Dear kawan,
Di sela-sela persiapanku menuju Melbourne esok pagi, malam ini aku membaca e-mail dari seorang kawan, yang mengingatkan adanya kejadian “kartu nama beracun”….. Wah, kalau urusannya sama obat, indera laba-labaku berdencing hehe.. kaya Spiderman aja…. Jadi penasaran dan pengen tau…..
Isi e-mail selengkapnya seperti ini:
Seorang pria menghampiri seorang wanita yang sedang mengisi bensin dan menawarkan jasanya sebagai pengecat serta memberikan kartu namanya. Wanita itu menolaknya namun menerima kartu nama tersebut karena sopan santun. Pria tersebut kemudian masuk ke sebuah mobil yang dikemudikan pria lain. Pada saat wanita itu meninggalkan Pompa Bensin, dia melihat bahwa pria tersebut juga meninggalkan pompa bensin tersebut pada saat yang bersamaan. Hampir seketika, wanita tersebut merasa pusing dan kesulitan untuk bernapas. Dia mencoba untuk membuka jendela mobil dan kemudian menyadari bahwa bau tersebut berasal dari tangannya. Tangan yang sama dengan tangan yang ia gunakan pada saat menerima kartu nama dari pria di Pom Bensin tersebut. Wanita tersebut menyadari bahwa pria di pom bensin tersebut berada tepat dibelakang mobilnya dan ia merasa harus melakukan sesuatu pada saat itu juga. Wanita itu kemudian menepi ke jalan masuk rumah yang pertama ia temui dan memencet klakson mobilnya berulang-ulang untuk meminta tolong. Laki-laki yang membuntuti wanita tersebut kemudian melarikan diri tapi wanita tersebut masih merasa sangat pusing setelah beberapa menit sampai akhirnya dia dapat bernapas dengan normal. Sepertinya ada sesuatu yang terdapat pada kartu nama tersebut yang dapat menyakitinya. Obat ini disebut dengan “Burun Danga” dan ini digunakan oleh orang yang ingin melumpuhkan korbannya untuk mencuri dari korban tersebut atau memanfaatkannya. Obat ini empat kali lipat lebih ampuh dari ate rape drug (sorry ga ketemu terjemahan yang pas) dan dapat ditransfer kepada korban dengan sebuah kartu yang sederhana. Jadi harap untuk memperhatikan hal ini dan jangan menerima kartu pada saat anda sendiri atau di jalanan. Ini juga berlaku untuk orang yang tak dikenal yang datang ke rumah anda dan memberikan kartu nama pada saat menawarkan jasa mereka. Mohon kirim e-mail ini untuk memperingati semua wanita, atau bahkan pria yang anda kenal.
Nah, segera aku mencoba mencari informasi dengan keyword ”burundanga”… terus terang itu merupakan kata asing bagiku. Ternyata aku banyak menjumpai e-mail serupa dengan berbagai versi cerita. There must be something wrong nih…… is that true??
Apakah Burundanga?

tanaman penghasil burundanga
Burundanga adalah nama jalanan dari obat yang disebut scopolamine (skopolamin). Skopolamin sendiri berasal dari ekstrak tanaman Datura, Brugmansia species, dan Duboisia species. Temasuk keluarga terong-terongan dengan bunga berbentuk terompet. Ia merupakan komponen aktif dari tinctura Beladona, suatu obat jaman dulu, yang sering digunakan untuk anti kram usus dan obat asma. Skopolamin pertama kali diisolasi oleh saintis Jerman. Senyawa ini bekerja sebagai antagonis reseptor asetilkolin muskarinik, dan dulu banyak dipakai secara medis untuk anti mabuk perjalanan, mual muntah, anti kram perut, dan obat asma. Ia digunakan dalam dosis kecil (satuan miligram). Jika digunakan dalam dosis yang cukup besar, ia dapat menyebabkan efek delirium, semacam bingung, disorientasi, kehilangan memori, dan halusinasi.
Bagaimana penggunaan burundanga?
Di Amerika Selatan, terutama Columbia, burundanga digunakan untuk memicu kondisi “trance” pada sebuah acara ritual setempat. Laporan bahwa obat ini digunakan untuk aktivitas kriminal pertama kali ditemui di Columbia pada tahun 1980an. Menurut sebuah artikel dari Wall Street Journal tahun 1995, sejumlah kegiatan kriminal yang menggunakan burundanga meluas pada tahun 1990an. Skenario umumnya adalah seseorang ditawari minuman yang sudah diberi serbuk skopolamin ini. Tau-tau koban dijumpai telah berjalan bermil-mil tanpa mengenal atau teringat apa-apa. Umumnya korban telah kehilangan hartanya, baik uang, perhiasan, atau mobil, dll. Selain dimasukkan dalam minuman, korban bisa juga dipaksa menghirup, atau ditaburi mukanya sehingga ia terpapar dengan senyawa tersebut. Bisa juga terjadi kejahatan seksual, di mana korban (wanita) selain dipreteli perhiasannya, juga diperkotek-kotek….
Kembali kepada e-mail tadi, apakah cerita dalam e-mail itu benar?
Benarkah burundanga memang biasa dipakai untuk kejahatan di Amerika Latin? Jawabnya ya. Wall Street Journal tahun 1995 melaporkan bahwa penggunaan burundanga untuk kriminal cukup meningkat di AS yang dilakukan oleh para imigran asal Kolumbia. Bahkan ada semacam “warning” bagi orang-orang yang akan melancong ke Kolumbia, supaya hati-hati akan adanya kejahatan dengan modus operandi penggunaan burundanga ini.
Namun ada beberapa hal yang menyebabkan cerita di atas agak meragukan…….

serbuk burundanga
Pertama, disebutkan bahwa wanita tadi segera mengalami pusing dan kesulitan bernafas segera setelah memegang kartu nama tersebut. Ini agak aneh, karena burundanga harus terhirup atau tertelan untuk bisa menghasilkan efek. Kalaupun melalui kontak secara topikal (lewat tangan yang memgang kartu nama), butuh waktu lama untuk bisa menghasilkan efek.
Kedua, korban disebutkan mencium bau yang berasal dari tangan yang memegang kartu nama tersebut. Ini juga agak tidak masuk akal karena burundanga itu tidak berasa dan tidak berbau.
Begitulah kawan, yang bisa kutuliskan tentang penjelasan rumor tentang burundanga……
Anyway, terimakasih atas kepedulian teman-teman yang telah menyebarkan e-mail tesebut untuk mengingatkan teman-temannya. Namun dalam beberapa hal memang perlu ada kekritisan ketika menerima suatu informasi.
Namun demikian, walaupun cerita dalam e-mail tadi meragukan, ada baiknya tetap waspada, karena kejahatan ada di mana-mana dengan berbagai modus operandinya. Tapi juga tidak usah terlalu paranoid, kita punya pelindung yang Maha Kuat…. Jika kita selalu berserah diri dan memohon, Insya Allah Dia akan melindungi kita dari kejahatan mahlukNya. Amien.


Belum lama ini terdengar berita lumayan mengejutkan bahwa beberapa produk kosmetika, beberapa diantaranya cukup terkenal, ditarik dari peredaran oleh Badan POM. Sebuah tindakan yang penuh kehati-hatian terhadap adanya senyawa-senyawa pada kosmetika tersebut yang dikuatirkan dapat menyebabkan risiko kesehatan pada konsumen. Berdasarkan PUBLIC WARNING / PERINGATAN dari Badan POM Nomor : KH.00.01.43.2503 tanggal : 11 JUNI 2009, beberapa senyawa berbahaya yang dijumpai dalam kosmetika antara lain adalah :
Dekstrometorfan (DMP) adalah suatu obat penekan batuk (anti tusif) yang dapat diperoleh secara bebas, dan banyak dijumpai pada sediaan obat batuk maupun flu. Dosis dewasa adalah 15-30 mg, diminum 3-4 kali sehari. Efek anti batuknya bisa bertahan 5-6 jam setelah penggunaan per-oral. Jika digunakan sesuai aturan, jarang menimbulkan efek samping yang berarti.
komentar