<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: My research activities</title>
	<atom:link href="http://zulliesikawati.wordpress.com/penelitian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zulliesikawati.wordpress.com</link>
	<description>We&#039;ve shared together</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 21:13:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: iffah</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/penelitian/#comment-1796</link>
		<dc:creator>iffah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 02:57:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?page_id=21#comment-1796</guid>
		<description>assalamu&#039;alaykum bu
saya tertarik dengan penelitian tentang Sintesis, aktivitas, dan toksisitas Gamavuton sebagai anti rheumatoid arthritis dan sempat dipaparkan di jepang juga (selamat ya bu), penggunaan obat2 seperti MTX, Na diklo, metilpred, dan famotidin untuk terapi RA, kira2 bisa dihentikan sebelum remisi tidak ya?setahu saya kalau sudah pakai obat itu harus digunakan bertahun tahun sampai remisi.
mengenai penelitian ibu kira2 bentuk sediaannya seperti apa? sudah ada belum ya?atau bisa mengkonsumsi senyawa kurkumin dari jenis apa?
saya juga minta pendapat mengenai terapi John Bridge therapy...makasih bu
wassalamu&#039;alaykum

Jawab:
&lt;em&gt;dear mbak Iffah,
obat-obat utk rheumatoid arthritis memang harus diminum bertahun-tahun, bahkan bisa seumur hidup, seusai dengan keadaan pasien. Gamavuton belum ada bentuk sediaannya, masih dalam tahap penelitian. Sedangkan kurkumin sudah ada dalam berbagai bentuk, mungkin bisa dicari. Tentang terapi John Bridge, saya belum banyak tau je... maaf, tidak bisa berkomentar.  Begitu, ya... maaf, kalau kurang memuaskan.
Salam&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaykum bu<br />
saya tertarik dengan penelitian tentang Sintesis, aktivitas, dan toksisitas Gamavuton sebagai anti rheumatoid arthritis dan sempat dipaparkan di jepang juga (selamat ya bu), penggunaan obat2 seperti MTX, Na diklo, metilpred, dan famotidin untuk terapi RA, kira2 bisa dihentikan sebelum remisi tidak ya?setahu saya kalau sudah pakai obat itu harus digunakan bertahun tahun sampai remisi.<br />
mengenai penelitian ibu kira2 bentuk sediaannya seperti apa? sudah ada belum ya?atau bisa mengkonsumsi senyawa kurkumin dari jenis apa?<br />
saya juga minta pendapat mengenai terapi John Bridge therapy&#8230;makasih bu<br />
wassalamu&#8217;alaykum</p>
<p>Jawab:<br />
<em>dear mbak Iffah,<br />
obat-obat utk rheumatoid arthritis memang harus diminum bertahun-tahun, bahkan bisa seumur hidup, seusai dengan keadaan pasien. Gamavuton belum ada bentuk sediaannya, masih dalam tahap penelitian. Sedangkan kurkumin sudah ada dalam berbagai bentuk, mungkin bisa dicari. Tentang terapi John Bridge, saya belum banyak tau je&#8230; maaf, tidak bisa berkomentar.  Begitu, ya&#8230; maaf, kalau kurang memuaskan.<br />
Salam</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ria Manurung</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/penelitian/#comment-1654</link>
		<dc:creator>Ria Manurung</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 07:58:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?page_id=21#comment-1654</guid>
		<description>Hallo Ibu Zulliess,

saya sedang mengoogle kata Moon Face dan mendarat di blog Ibu; saya sedang mencari informasi utk masalah allergy yg saya hadapi, selama setahun ini badan saya gatal2 dan berbintik2 spt jerawat ttp banyak dan hampir menutupi seluruh tubuh, setelah berobat dan minum obat gatal2 tsb hilang juga jerawat2nya. Menurut salah satu dokter yg saya kunjungi itu adalah eksim, ttp saya tidak puas dan mencari third opinion; ttp dari 3 dokter yg saya kunjungi sepakat bhw yg saya hadapi adlh allergy. Dalam obat yg mereka berikan hampir sll ada antihistamin dan obat anti radangnya, yg belakangan saya ketahui mengandung steroid yg membuat muka saya agak bengkak... Yang skrng saya mau tanyakan ke Ibu adalah, seberapa bahayanya kah pemakaian steroid itu Bu, baik yg oral ataupun bentuk salep? Dan apakah wajah yg moon face bisa kembali seperti semula (badan saya kurus ttp muka chubby, kan gak lucu Bu). Kemudian, adakah obat yg paling efektif utk penyakit saya ini Bu, sebab saya bosan kl setiap kali habis obat maka gejala mulai timbul lagi, sangat mengganggu konsentrasi dan mengganggu penampilan. 

Demikian pertanyaan dari saya Ibu.
Sebelumnya, saya ucapkan Selamat Hari Lebaran utk Ibu dan Keluarga.

Salam
Ria

Jawab:
&lt;em&gt;Dear Ria, selamat lebaran juga.
Hm.. allergy memang tdk mematikan tapi sangat mengurangi kualitas hidup. Jika gatal-gatal tadi idberi obat anti alergi dan sembuh, maka memang kemungkinan besar itu adalah alergi. Apakah Mbak Ria sudah pernah test kulit untuk memastikan alergen penyebabnya? Jika diketahui pasti penyebabnya, tentu bisa dihindari sedapatnya. Penggunaan steroid jangka panjang memang tidak bagus, mbak... terutama untuk sediaan oral. Moonface, hipertensi, kenaikan kadar gula, osteoporosis, adalah beberapa di antaranya. Kalau sediaan topikal juga mungkin lama-lama kulit bisa jadi tipis. Hm, salah satu alternatif adalah melakukan desensitisasi atau imunotherapy, yaitu tubuh dipapari alergen dengan dosis sedikit2 sampai tubuh tidak lagi memberikan reaksi alergi. Tapi ini biasanya butuh waktu lama dan biaya besar, serta komitmen untuk menjalani secara teratur. Obat yang paling efektif sejauh ini memang golongan steroid. Ada juga golongan obat penekan sistem imun lainnya, tapi efek sampingnya juga tidak kecil.
demikian, semoga bermanfaat.
Salam&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo Ibu Zulliess,</p>
<p>saya sedang mengoogle kata Moon Face dan mendarat di blog Ibu; saya sedang mencari informasi utk masalah allergy yg saya hadapi, selama setahun ini badan saya gatal2 dan berbintik2 spt jerawat ttp banyak dan hampir menutupi seluruh tubuh, setelah berobat dan minum obat gatal2 tsb hilang juga jerawat2nya. Menurut salah satu dokter yg saya kunjungi itu adalah eksim, ttp saya tidak puas dan mencari third opinion; ttp dari 3 dokter yg saya kunjungi sepakat bhw yg saya hadapi adlh allergy. Dalam obat yg mereka berikan hampir sll ada antihistamin dan obat anti radangnya, yg belakangan saya ketahui mengandung steroid yg membuat muka saya agak bengkak&#8230; Yang skrng saya mau tanyakan ke Ibu adalah, seberapa bahayanya kah pemakaian steroid itu Bu, baik yg oral ataupun bentuk salep? Dan apakah wajah yg moon face bisa kembali seperti semula (badan saya kurus ttp muka chubby, kan gak lucu Bu). Kemudian, adakah obat yg paling efektif utk penyakit saya ini Bu, sebab saya bosan kl setiap kali habis obat maka gejala mulai timbul lagi, sangat mengganggu konsentrasi dan mengganggu penampilan. </p>
<p>Demikian pertanyaan dari saya Ibu.<br />
Sebelumnya, saya ucapkan Selamat Hari Lebaran utk Ibu dan Keluarga.</p>
<p>Salam<br />
Ria</p>
<p>Jawab:<br />
<em>Dear Ria, selamat lebaran juga.<br />
Hm.. allergy memang tdk mematikan tapi sangat mengurangi kualitas hidup. Jika gatal-gatal tadi idberi obat anti alergi dan sembuh, maka memang kemungkinan besar itu adalah alergi. Apakah Mbak Ria sudah pernah test kulit untuk memastikan alergen penyebabnya? Jika diketahui pasti penyebabnya, tentu bisa dihindari sedapatnya. Penggunaan steroid jangka panjang memang tidak bagus, mbak&#8230; terutama untuk sediaan oral. Moonface, hipertensi, kenaikan kadar gula, osteoporosis, adalah beberapa di antaranya. Kalau sediaan topikal juga mungkin lama-lama kulit bisa jadi tipis. Hm, salah satu alternatif adalah melakukan desensitisasi atau imunotherapy, yaitu tubuh dipapari alergen dengan dosis sedikit2 sampai tubuh tidak lagi memberikan reaksi alergi. Tapi ini biasanya butuh waktu lama dan biaya besar, serta komitmen untuk menjalani secara teratur. Obat yang paling efektif sejauh ini memang golongan steroid. Ada juga golongan obat penekan sistem imun lainnya, tapi efek sampingnya juga tidak kecil.<br />
demikian, semoga bermanfaat.<br />
Salam</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: syukriy</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/penelitian/#comment-1609</link>
		<dc:creator>syukriy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 23:42:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?page_id=21#comment-1609</guid>
		<description>Salut, bu.
Semoga bisa terus menghasilkan penelitian-penelitian yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat banyak.
Amin.

Jawab:
&lt;em&gt;terimakasih&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salut, bu.<br />
Semoga bisa terus menghasilkan penelitian-penelitian yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat banyak.<br />
Amin.</p>
<p>Jawab:<br />
<em>terimakasih</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rafila Intiyani, S.Si.,Apt</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/penelitian/#comment-268</link>
		<dc:creator>Rafila Intiyani, S.Si.,Apt</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 05:50:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?page_id=21#comment-268</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum
Bu, neurobion injeksi pada leaflet diberikan i.m tapi pada prakteknya digunakan per drip infus. Bolehkah?

Jawab:
Boleh saja, Mbak, Neurobion bisa diberikan im maupun iv, tdk masalah. tapi tentu perlu diperhatikan dosisnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
Bu, neurobion injeksi pada leaflet diberikan i.m tapi pada prakteknya digunakan per drip infus. Bolehkah?</p>
<p>Jawab:<br />
Boleh saja, Mbak, Neurobion bisa diberikan im maupun iv, tdk masalah. tapi tentu perlu diperhatikan dosisnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Puskesmas Mojoagung</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/penelitian/#comment-197</link>
		<dc:creator>Puskesmas Mojoagung</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:37:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?page_id=21#comment-197</guid>
		<description>Waduh penelitiannya buanyak ya....
Saya tertarik dengan adanya pengilmiahan obat-obatan tradisional. Dulu tugas akhir S1 saya tentang Efektivitas dekok sirih (Piper betle) kuning dan hijau dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans.
Puskesmas Mojoagung sendiri saat ini sedang mengembangkan Poli pengobatan  alternatif akupuntur dan herbal. Untuk herbal kami beberapa tanaman sudah menanam sendiri. Beberapa waktu yang lalu kami juga sempat studi banding ke RSUD dr. Soetmo Surabaya di Poli Terapi Alternatif.
Kalau ibu tidak keberatan, mohon abstak dari hasil penelitian itu dipublikasikan di blog ini, biar bisa bermanfaat dan banyak yang membaca. 
Terima kasih

Jawab:
&lt;em&gt;terimakasih atensinya. Iya, nih..belum sempat upload-kan. Nanti deh, kalau dah sempat dan ingat. &lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waduh penelitiannya buanyak ya&#8230;.<br />
Saya tertarik dengan adanya pengilmiahan obat-obatan tradisional. Dulu tugas akhir S1 saya tentang Efektivitas dekok sirih (Piper betle) kuning dan hijau dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans.<br />
Puskesmas Mojoagung sendiri saat ini sedang mengembangkan Poli pengobatan  alternatif akupuntur dan herbal. Untuk herbal kami beberapa tanaman sudah menanam sendiri. Beberapa waktu yang lalu kami juga sempat studi banding ke RSUD dr. Soetmo Surabaya di Poli Terapi Alternatif.<br />
Kalau ibu tidak keberatan, mohon abstak dari hasil penelitian itu dipublikasikan di blog ini, biar bisa bermanfaat dan banyak yang membaca.<br />
Terima kasih</p>
<p>Jawab:<br />
<em>terimakasih atensinya. Iya, nih..belum sempat upload-kan. Nanti deh, kalau dah sempat dan ingat. </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
