Kekuatan doa ibu

23 12 2008

Dear kawan

Bersama ibu dan keluarga besar

Bersama ibu dan keluarga besar

Banyak wanita hebat dan pintar jaman sekarang. Mereka berpendidikan tinggi, menjadi doktor, profesor, dan aneka prestasi sampai sundul langit. Mereka tersebar di berbagai posisi dalam pekerjaan dan karier. Tapi tetap saja, wanita adalah satu-satunya mahluk yang bisa hamil, melahirkan dan menyusui. Hanya wanita yang bisa menjadi ibu. Jadi menurutku, setinggi apapun karier seorang wanita, jika ia seorang ibu, maka salah satu ukuran keberhasilannya adalah keberhasilannya menjadi seorang ibu…..

Sungguh tidak mudah. Sudahkah kita menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita?

Aku teringat ibuku. Sosok yang penuh pengabdian pada suami dan kasih sayang pada anak-anak. Beliau selalu ada di kala aku membutuhkan, sejak aku kecil bahkan hingga sekarang…. menemani belajar, merawat kala sakit, dan yang terpenting adalah…… ibu selalu mendoakan. Aku bahkan ingat, ketika aku masih SD,  setiap kali aku akan menghadapi even tertentu, misalnya ujian, lomba, atau apapun, aku akan pesan pada ibu, “ Bu, jangan lupa sholat tahajjud ya, Yoel didoakan”. Kalau sudah didoakan ibuku, aku rasanya pe-de sekali dan siap menghadapi apapun. Itu berlaku sampai sekarang. Aku tersugesti dengan doa ibu. Apakah itu letak kekuatan doa ibu? Wallahu a’lam. Tapi aku yakin sekali, keberhasilan apapun yang kucapai sejak kecil hingga sekarang adalah kemurahan Allah yang diturunkan melalui doa-doa ibuku…  Alhamdulilllah, terimakasih ya Alah, Engkau masih mengijinkan ibu bersama kami hingga sekarang (duh waktu menulis di bagian sini, mataku berkaca-kaca…)

Aku teringat diriku sendiri. Sudahkah aku menjadi ibu yang baik untuk anak-anakku?

Aku masih harus berlatih banyak. Mudah-mudahan aku bisa menjadi tempat berteduh bagi anak-anakku, menjadi sumber semangat hidup mereka, menjadi tempat mereka berlari kala suka dan duka……

Ya Allah, ijinkanlah hamba mendampingi anak-anak hingga mereka dewasa nanti, dan jadikanlah anak-anak kami menjadi tabungan amal yang tak putus-putus hingga hari akhir nanti. Amien.

Buat kalian yang sudah tak memiliki ibu, jangan sedih. Kalian bisa menjadi tabungan amal yang tak putus untuk ibu, dengan menjadi anak/orang yang sholeh, yang selalu mendoakan orangtua. Tentu ibu akan selalu tersenyum melihat kita.

Buat yang sedang berselisih dengan ibu, jagalah jangan sampai melukai hati ibu. Kadang ekspresi kasih sayang ibu tidak selalu sama dengan yang kita mau….   Duduklah bersama dan mencari solusinya.

Selamat hari ibu….

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: