek….. ! Semoga Tahun Kerbau Tanah akan mengantar pada kesuksesan.


Aksi

Information

One response

27 01 2009
ratih dp

To, Zullies and A Long.Eh sori,aku kenalnya meri
Hai,Lis. Sedih and seneng denger ceritamu. Aku kira hanya aku yang masih terkenang-kenang dengan memori “jatuh bangunnya” menjadi Apoteker. Ternyata emang kita ga bisa lupa memori itu. Buat Sumeri,Gong Xi Fat Chai. Masih ingat aku kah?

Jawab:
Halo Ratih, tentu kita masih ingat memori angkatan 87. Mudah-mudahan kapan-kapan bisa reunian lagi ya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: