Mozaik hidup di Jepang (5): Ramalan cuaca…..

12 12 2008

Sudah masuk musim hujan, namun cuaca tidak menentu. Kadang hujan seharian, kadang cerah. Kalau lagi seperti ini, kayaknya kita butuh ramalan cuaca. Acara yang nampaknya sudah jarang dijumpai di TV kita. Jadi ingat waktu di Jepang….

Satu mata acara di TV Jepang yang aku berusaha tidak melewatkannya setiap hari adalah ramalan cuaca. Lho kok? .. Iya, suka aja. Ramalan cuaca biasanya disampaikan di akhir acara berita, baik dari NHK (TV nasional Jepang) atau berita daerah. Dan tentunya ramalan cuaca yang aku tunggu adalah ramalan cuaca khusus di daerah Ehime, tempat aku tinggal waktu itu. Mengapa?

Ramalan cuaca di Jepang boleh dibilang nyaris selalu tepat, walaupun pernah juga sedikit meleset. Aku suka memperhatikan ramalan cuaca terutama jika mulai akan pergantian musim. Biasanya yang paling kuperhatikan adalah ramalan tentang kemungkinan hujan dan suhu udara. Dengan mengetahui berapa derajat perkiraan suhu besok, aku bisa merencanakan lebih tepat baju apa yang akan kukenakan hehe…. maksudnya apakah sudah bisa pakai baju satu lapis, atau mungkin masih perlu berlapis-lapis seperti jika musim dingin. Dan apakah perlu bawa payung apa tidak.

Ehime berlokasi di pulau Shikoku yang ada di bagian selatan Jepang (di selatan pulau Honshu). Jadi iklimnya termasuk mild, tidak sedingin di Hokkaido kalau musim dingin. Suhu terendah yang pernah ku alami di Ehime “hanya” berkisar – (minus) 10 derajat. Salju sangat tipis, dan itupun tak terlalu sering. Suhu musim panas mencapai 32-34 derajat. Suhu paling nyaman adalah pada musim semi menjelang panas pada bulan April-Mei, atau pada musim gugur setelah musim panas sekitar bulan Oktober-November.

 

Satu yang menarik dari ramalan cuaca adalah ramalan cuaca pada musim panas, utamanya bulan Juli-September. Pada musim panas biasanya mulai terjadi hujan dan…. taifun atau typhoon alias angin puting beliung. Taifun di Jepang umumnya lumayan besar, jauh lebih besar dari angin puting beliung di UGM kemarin, dan diberi nomor. Ia berasal dari suatu tempat dan berjalan ke tempat lain dalam jangkauan jarak yang panjang. Ramalan cuaca akan melaporkan setiap waktu di mana taifun berada, sehingga kita bisa siap-siap apakah taifun akan melewati kota kita atau tidak. Setiap saat taifun sudah mencapai kota tertentu, pasti segera ada beritanya di dalam siaran berita. Kotaku Matsuyama pernah diramalkan akan dilewati suatu taifun, tapi alhamdulillah, taifunnya bergeser sehingga tidak sempat dilewati. Cuma dapat ekornya saja hehe….. itupun sudah sempat menghentikan jalur kereta untuk beberapa saat dan angin bertiup lumayan kencang.

 

Begitulah, sedikit kepingan hidupku di Jepang ……








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 458 pengikut lainnya.