Menulis itu menyehatkan….

24 10 2008

Alhamdulillah, tugas Laskar Proposal sementara sudah selesai, ehm…. tinggal menunggu hasil review… (Baca posting: Brainstorming). Dan Laskar Proposal memang oye,… ketika kemarin kami submit proposal  ke Bagian Renbang UGM sesuai dengan deadline yang dipatok, yang masuk baru satu, ya dari Fakultas Farmasi Itu. Mudah-mudahan saja bisa dipertimbangkan…. paling tidak ada satu point positif : on time ! hehe..

Yang penting, aku bisa tengok-tengok lagi Blog-ku dan menulis lagi untuk refreshing.. hehe.. Biasanya kalau tidak sempat bikin tulisan baru, aku postingkan koleksi tulisanku yang pernah kutulis dulu dan masih up to date. Yah, menurut aku menulis itu menyehatkan…… Hmm, pasti ada yang komplain… “Wah, kalau nulis pembahasan thesis atau skripsi kok malah jadi pusing ?” Hehe….itu pasti salah strategi menulis….. Menulis itu mesti dinikmati. Bahkan ketika menulis sesuatu yang agak “berat” sekalipun, bisa dinikmati.

Untuk bisa nikmat, memang perlu suasana sendiri, yang tenang dan tidak kemrungsung. Sehingga kita bisa mengeksplorasi gagasan-gagasan, menikmati hal-hal baru yang kita dapatkan dan sekaligus kita berikan. Dengan menulis kita bisa mengekspresikan pikiran, pendapat, perasaan… Salah satunya melalui blog ini. Aku mempelajari bahwa ketika kita mencoba membuka hati kita dengan menulis, kita akan mendapatkan hal baru yang akan memperkaya jiwa.. Hal-hal yang sebenarnya bukan hal yang menyenangkan, ketika diangkat dalam tulisan membuat kita menjadi lebih mudah menerima, karena dengan menulis kita akan mengeksplorasi sisi-sisi lain dari sebuah peristiwa… Yang bisa kita baca berulang-ulang dan membangun mind-set baru dalam diri kita. Apalagi jika kita mendapatkan respon yang membangun dari orang lain, kita menjadi lebih terbuka bahwa  suatu peristiwa sedih itu bukan cuma milik kita sendiri.

Aku kasih contoh ya….  Aku pernah menulis tentang anak kami ketiga yang belum lancar bicara di usianya yang hampir tiga tahun, pada posting berjudul “Ujian hidup”… Suatu hal yang dulu kadang membuat aku sedih.. Tapi ketika aku mencoba membuka diri tentang hal ini, aku sendiri merasakan suatu hal baru, yaitu kepasrahan, kekuatan, dan kesabaran untuk menjalani. Alhamdulillah, sekarang perkembangannya malah lebih baik… (nanti aku postingkan sendiri utk cerita ini, karena mungkin bisa menjadi pelajaran buat yang lain). Dan satu hal lagi, aku mendapat respon dan empati dari beberapa pembaca, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan itu sangat menguatkan hati…… dan menyehatkan.

Manusia adalah mahluk sosial yang butuh berinteraksi. Mungkin tak pernah bertemu fisik, tapi kadang kita bisa merasa sangat kenal dengan seseorang karena kita sering membaca tulisannya, gagasannya, atau pengalamannya. Kita bisa belajar dari pengalaman atau ide-idenya itu. Sebaliknya, mungkin kita punya pengalaman yang bisa kita bagikan sehingga yang lain bisa mengambil pelajarannya.

Bagaimana ? berani mencoba? Bagaimana kalau menulis buku teks ?

Hehe…. itu pun bisa dinikmati. Ketika aku mencoba menulis buku pertamaku tentang “Pengantar Farmakologi Molekuler”, aku juga merasakan kenikmatan menulis, sampai lupa waktu. Aku menikmati menuangkan bacaan-bacaanku dari literatur menjadi tulisan dengan bahasaku sendiri. Menikmati ketika mendapatkan informasi baru, dan membaginya melalui tulisan. Bener deh, suerr…. Tentunya juga menikmati royaltinya ketika buku itu diterbitkan dan banyak yang beli hehe……. 

Salam

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: