Rhinitis alergi dan pengembangan obat herbal untuk alergi

2 12 2010

Dear kawan,

Paparan alergen dapat memicu rhinitis alergi

Pernah ngga kalian bersin-bersin dengan hidung meler ketika menghirup sesuatu misalnya debu, serbuk sari, atau bulu binatang? Kemudian mungkin hidung dan mata terasa gatal? Hidung buntet? Mata berair? Kalau iya, mungkin Anda menderita rhinitis alergi. Apa itu rhinitis alergi? Tulisan di bawah ini membahas tentang rhinitis alergi.

Apa itu rhinitis alergi?

 Rhinitis berasal dari kata “rhino” yang artinya hidung, dan “itis” yang artinya peradangan. Jadi rhinitis adalah gangguan peradangan pada selaput mukosa/lendir hidung. Sedangkan alergi adalah penyebabnya. Jadi rhinitis alergi adalah peradangan selaput lendir hidung karena alergi. Istilah lainnya dalam bahasa Inggris adalah “hay fever”. Apa ada rhinitis yang bukan karena alergi? Ya, ada. Rhinitis bisa juga disebabkan karena hipersensitivitas saraf-saraf di sekitar hidung, misalnya terhadap perubahan cuaca, perubahan kelembaban udara, dll. Rhinitis jenis ini disebut rhinitis vasomotor. Rhinitis jenis ini tidak mempan diobati dengan obat anti alergi.

 Apa yang terjadi pada rhinitis alergi?

 Rhinitis alergi diawali dengan proses alergi, di mana ketika seseorang secara tidak sengaja menghirup suatu alergen (misalnya serbuk sari bunga, debu, jamur, bulu, dll), maka tubuh akan berespon menghasilkan senyawa kimia yang disebut histamin dari sel mast. Histamin akan beraksi pada reseptornya yang berada di saluran nafas (hidung) dan sekitarnya, menyebabkan gejala-gejala seperti tersebut di atas.

Apakah rhinitis alergi bersifat menurun? Hm…. sifat alergi sendiri bersifat menurun. Tetapi jenis alergi yang diturunkan bisa bervariasi. Seorang dengan rhinitis alergi mungkin akan memiliki anak dengan alergi kulit (eksim), atau asma, atau alergi yang lain.

Bagaimana mengetahui apakah kita alergi atau tidak?

Seorang dengan riwayat alergi mungkin bisa mengidentifikasi kapan atau pada kondisi apa ia mengalami reaksi alergi. Umumnya ketika diperiksakan ke dokter, dokter akan menanyakan apakah ada riwayat alergi keluarga, macam alergi yang dialami, dan macam alergen yang diketahui. Selain itu, untuk memastikan apakah seseorang benar menderita alergi, akan disarankan pemeriksaan dengan skin test. Skin test adalah suatu uji dengan menyuntikkan di bawah kulit atau menggoreskan beberapa jenis alergen pada kulit. Biasanya dilakukan pada kulit lengan bawah atau punggung (untuk anak-anak). Kemudian diperiksa apakah pasien memberikan respon positif terhadap alergen tertentu. Dari test itu, sekaligus bisa dipastikan macam alergen yang sensitif bagi pasien. Jika dokter menentukan bahwa Anda tidak dapat menjalani tes kulit, tes darah tertentu juga dapat membantu diagnosis. Tes ini mengukur tingkat zat tertentu yang terkait dengan alergi, yang disebut imunoglobulin E (IgE). Hitung darah lengkap (Complete Blood Count), khususnya jumlah eosinofil, juga dapat membantu mengungkapkan ada-tidaknya alergi.

Apa pengobatannya?

Pengobatan terbaik adalah untuk menghindari alergen. Mungkin tidak bisa untuk sepenuhnya menghindari semua alergen yang memicu, tapi setidaknya kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi paparan alergen. Selain menghindari alergen, ada berbagai obat tersedia untuk mengobati rhinitis alergi. Obat mana yang diresepkan dokter tergantung pada jenis dan beratnya gejala, usia, dan apakah ada kondisi medis lain (seperti asma). Obat-obat untuk rhinitis alergi antara lain adalah:

Antihistamin

Antihistamin bekerja dengan baik untuk mengobati gejala alergi, terutama bila gejala tidak sering terjadi atau tidak berlangsung lama. Antihistamin terdapat dalam berbagai jenis dan merk, dan dapat digolongkan menjadi antihistamin generasi pertama dan kedua. Antihistamin generasi pertama contohnya CTM, prometazin, difenhidramin, mepiramin, yang bersifat sedatif (menyebabkan kantuk). Obat-obat ini bisa dibeli tanpa resep, dan dapat digunakan untuk gejala ringan sampai sedang. Pemberian obat golongan ini perlu dipertimbangkan jika pasien harus berada dalam keadaan waspada/terjaga, misalnya anak-anak yang harus belajar di sekolah, atau orang yang bekerja sebagai sopir atau menjalankan mesin, karena obat-obat ini bisa mengganggu pekerjaannya dengan sifatnya yang membuat kantuk. Antihistamin yang lebih baru, yang digolongkan generasi kedua, relatif tidak menyebabkan kantuk, atau sedikit menyebabkan kantuk. Beberapa ada yang bisa dibeli bebas, sebagian ada yang harus dibeli dengan resep dokter. Contoh obat-obat golongan ini antara lain fexofenadine, terfenadin, setirizin, loratadin, desloratadin, dll, dengan berbagai nama paten. Ada pula antihistamin dalam bentuk semprot hidung, yang berisi azelastin.

Kortikosteroid

Untuk rhinitis alergi yang berat, kadang diperlukan lebih dari antihistamin, yaitu obat golongan kortikosteroid. Kortikosteroid dalam bentuk semprotan hidung merupakan pengobatan yang paling efektif untuk rhinitis alergi. Obat ini digunakan dalam jangka panjang untuk mencegah kekambuhan, tetapi juga dapat digunakan untuk jangka waktu yang lebih singkat. Banyak merek yang tersedia, dan cukup aman untuk anak-anak dan orang dewasa.

Dekongestan

Dekongestan adalah golongan obat untuk mengatasi gejala-gejala seperti hidung tersumbat. Obat ini terdapat dalam bentuk semprotan hidung, misalnya adalah nafazolin, tetrahidrozolin, oksimetazolin, dll, tetapi sebaiknya tidak digunakan lebih dari 3 hari. Hati-hati dengan semprotan hidung yang mengandung pengawet benzalkonium klorida, karena dapat memperburuk gejala. Dekongestan oral yang bersifat sistemik juga bisa digunakan, seperti fenilefrin, pseudoefedrin, atau fenilpropanolamin.

Imunoterapi

Jika obat-obat tadi sifatnya hanya mengurangi gejala (tidak bisa menghilangkan sama sekali sifat alerginya), maka imunoterapi adalah pengobatan yang bersifat menghilangkan sifat sensitivitas tubuh terhadap alergen. Caranya, tubuh disuntik dengan larutan alergen secara teratur dengan dosis yang makin meningkat, sampai tubuh bisa beradaptasi terhadap alergen dan tidak lagi memberikan respon alergi. Namun terapi semacam ini membutuhkan komitmen yang tinggi, karena memerlukan waktu yang panjang, ketekunan menjalani terapi, dan biaya yang cukup besar.

Apakah ada obat anti alergi berbasis herbal?

Nah, kawan…… inilah yang sekarang sedang aku lakukan, yaitu mencoba mengembangkan formulasi obat berbasis bahan alam sebagai obat anti alergi. Beberapa tanaman obat diketahui memiliki efek sebagai stabilizer sel mast dalam penapisan secara in vitro, dan memiliki potensi untuk dikembangkan. Salah satunya adalah tanaman legundi (Vitex trifolia L). Daun legundi banyak dijumpai dalam komponen jamu tradisional untuk asma. Penelitian membuktikan bahwa ekstrak daun legundi memiliki aktivitas menghambat kontraksi trakea yang diinduksi histamin pada metode organ terisolasi. Secara in vitro, ekstrak daun legundi juga berefek menekan pelepasan histamin menggunakan suatu model sel mast. Uji-uji preklinik telah mendukung suatu dugaan kuat bahwa daun legundi memiliki sekaligus efek anti-histamin dan stabilisasi sel mast. Untuk itu, sangat menarik untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi obat alternatif maupun suplemen terapi standar bagi penatalaksanaan penyakit alergi. Penggunaan kombinasi antara dua ekstrak tanaman dapat memberikan efek sinergistik yang menguntungkan. Pada penelitianku, ekstrak daun legundi dikombinasikan dengan ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dengan komponen utamanya kurkumin. Kurkumin, merupakan senyawa aktif yang terdapat pada Curcuma sp. yang mempunyai efek sebagai anti radang dan anti alergi. Karena itu, pada penelitian ini dikembangkan formulasi dan uji klinik terhadap kombinasi dua ekstrak herba, yaitu ekstrak daun legundi dan ekstrak rimpang temulawak sebagai fitofarmaka untuk anti alergi dan asma. Penelitian pendahuluan melaporkan bahwa kombinasi ekstrak daun legundi dan rimpang temulawak dapat menekan reaksi alergi dan efek antihistamin.

Kali ini, aku bekerja sama dengan PT Soho Industri Pharmasi yang merupakan industri farmasi nasional yang banyak bergerak dalam pengembangan obat herbal, antara lain adalah produk Curcuma Plus, Diapet, dll. Jadi jangan kuatir, nanti ekstraknya sudah dikemas secara modern dalam bentuk kapsul oleh PT Soho ini.

Nah, kawan….. uji klinik fase I untuk memastikan keamanan senyawa uji pada manusia sudah dilakukan, dan alhamdulillah, sudah diperoleh kisaran dosis yang aman. Saat ini, aku akan melakukan uji klinik terbatas (fase II) menggunakan sukarelawan pasien rhinitis alergi. Untuk itu, aku mengundang kawan-kawan, terutama yang berdomisili di Yogyakarta (utk kemudahan teknisnya), yang mengidap rhinitis alergi, usia 18-50 tahun, untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Nanti Anda akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sebelum dan sesudah mendapatkan obat alam ini, skin test gratis, dan insentif selayaknya. Syukur nanti jika memperoleh kesembuhan juga, dan Anda telah berkontribusi dalam pengembangan obat alam Indonesia…hehe.. Buat kawan-kawan yang tertarik, silakan bisa kontak secara langsung padaku melalui e-mail (ikawati@yahoo.com), atau melalui inbox di akun Face Book-ku. Tolong sebutkan no HP yang bisa dihubungi supaya kami bisa menindaklanjuti.

Gitu dulu ya, kawan…. sekedar pencerahan tentang alergi, sekaligus pengumuman rekrutmen probandus/subyek penelitian….. Makasih atas perhatiannya. Ditunggu partisipasinya yaaa……


Tindakan

Information

34 tanggapan

2 02 2012
zaenur rokhim

aku tertarik tuk jadi sukarelawan pasien rhinitis alergi,tp aku ragu apa aku mengidap rhinitis alergi ato sinusitis ya sebab dah mulai mei 2004 kini belum sembuh dan diaknosa dokter ada yg bilang rhinitis ada yg bilang sinusitis,no.hpku 085276557230

jawab:
mohon maaf, penelitiannya sudah selesai, jadi sudah tidak memerlukan sukarelawan lagi. terimakasih perhatiannya, ya

1 02 2012
luluk kholisoh

saya sudah lama mengidap alergi rinitis yang muncul manakala kondisi tidak fit, sedang haid atau terlalu banyak hal yang difikirkan. saat ini saya sedang tinggal di jogja, apakah saya masih bisa menjadi sukarelawan untuk dijadikan percontohan setelah membaca artikel saudara? terim kasih

jawab:
mohon maaf, penelitiannya sudah selesai. terimakasih atensinya, ya

29 12 2011
Farid Hamdja

assalamualaikum bu

salam kenal bu zulies,,
saya farid 23 tahun , saya membaca artikel tentang rinitis di blog ibu, sya merasa tertarik dan sangat berharap ibu bermurah hati untuk menolong sya,, krna belakang ini saya merasa sangat menderita karena penyakit,, dan sedikit merasa putus asa..
ijin kan saya bercerita bu,,
skitar sebulan lalu saya mondar mandir UGD ( 3 kali dlam seminggu ) karena sya sering merasakan “serangan” penyakit yang sya derita,
dengan gejala :
- sensasi sperti tercekik,
- sesak
- hrus slalu mencari posisi yang enak ( gelisah )
- pusing
dan terakhir yang terburuk ketika saya menghirup asap dari sampah yang dibakar dibelakang rumah,
akan tetapi dokter mengatakan sistem pernapasan sya baik,dn tdk ad msalah, mengapa saya katakan ” serangan” ?? karena dtang hanya dalam waktu trtntu, klo tidak terserang penyakit itu sya merasa sehat walafiat, namun karena seringnya sya terserang penykit tersebut sya mengalami pusing di belakang kepala dan tegang leher, serta tekanan darah tinggi ( mungkin karena stres tidak kunjung mengetahui ap sebenernya sakit yg saya idap )
singkat cerita…
sya berangkat ke jkarta untuk berobat krna kebetulan orang tua saya berdomisili di jkrta, stelah dilakukan endoskopi dokter mengatakan saya mengalami pembengkakan konka hidung yang menutup jalur pernapasan sya, dan dilakukan operasi pda tanggal 31 november 2011,akan tetapi stelah dioperasi sya masi sering terserang sesak sperti kemarin namun efeknya tidak sedahsyat dulu, entah pemicunya ap.
skrg kondisi hidung saya yg disebelah kanan terasa plong dan lancar, yang di sebelah kiri masi sperti tersumbat nyeri dan berbau,.brusan saya membersihkan perabotan dan terserang sesak pusing dan tegang dileher,dengan asumsi banyak menghirup debu pertanyaan sya :

-apakah saya menderita rinitis??karena saya sering merasa geli di hidung ketika terserang sesak.
-apakah rhinitis efeknya bsa seburuk itu??
-apakah benar pembengkakan konka hidung bisa memperburuk??
-apakah rhinitis hanya bsa dideteksi dengan skin test??
-sya di kasi obat
skian bu,, mohon maaf kalo kepanjangan, dan banyak nanya,,kami bersyukur masi ada org yang mw membgi ilmunya seperti ibu, mudah2an allah memberi balasan yang setimpal

wasalamualaikum

Jawab:
Untuk kepastian pnyakitnya, mestinya dokter yang lebih bisa mendiagnosanya. Jika perlu, bisa dimintakan second opinion pada dokter lainnya. Saya sarankan untuk melakukan skin test juga untuk memastikan apakah Anda alergi terhdap senyawa tertentu. Kemungkinan anda mengalami rhinitis, yang diperberat dengan pembengkakan pada konka hidung. Rhinitis bisa juga disebabkan oleh penyebab non-alergi, karena itu perlu dilakukan pemeriksaan yang teliti supaya nanti pengobatannya sesuai. (saya juga sudah menjawab melalui e-mail). Semoga bisa membantu.

24 12 2011
sri hartati

dulu saya tidak pernah bersin2.tapi setelah saya melahirkan anak kedua saya mulai bersin?dan sekarang suda hampir 3thn sy menderita bersin2 dan sekarang bukan hanya bersin saja tapi batuk? Dan sesak nafas.saya sudah sering berobat ke dokter THT.ya hasilnya begitulah setelah habis obat kambuh lagi.kira kira obt apa yg dapat saya pakai untuk penyakt.saya ini. Mohn balasan nya. terimakasih

Jawab:
apakah Anda punya riwayat alergi atau riwayat keluarga alergi? Saya sarankan sebaiknya dilakukan skin test untuk memastikan apakah Anda alergi atau tidak, dan alergi terhadap apa. Jika sudah diketahui, Anda bisa melakukan penghindaran terhadap penyebab alerginya tadi supaya tidak mudah kambuh lagi. Selama masih sering terkena paparan alergen ya akan kambuh berulang-ulang.

5 12 2011
dedi

terimakasih y bu zullies atas semua infonya…

29 11 2011
dedi

apakah obat semprot hidung ( saya diberi Avamys ) aman digunakan secara terus menerus?

Jawab;
Secara umum aman, karena efeknya hanya lokal. tetapi kadang ada respon individual yang berbeda, maka tetap perlu hati-hati menggunakannya.

21 11 2011
Maman Abdurahman

Saya sering mendadak bersin-bersin lebih dari 10 kali dalam satu waktu,sampai kini belum tahu penyebabnya….masalahnya sering diiringi gatal pada mata, lendir di hidung bahkan sering jadi sesak nafas…Gimana cara mengobatinya nih….?
Gejala ini udah lama (menahun)…

Jawab:
Kemungkinan itu karena rhinitis alergi, sebaiknya pakai antihistamin..

29 10 2011
jems

tks banyak atas infonya, mudah2an obat herbalnya cepet kelar, saya salah satu orang yang sangat menantikannya, sudah lumayan tersiksa dengan perubahan cuaca dan makanan tertentu, sampai saya di vonis rhinosinusitis kronik dan cephalgia kronik…. sepertinya pasangan sejati bagi hidup saya, jika alergi rhinitis kambuh makan cephalgia pun ikut2an nimbrung, tapi untuk menyembuhkan kedua penyakit itu selama ini cukup dengan obat anti alergi…..

13 10 2011
Sis

tank’s infonya mbak ,saya menderita rhinitis alergi sudah 12 th sudah banyak berobat ke dokter tht di semua rs di jakarta bahkan sudah berobat ke hembing rutin 8 bulan (Akupuntur & ramuan Herbal) juga suntik vit c semua bersifat sementara selama minum obat dokter atau herbal sembuh,kalau tidak minum kambuh lagi.saya seneng betul baca artikelnya.saya tunggu obatnya yach….mudah2 bisa sembuhin penyakit saya ini…

10 09 2011
Edison

Trims buat infonya mbak, saya sudah lama menderita alergi rhinitis, hampir setiap hari bersin bahkan meler, tenggorokan dan mata sering gatal. Setidaknya dua kali dalam setahun saya tidak bisa bekerja ketika efek alergi terlalu berat. Alergi yg satu cukup menyiksa, belanja di supermarket ngga jadi deh kalau petugas meminta jaket dilepas :(

Saya sangat gembira mengetahui ada pengobatan yang sedang dikembangkan, bagaimana perkembangannya mbak… apakah masih membutuhkan sukaraelawan untuk pengujian obatnya?

28 08 2011
iwan

mba, obatnya udah beredar belon ya? bosen bersin2 nih

jawab:
belum je…. masih dalam proses..

13 08 2011
ummu fadhilah

bu, suami saya dulu pernah jadi probandus di penelitian ibu. Alhamdulillah setelah menjalani skin test jadi ketahuan alerginya apa saja. Suami saya punya beberapa masalah. pertanyaan saya :

1. dari hasil test, suami saya ternyata alergi teh. pantesan hampir setiap habis minum teh, punggunya gatal dan sedikit bentol2. sebenarnya zat apakah yang terkandung dalam teh yang bisa bikin alergi?
2. Suami saya juga alergi dingin dan debu, jadi hampir setiap selesai wudhu untuk shalat shubuh atau bila membantu saya membersihkan rumah selalu meler, jadi dalam seminggu hampir selalu minum antihistamin n dekongestan, sebab kalau gak gitu, bisa2 gak berangkat kerja. apa efeknya bila mengkonsumsi obat2 tersebut dalam jangka waktu lama?
3 .berapa lama terapi desensitisasi dilakukan? apakah bisa sembuh total dari alergi?? yang melakukan dokter spesialis apa ya bu? n kira2 berapa biaya yang diperlukan untuk terapi tersebut?
4 .berapa % kemungkinan alergi diturunkan oleh ayah yang mengidap alergi, tapi ibunya tidak? apakah ada perbedaan persentase bila anaknya laki2 atau perempuan?
5. Suami saya juga alergi sea food dan olahannya, tapi bukan gatal2 seperti yang terjadi pada umumnya. namun mual n muntah. jadi meskipun dimulut terasa enak tapi bila sudah ditelan, gak sampai nunggu 5 menit akan keluar lagi. kalau alergi seperti itu, obatnya apa ya bu?

terima kasih atas jawaban ibu. Semoga Allah memberikan balasan dengan yang lebih baik. Amin.

Jawab:
Terimakasih atas atensinya, bu. terimakasih juga untuk suami yg sdh bersedia menjadi probandus.
Langsung saja saya coba jawab pertanyaan ibu ya..
1. Alergi teh :..hmm, terus terang saya belum tau persis bagian mana dari teh yg menimbulkan alergi pada suami Anda, bisa saja tanin-nya, atau bahan2 lain yg ditambahkan dalam proses pengolahannya.
2. Menggunakan obat dalam jangka waktu lama, terutama jika digunakan secara sistemik, memang bisa berefek samping, walaupun dalam kadar yg bervariasi. Saya sarankan coba dengan penggunaan obat semprot hidung yg efeknya lebih lokal utk rhinitis alerginya. Tapi kalau alergi yg lainnya memang kalau sifatnya sistemik (di seluruh tubuh) memerlukan pengobatan sistemik juga. Susahnya, kayaknya suami Anda alergennya rombongan yaa…. cukup banyak..
3. Saya kira terapi desensitisasi bisa dicoba. Berapa lamanya tergantung hasilnya, bisa sampai berbulan-bulan atau setahun. Ibu bisa mencoba di RS Sardjito menanyakan tentang terapi ini. Dokternya tergantung pada alerginya. Kalau rhinitis alergi, bisa ditanyakan ke dokter spesialis THT. Biayanya saya tidak tau persis.
4. Ya kemungkinannya bisa sampai 50%… kayaknya sih tidak ada perbedaan gender dalam penurunan sifat alergi..
5. Alergi apapun sebenernya obat utamanya sama, yaitu anti histamin. Hanya saja pada alergi di tempat tertentu bisa ditambah obat lain sesuai kebutuhan. Untuk alergi yg manifestasinya mual dan muntah, kadang ada yg menambahkan dengan antimual. Kalau memang suami Anda alergi thd seafood dan ingin sekali menikmatinya, mungkin bisa mencoba minum obat antihistamin dulu sebelum makan seafood. Tapi saya tdk bisa menjamin apakah bisa terhindar sama sekali atau tdk dari reaksi alerginya. Tapi boleh dicoba.
demikian, ibu, semoga bermanfaat.

21 06 2011
dedi

obat semprot yg mengandung kortikosteroid namanya apa aja bu?

jawab:
Ada Flixonase (isinya fluticason propionat), atau Avamys (fluticason furoat)

17 06 2011
dedi

nama obat semprot hidung yang mengandung kortikosteroid apa y bu? trus kalo dipake secara kontinyu baik apa gak?

jawab:
Ada bbrp merk, Mas…. ngga enak deh nyebut merk di sini. Saya kira masih cukup aman untuk dipakai kontinyu, sesuai dengan aturan pakainya. Utk rhinitis yang persisten, memang itu salah satu obat pilihannya.

15 06 2011
deedee

mba, saya terserang flu & diberi zentra oleh suster di klinik kantor. sebenarnya zentra itu obat untuk flu atau untuk alergi yah?

Jawab:
Zentra itu isinya triprolidin dan pseudoefedrin. Triprolidin adalah sejenis obat anti alergi, sedangkan pseudoefedrin adalah semacam pelega hidung tersumbat. Jadi bisa untuk flu (hidung tersumbat), apalagi jika itu disebabkan oleh alergi.

10 06 2011
pranajaya

Siang mbak,
Anak saya 4 tahun, mulai timbul gejalan rinitis alergi (hidung berlendir terus sudah 4 bulan), setrizin, ozen sudah dicoba, tapi tidak ada pengaruh,
obat herbalnya apa mbak? apakah sudah keluar merk paten-nya? apa namanya?
Matur suwun

jawab:
belum keluar merk patennya, je…. masih dalam penelitian..

6 06 2011
OnlYurin

Saya bingung alergi atau tdk ..
Soalx kalau saya hisap debu sy psti akan flu berat ..
Tpi, mnrt sy org dmn2 jg akan flu ataupun bersin klo terkena debu .. Jdi sebnrx klo flu krn menghirup debu i2 alergi atau bukan yaa ??

jawab:
Mungkin saja Anda memang ada alergi. Tidak semua orang jika terkena debu pasti menjadi flu atau bersin, kecuali yang sesnsitif. Flu sendiri bukan sekedar karena debu, tapi umumnya ada infeksi virus. Kalau mau lebih mantap utk memastikan alergi atau tidak, bisa dilakukan skin test saja…

24 04 2011
Rahman di kendari

Mba sy sering bersin klau bangun tidur trus bersin nya membuat sy sesak napas tlng cara mengobatinya ya trms….

Jawab:
mungkin Anda punya alergi tertentu ya… coba dengan obat antihistamin dulu, apakah bisa mengurangi bersinnya.

15 04 2011
anfa

mbak………mekanisme kerja antihistamin gimana ya…??bisa dijelaskan secara lengkap cz q tahunya cuma menghambat reseptor”nya.makasih

Jawab:
Obat antihistamin memang mekanismenya menghambat reseptor histamin. Dengan terhambatnya histamin berikatan dengan reseptornya, maka histamin tidak dapat melakukan aksinya. Aktivitas histamin antara lain adalah menyebabkan gatal, pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi), menciutkan bronkus (saluran nafas), memicu sekresi asam lambung, dll. Gitu ajah.. semoga bisa menambah wawasan..

19 02 2011
SONY

Mba. maksudnya ditantang itu seperti gmana ya?? apa disuintikan dengan obat atau pa..?? soalnya saya phobia suntikan mba.. saya takut disuntik.. terakhir disuntik saya waktu TK mba.. itupun disuntik jari untuk tes gol darah hehehe…
oya aku dikasih obat zentra tapi obat itu bukanya nyembuhin malah membuat aku ngantuk ga ketulungan,, kalo ditidurin sih pasti sembuh mba.. aku pengenya obat yang ga ngeganggu aktivitas aku. sekarang kalo aku kambuh pagi2 udah sampe malam aku ga bisa ngapa2in mba huff cape mba ngatasinya.. hehehe

Jawab:
ditantang itu artinya dipaparkan dengan alergen, biasanya digoreskan saja (bukan disuntik, jangan kuatir), untuk memastikan macam alerginya dengan uji yang namanya skin test. Obat anti alergi memang biasanya bikin ngantuk… Anda bisa minta ke dokter atau apoteker di apotek obat anti alergi yg tidak bikin ngantuk, supaya tdk ganggu aktivitas.

18 02 2011
dian ina moee

mb saya yg kmrn jd probandus..
koq satelah b’henti mnum obat gejala alerginya malah tambah g karuan??
memang selama mnum obat gejala b’kurang tp hidung msh t’sumbat c..
ltrz kalo kakak saya jg kmungkinan rhinitis ap msh bs jd probandus??
trmakasih

Jawab:
Terimakasih atas partisipasinya, ya. Memang respon masing-masing orang berbeda terhadap suatu obat. Mungkin tubuh Anda sudah mulai beradaptasi dengan obat ini, sehingga ketika obat dihentikan gejala timbul lagi. Untuk kakak Anda, silakan menghubungi asisten peneliti saya yg kemarin menangani Anda.

31 01 2011
zufri apriandani

obatnya dah di produksi belum mba..

jawab:
Belum, mas, msh dalam proses penelitian. Doakan berhasil, sehingga akan diproduksi dalam skala besar. Sudah ada Industri farmasi yang akan memproduksinya.

28 01 2011
sony

Mba saya penderita alergi rhinitis,, baru aja saya periksa emang positif.. cuman hasil dari dokter masih kurang jelas tentang pengobatanya hanya disarankan untuk menghindari dari segala alergennya, saya pengen tanya apa alergi ini bisa sembuh total jadi saya tidak takut untuk menghadapi debu mba.. makasih.

Jawab:
Alergi memang sulit untuk sembuh total karena tubuh sensitif terhadap paparan zat tertentu dari luar. Cara yang terbaik adalah menghindari alergen. Ada satu cara untuk menyembuhkan, yaitu dengan terapi desensitisasi atau imunoterapi, yaitu tubuh “ditantang” dengan alergen sedikit demi sedikit (disuntikkan), sampai tubuh menjadi kebal atau toleran terhadap alergen tersebut.

8 01 2011
febria

thanks before.
saya py penyakit alergi debu, dingin serta terhadap makanan jenis tertentu. yang agak mengganggu adalah alergi debu, sering bersin-bersin. tanpa sadar sering menggosok2 hidung karena gatal. ketika dijogja sering mengkomsusi wedang jahe. alergi jarang muncul. pengin ikutan jadi probandus, gmn caranya?

jawab:
Anda berdomisili di mana, Mbak? silakan berikan nomer HP yang bisa dikontak, nanti kami hubungi untuk teknisnya.

5 01 2011
SISIL FIKARWIN

Ass. mb Zullies….salam kenal dari saya di medan.
Menarik bgt artikelnya memberikan byk info tentang alergi. Kebetulan sy dan 2 anak sy termsk penderita alergi. Makasih byk atas infonya……dan perbaharui terus ya mb info ttg alergi. Wslm

Jawab:
salam kenal kembali, Mbak. Semoga bermanfaat.

5 01 2011
virgonita

Mbak saya punya alergi.kalo kena debu, dingin, asap kendaraan dll selalu bersin-bersin.kadang2 malah sampai batuk.bisa g saya ikut pengobatan itu?aman tidak?trimakasih…

Jawab:
Untuk keamanannya, Insya Allah aman, karena sudah diujikan juga pada manusia. Tapi untuk keberhasilannya, inilah yang sedang diteliti. Jika benar tertarik, silakan kontak via japri dan memberikan nomor yg bisa dihubungi. Makasih

28 12 2010
NINGRUM

He he he tapi aku alergi bentol bentol di kulit dan gatal banget lokasi juga sekitar malang…….jauh banget ya

Jawab:
Wah, kalau jauh agak sulit teknisnya, mbak…

28 12 2010
NINGRUM

BU, SAYA BERSEDIA JADI SUBYEK PENELITIAN OBAT VERBAL

22 12 2010
yuedha

coba juga penelitian daun karuk , insya alloh di padukan sama legundi

5 12 2010
Dewi

Assallamualaikum wr wb

Mbk. saya sudah japri email mengenai Ibil anak saya. dia menderita sinusitis yang dipicu oleh alergi dingin , debu dll. sdh menggunakan obat semprot juga. sepertinya saluran pernafaysannya mulai penuh lendir dan polip lagi. saya tunggu jawaban dari mb. Ika.

Jawab:
oke, mbak. Nanti saya respon japri.

5 12 2010
aik

iyah buk.. nti kalo saya sakit rhinitis alergi saya lgs kontak ibu

4 12 2010
a

jazakakumullahu khairan bu. atas informasinya

4 12 2010
syamil seno

artikel yang bagus sekali bu.
Mohon ijin ngelink di artikel saya.
http://biofirioni.blogspot.com/2010/12/alergi-gejala-penyebab-dan.html

2 12 2010
bebekkuning

trima kasih info-nya ya mbak….saya ni sepertinya alergi debu…suka bersin2 dan kulit suka bentol2 & gatel kalo duduk di karpet :(

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 94 pengikut lainnya.