|
No |
Judul Penelitian | Kedudukan dalam penelitian | Sumber Dana | Periode Kerja |
| 1 | Efek beberapa tanaman obat Indonesia terhadap penghambatan pelepasan histamin dari sel mast | Ketua Peneliti | Dept. of Pharmacology Ehime Univ. School of Medicine Japan dan Fak. Farmasi UGM | 2000-2001
|
| 2 | Efek fraksi protein dari akar, daun dan biji Mirabilis jalapa L pada proses apoptosis kultur sel HeLa dan Raji | Ketua Peneliti | QUE-Project Grant Fak. Farmasi UGM Batch II | 2002-2003
|
| 3 | Efek sitotoksik protein 32 kD dari daun Mirabilis jalapa L dan mekanisme aksinya pada kematian kultur sel HeLa, myeloma dan Raji | Anggota Peneliti | QUE-Project Grant Fak. Farmasi UGM Batch III | 2003-2004
|
| 4 | Uji Aktivitas ekstrak daun sendok (Plantago major L) dalam menghambat reaksi anafilaksis yang diperantarai sel mast | Anggota Peneliti | DIKS Universitas Gadjah Mada
|
2003-2004
|
| 5 | Uji aktivitas anti-inflamasi ekstrak daun Erythrina fusca Lour terhadap inflamasi akut pada tikus yang diinduksi secara immunologis dan non-spesifik | Ketua Peneliti | Proyek Penelitian Hibah Bersaing XI | 2003-2005
|
| 6 | Uji preklinik dan pengembangan formulasi Ribosome-inactivating Protein (RIP) dari Mirabilis jalapa L sebagai suplemen prevensi dan terapi kanker kulit | Anggota Peneliti | Proyek Penelitian Hibah Bersaing XIV
|
2006-2007 |
| 7 | Efek Supresif Curcuma xanthorriza, Roxb. Terhadap ekspresi p53 dan TNF-a pada tikus yang mengalami reumatoid artritis terinduksi dengan Complete Freund’s adjuvant | Anggota Peneliti Mitra | Proyek Penelitian Hibah Pekerti (UGM-UII)
|
2006-2007 |
| 8 | Uji daya antiinflamasi senyawa analog kurkumin terhadap reaksi anafilaksis kutaneus aktif pada tikus wistar jantan terinduksi ovalbumin | Ketua Peneliti | Proyek Penelitian Hibah Fakultas Farmasi UGM
|
2006 |
| 9 | Identifikasi rasio penghambatan Cox1/Cox2 beberapa senyawa analog kurkumin | Anggota Peneliti | Proyek Penelitian Hibah Fakultas Farmasi UGM | 2007 |
| 10 | Uji Daya Analgetik Akut dan Persisten Gamavuton-0 pada Mencit Jantan Galur Swiss | Ketua Peneliti | Mandiri | 2007 |
| 11 | Uji sitotoksisitas Gamavuton-0 terhadap kultur sel kanker HeLa dan T47D | Ketua Peneliti | Mandiri | 2007 |
| 12 | Sintesis, aktivitas, dan toksisitas Gamavuton sebagai anti rheumatoid arthritis | Ketua Peneliti | Proyek Insentif Riset Terapan Kementrian Negara Riset dan Teknologi | 2007-2008 |
| 13 | Isolasi, identifikasi, dan selektivitas antikanker asam anakardat dari kulit biji jambu mete (Anacardium occidentale, L) Timor | Ketua Peneliti mitra | Proyek Penelitian Hibah Pekerti (UGM-Univ Nusa Cendana)
|
2007-2008 |
| 14 | Kloning dan uji aktivitas MJ-C, protein sejenis Ribosome-Inactivating Protein (RIP) dari Mirabilis jalapa L | Anggota Peneliti | Proyek Insentif Riset Terapan Kementrian Negara Riset dan Teknologi | 2008-2009 |
| 15 | Pengaruh Campuran Ekstrak Etanolik Temulawak (Curcuma xanthorrhiza, Roxb.) Rendah Minyak Atsiri dan Ekstrak Etanoli Sambung Nyawa (Gynura procumbens, Lour. Merr.) terhadap Profil Lipid Tikus Jantan Galur Wistar | Anggota Peneliti | Proyek Penelitian Hibah Fakultas Farmasi | 2008 |
| 16. | Kajian interaksi farmakokinetika kombinasi ekstrak daun legundi dan rimpang temulawak dengan cetirizin dan pseudoefedrin sebagai anti alergi | Ketua Peneliti | Proyek Riset Unggulan Universitas Gadjah Mada | 2008 |
| 17. | Pengembangan formula ekstrak daun legundi (Vitex trifolia L) dan rimpang temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) sebagai fitofarmaka untuk anti alergi | Ketua Peneliti | Proyek Insentif Riset Peningkatan Kapasitas Sistem Produksi Kementerian Negara Riset dan Teknologi | 2009-2011 |
| 18 | Pengaruh Marmin, senyawa aktif dari Aegle marmelos Correa, terhadap sintesis dan pelepasan histamin pada sel mast | Ketua Peneliti | Proyek Hibah Kolaborasi Internasional LPPM UGM | 2009 |
| 19 | Elusidasi Mekanisme Molekular Kurkumin dan Analognya sebagai Antiinflamasi melalui Uji Aktivitas In vitro dan In silico pada Enzim COX-1, COX-2, dan Reseptor Histamin H4 Human | Anggota Peneliti | Proyek Hibah Kompetensi, DIKTI | 2009-2011 |
| 20 | Pemetaan polimorfisme genetik sitokrom P450 subtipe CYP2D6, CYP2C9, dan CYP2C19 pada populasi etnis Jawa di Indonesia | Ketua Peneliti | Proyek Hibah Kompetitif Penelitian Kerjasama Internasional dalam rangka Publikasi Internasional , DP2M DIKTI | 2009-2010 |
Hallo Ibu Zulliess,
saya sedang mengoogle kata Moon Face dan mendarat di blog Ibu; saya sedang mencari informasi utk masalah allergy yg saya hadapi, selama setahun ini badan saya gatal2 dan berbintik2 spt jerawat ttp banyak dan hampir menutupi seluruh tubuh, setelah berobat dan minum obat gatal2 tsb hilang juga jerawat2nya. Menurut salah satu dokter yg saya kunjungi itu adalah eksim, ttp saya tidak puas dan mencari third opinion; ttp dari 3 dokter yg saya kunjungi sepakat bhw yg saya hadapi adlh allergy. Dalam obat yg mereka berikan hampir sll ada antihistamin dan obat anti radangnya, yg belakangan saya ketahui mengandung steroid yg membuat muka saya agak bengkak… Yang skrng saya mau tanyakan ke Ibu adalah, seberapa bahayanya kah pemakaian steroid itu Bu, baik yg oral ataupun bentuk salep? Dan apakah wajah yg moon face bisa kembali seperti semula (badan saya kurus ttp muka chubby, kan gak lucu Bu). Kemudian, adakah obat yg paling efektif utk penyakit saya ini Bu, sebab saya bosan kl setiap kali habis obat maka gejala mulai timbul lagi, sangat mengganggu konsentrasi dan mengganggu penampilan.
Demikian pertanyaan dari saya Ibu.
Sebelumnya, saya ucapkan Selamat Hari Lebaran utk Ibu dan Keluarga.
Salam
Ria
Jawab:
Dear Ria, selamat lebaran juga.
Hm.. allergy memang tdk mematikan tapi sangat mengurangi kualitas hidup. Jika gatal-gatal tadi idberi obat anti alergi dan sembuh, maka memang kemungkinan besar itu adalah alergi. Apakah Mbak Ria sudah pernah test kulit untuk memastikan alergen penyebabnya? Jika diketahui pasti penyebabnya, tentu bisa dihindari sedapatnya. Penggunaan steroid jangka panjang memang tidak bagus, mbak… terutama untuk sediaan oral. Moonface, hipertensi, kenaikan kadar gula, osteoporosis, adalah beberapa di antaranya. Kalau sediaan topikal juga mungkin lama-lama kulit bisa jadi tipis. Hm, salah satu alternatif adalah melakukan desensitisasi atau imunotherapy, yaitu tubuh dipapari alergen dengan dosis sedikit2 sampai tubuh tidak lagi memberikan reaksi alergi. Tapi ini biasanya butuh waktu lama dan biaya besar, serta komitmen untuk menjalani secara teratur. Obat yang paling efektif sejauh ini memang golongan steroid. Ada juga golongan obat penekan sistem imun lainnya, tapi efek sampingnya juga tidak kecil.
demikian, semoga bermanfaat.
Salam
Salut, bu.
Semoga bisa terus menghasilkan penelitian-penelitian yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat banyak.
Amin.
Jawab:
terimakasih
Assalamu’alaikum
Bu, neurobion injeksi pada leaflet diberikan i.m tapi pada prakteknya digunakan per drip infus. Bolehkah?
Jawab:
Boleh saja, Mbak, Neurobion bisa diberikan im maupun iv, tdk masalah. tapi tentu perlu diperhatikan dosisnya.
Waduh penelitiannya buanyak ya….
Saya tertarik dengan adanya pengilmiahan obat-obatan tradisional. Dulu tugas akhir S1 saya tentang Efektivitas dekok sirih (Piper betle) kuning dan hijau dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans.
Puskesmas Mojoagung sendiri saat ini sedang mengembangkan Poli pengobatan alternatif akupuntur dan herbal. Untuk herbal kami beberapa tanaman sudah menanam sendiri. Beberapa waktu yang lalu kami juga sempat studi banding ke RSUD dr. Soetmo Surabaya di Poli Terapi Alternatif.
Kalau ibu tidak keberatan, mohon abstak dari hasil penelitian itu dipublikasikan di blog ini, biar bisa bermanfaat dan banyak yang membaca.
Terima kasih
Jawab:
terimakasih atensinya. Iya, nih..belum sempat upload-kan. Nanti deh, kalau dah sempat dan ingat.