Morning sickness…

19 11 2008

Halo para wanita,

Pernahkah Anda mengalami “morning sickness”?

morningsicknessMorning sickness adalah istilah yang merujuk pada gangguan mual muntah pada kehamilan, yang biasanya dialami wanita hamil pada trimester pertama. Istilah ini sebenarnya tidak begitu tepat, karena faktanya gangguan mual ini kadang tidak cuma terjadi pada pagi hari. Bahkan ada pula yang mengalaminya sepanjang hari. Apa sebenarnya penyebab “morning sickness” ?

Walaupun informasi tentang kejadian morning sickness sudah terdokumentasi sejak 2000 tahun sebelum Masehi, patofisiologi pasti mengenai kejadian morning sickness masih belum sepenuhnya diketahui. Para ahli belum memiliki kesamaan pandangan menganai hal ini. Baru-baru ini dalam sebuah publikasi dalam majalah sains Science News bulan Mei 2008, Flaxman, seorang ahli dari Universitas Colorado menyatakan bahwa morning sickness dipicu oleh situasi tertentu, seperti pandangan, bau-bauan, dan rasa dari makanan (daging atau sayuran) yang mungkin akan membawa bahaya untuk janin, termasuk terhadap rokok atau alcohol. Artinya, sesungguhnya morning sickness adalah suatu bentuk mekanisme pertahanan diri baik bagi ibu maupun janinnya. Hal ini umumnya terjadi pada minggu ke-6 sampai 18 kehamilan, yang merupakan periode paling rentan bagi janin terhadap ketidak seimbangan kimiawi.

Jadi, wahai para wanita… janganlah mengeluh jika Anda merasa mual atau bahkan muntah ketika hamil muda, karena itu justru akan melindungi dari paparan makanan/minuman yang mungkin akan berbahaya. Dan ini adalah bagian dari perjuangan seorang ibu, jadi ada pahalanya loh hehe……

Aduh… tapi lemes dong kalo nanti mual dan muntah terus.

Ya, memang morning sickness ini bervariasi bentuknya dari yang ringan sampai berat. Jika sampai terlalu berat dan berlama-lama hingga lewat dari bulan keempat, mungkin perlu penanganan tersendiri. Kejadian mual muntah berlebihan pada waktu hamil disebut ”hiperemesis gravidarum”, yang mungkin dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan), gangguan keseimbangan elektrolit, dan kurangnya asupan nutrisi. Untuk keadaan seperti ini tentu memerlukan penanganan medis, umumnya menggunakan obat antimual dan perlu istirahat total. Jika terjadi dehidrasi mungkin diperlukan cairan infus untuk mengganti cairan yang hilang.

Jika morning sickness masih ringan, bisa diatasi dengan tambahan vitamin B6, baik dari susu khusus atau dengan suplemen vitamin. Bisa juga menggunakan obat golongan antihistamin yang biasa dipakai untuk mengatasi mabuk perjalanan. Obat ini relatif aman bagi kehamilan. Wedang jahe atau sediaan jahe dalam bentuk lain (permen, biskuit, dll) dilaporkan bisa mengurangi mual muntah kehamilan dibandingkan dengan plasebo. Upayakan makan sedikit-sedikit tapi lebih kerap, supaya lambung tidak dalam keadaan kosong namun juga tidak terlalu penuh. Dan manjakan diri dengan makanan yang enak-enak yang ingin Anda santap (tapi yang sehat), karena pada masa ini kadang ibu hamil juga kehilangan selera makan. Kurangi makanan yang berlemak, gantilah dengan sayuran atau jus buah. Hindarkan dari bau-bauan yang mungkin memicu mual muntah. Ada juga lho, yang mual muntah kalau mencium bau suami … hehe… Nah, ini mungkin tanda bahwa pada trimester pertama ini  si janin tidak perlu sering-sering ditengok dulu oleh bapaknya, karena sexual intercourse pada hamil muda juga dapat memicu kontraksi rahim yang bisa menyebabkan janin yang belum kuat pegangannya itu bisa lepas.

Nah, siap hamil/dihamili?

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: