Somadril, “obat kuat” untuk wanita ??

27 11 2008

Dear kawan,

 

Lower back pain, salah satu indikasi pemakaian Somadril

Lower back pain, salah satu indikasi pemakaian Somadrii

Pagi ini ada mahasiswa menghadap untuk konsultasi rencana thesisnya. Salah satu ide yang muncul adalah mengevaluasi penggunaan Somadril di kalangan wanita PSK (Pekerja Seks Komersial) . What?! Iya, cukup menarik juga karena aku malah baru pernah dengar bahwa di Bali (kebetulan dia seorang apoteker di sebuah apotek di Denpasar), dokter sering meresepkan Somadril untuk pasien. Apoteknya yang kecil kelarisan dengan Somadryl. Uniknya, yang sering menebus resep tersebut biasanya adalah germo, yang katanya digunakan untuk PSKnya sebagai “obat kuat” wanita. Walah, walah…. kalau pria menggunakan Viagra cs, wanita menggunakan Somadril.

Apa sebenarnya obat Somadril itu? (aku pun jadi penasaran… bukan pingin pake lho hehe….. tapi pingin tahu, benarkah efeknya demikian atau hanya sugesti belaka).

Obat bernama paten Somadril ini nama generiknya adalah carisoprodol. Obat ini digolongkan sebagai obat pelemas otot yang bekerja secara sentral dan digunakan untuk mengatasi nyeri otot, msalnya pada nyeri punggung bawah (low back pain). Carisoprodol tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang (paling lama 2-3 minggu), karena belum ada bukti kuat mengenai efektivitasnya jangka panjang.Selain Somadryl, nama paten lain yang berisi carisiprodol adalah Carnophen.

Efek samping obat ini meliputi beberapa bagian tubuh, antara lain sistem saraf pusat, saluran cerna, dan kardiovaskuler, meliputi : tremor, nervous, pusing, mengantuk, kegelisahan, depresi, mual, muntah, dan jantung berdebar (takikardi). Mekanisme aksi obat ini tidak begitu jelas, tetapi nampaknya mempengaruhi aktivitas saraf di medula spinalis. Metabolitnya yaitu meprobamat memilki efek penenang dan penghilang kecemasan. Melihat semua informasi tentang obat ini (silakan check lagi di http://www.rxlist.com/soma-drug.htm), aku jadi agak bingung juga efek mana yang dimanfaatkan para wanita PSK itu dalam melakukan pekerjaannya…… Mungkin efek penenang dari metabolitnya itu yang diharapkan….. Meprobamat termasuk obat penenang yang berpotensi untuk disalahgunakan… 

Yang jelas itu adalah contoh dari penyalahgunaan obat, di mana obat tidak digunakan sesuai dengan indikasinya.Memangnya PSK itu setiap hari selalu mengalami nyeri otot ya?…. Kasihan….! Kalaupun digunakan untuk efek penenangnya, itu pun tidak terlalu tinggi efeknya dibandingkan obat penenang lain yang memang diindikasikan untuk itu. Di satu sisi, aku merasa prihatin, karena aku yakin bahwa para PSK itu melakukan pekerjaannya tentu dengan batin tertekan. Aktivitas seksual yang tidak dari hati itu mungkin yang membuat mereka jadi merasa nyeri, atau otot-otot kewanitaannya tidak bisa relaks, sehingga mereka membutuhkan obat pelemas otot…. Mungkinkah demikian?

Atau jangan-jangan hanya sugesti saja, bahwa dengan Somadril ini akan membuat mereka lebih “tahan atau kuat” untuk melayani konsumen yang mungkin bisa lebih dari 4 sehari ? Dan mereka menggunakan obat ini dalam jangka waktu lama selama mereka menjadi PSK. Banyak pula yang kemudian menjadi kecanduan Somadril. Apakah mereka tidak memikirkan efek samping apa yang mungkin dapat dialami dengan penggunaan obat sembarangan ini dalam jangka panjang? Germonya tentu ngga bakalan mikir, yang penting dapat setoran banyak….

Astaghfirullahal’adziim… berilah mereka jalan keluar yang terbaik untuk hidupnya. Selain PSK, Somadril dan Carnophen juga sering disalahguakan oleh kalangan pecandu obat lainnya. Kareana itu perlu kehati-hatian dan kewaspadaan kita untuk bisa mencegah penyalah gunaannya.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 418 pengikut lainnya.