Sindrom Selebriti dan STAR….

19 12 2008

 

Belakangan setelah blog-ku banyak dikunjungi orang, aku jadi terjangkiti sindrom selebriti…. alias sok merasa terkenal gitu. Norak banget ya. Padahal ya baru terkenal se Indonesia bagian Fak Farmasi UGM (ya jelas, nek mahasiswane ora kenal karo dosenne ya kebangeten). Rasanya jadi mendapat sorotan gitu hehe…. yah, alhamdulillah sorotannya masih baik-baik. Aku jadi bisa merasakan susahnya jadi selebriti Indonesia. Bertengkar dikit sama temannya masuk TV, ketahuan merokok masuk koran, …….  cuma jalan bareng beli kran air saja dibahas di infotainment berhari-hari……. Kaciaaan….!

 Untuk apa sih terkenal? Ada ada untungnya?

Sebenarnya terkenal itu ada gunanya juga, selama seseorang bisa menggunakan kepopulerannya untuk hal-hal yang baik. Bisa memberi semangat orang, bisa mengajak orang melakukan sesuatu, bisa menjadi contoh buat orang lain…. Kepopuleran sendiri juga akan menjadikan seseorang berhati-hati dalam melangkah, walaupun bukan berarti harus “ja-im” alias jaga image hehe….

 Aku nggak tau nih, nyambung apa tidak…  di UGM beberapa bulan yang lalu diadakan kompetisi bagi para dosen dalam bidang pembelajaran, yaitu metode pembelajaran berbasis SCL (student-centered learning) yang mengandung muatan STAR. STAR di sini artinya bukan bintang, tetapi singkatan dari Student-Teacher Aesthetic Role Sharing. Susah kan? Hehe….. Konon ini berawal dari ide Pak Rektor UGM untuk meningkatkan metode pembelajaran yang memberi kesempatan lebih akrabnya hubungan antara dosen dengan mahasiswa, yang nantinya diharapkan akan mendukung hasil belajar siswa. Nah, bagaimana role sharing yang paling estetik, yang paling pas, itu yang akan mendapatkan dukungan grant dari universitas.

 Dan, kebetulan proposal kami (aku dengan bu Woro) tembus nih…. dapat grant (hibah STAR) tersebut untuk diberlakukan semester depan. Agak lumayan susah juga untuk merumuskan suatu keakraban, pembagian peran yang serasi antara dosen-mahasiswa, tanpa terjebak ke dalam penurunan tata krama dan rasa saling menghargai antar kedua belah pihak. Tapi kupikir…. keakraban itu pasti diawali dengan mengenal. Nah, kalau aku sudah terkenal seperti kusebut diatas tadi (hehe…..), mungkin step berikutnya akan lebih mudah. Dosen tidak lagi terkesan seram dan galak (kayaknya aku terlalu manis untuk menjadi dosen yang seram), tetapi tetap harus punya ketegasan demi untuk kebaikan. Dosen juga manusia, punya banyak urusan di luar kuliah, sehingga mahasiswa dan dosen bisa saling menghargai waktu masing-masing. Dosen dan mahasiwa datang kuliah tepat waktu. Dosen menghargai kemampuan mahasiswa, sehingga bisa berbagi peran dalam pencapaian suatu kompetensi dalam topik kuliah tertentu. Mahasiswa boleh lebih pinter dari dosennya kalau dia duluan mendapat akses informasi, mau mempelajari, dan lalu mau berbagi. Dan masih banyak lagi hal-hal indah yang kubayangkan…..

 

Hmm, tunggu saja pelaksanannya nanti……

Iklan

Aksi

Information

2 responses

22 12 2008
Enade

Sebelum masuk koran/TV dimuat di blog dulu aja Bu. Biar koran/TV cuma jadi second opinion. He..he..he..

Selamat grantnya tembus! Sibuk-sibuk …..

~ Kebayang kalau DosenGila yang bikin proposal STAR: bagi tugas di break cafe jalan kaliurang, bimbingan skripsi di lapangan basket, diskusi sambil bilyard di Centro …. 😀 langsung ditolak deh …

DosenGila

22 12 2008
chumaidi

lam kenal. moga da manfaatnya.
sedikit aku pingin bercuap ya mba………….
ati-ati dengan sanjungan orang, bahaya untuk diri sendiri. karena sanjungan kalau ngga’ di antisipasi dapat menghilangkan akal sehat kita. dan yang jelas orang yang menyanjung kebanyakan belum tahu aja kelemahan kita. maaf ya mab…….. makasih…….
chumaidi.wordpress.com

Jawab:
Terimakasih diingatkan, Mas…. Betul sekali, kita bisa terperosok dalam sanjungan, sementara di luar mungkin banyak yang mencibir. Salam kenal kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: