Menikmati kegagalan : La tahzan….

20 10 2008

Tiga hari ini aku tidak sempat mengupdate blog-ku… kesibukan persiapan kuliah dan kuliah itu sendiri lumayan padat hari Jumat. Hari Sabtu dan Minggu gak sempat internetan. Ada satu kejadian yang kucatat hari Jumat kemarin… aku menjumpai sebuah kegagalan… Uff, aku gagal pada sebuah aplikasi memperebutkan suatu award di bidang sains. Kecewa? Yah sedikit, tapi segera hilang lagi. La tahzan….. jangan bersedih, begitu kata satu buku yang lagi kubaca. Terlalu banyak nikmat yang telah kita terima dibanding satu dua kegagalan yang dihadapi… Dan ini kan risiko mencoba, kalau nggak berhasil ya gagal. Aku jadi ingat, tahun 2007 lalu aku apply 5 proposal penelitian ke berbagai sumber dana yang menawarkan, dan hanya satu yang lolos. Alhamdulillah, cuma satu yang diterima…… kalo diterima semua kan malah repot sendiri hehe…. begitulah kita coba mensikapi dengan santai. Kalau award yang tadi aku ceritakan di awal posting, aku memang iseng kok…. biasalah, memanfaatkan kesempatan yang ada. Padahal dibatasi usia 40 tahun, sementara akhir tahun ini usiaku sdh 40 tahun, jadi sudah mepet betul. Jadi memang nekat, … lha yang lebih muda kan banyak, kenapa mesti pilih yang usianya mepet ? Begitu kali. Dan tentunya pencapaianku mungkin belum sampai masuk specs yang diharapkan sebagai seorang saintis muda, itu pikiran positifku. Selain itu, risetku juga mungkin belum berkontribusi banyak terhadap kebutuhan bangsa ini. Hmm……

La tahzan….. begitulah. Jangan bersedih, untuk apapun….. kalaupun kita mengalami suatu peristiwa yang sangat menyedihkan sekalipun, selalu ada hikmah di balik itu. Semua sudah tersuratkan. Kuncinya adalah bersyukur. Selalu bersyukur. Ingatlah semua kenikmatan yang pernah kita peroleh, nikmat memiliki mata yang berfungsi sempurna, nikmat memiliki kesehatan, nikmat diberi kesempatan kuliah, dan masih banyaak lagi…  Dengan bersyukur, Insya Allah Dia memberi kenikmatan lebih banyak lagi kepada kita.

La tahzan… hidup terlalu indah untuk disedihkan…..

 

Iklan

Aksi

Information

One response

2 07 2009
eka

assalamualaikum,,bu,,
wah,, nyari2 gambar,, eh ketemu blognya ibu… he,,
sya pernah baca juga kata bijak dari imam syafi’i
” jika qt ingat bahwa Allah menetapkan segala sesuatu hanya untuk kebaikan, maka itu mampu menghancurkan belenggu kesedihan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: