Dear kawan,
Kalau di sebuah iklan produk minuman kesehatan/jamu ada slogan, “Orang pintar, minum…… (thiit…diblok, entar dikira iklan), maka aku akan bilang, “Orang tolol minum metanol!!”. Bagaimana tidak? Baru-baru ini diberitakan bahwa sudah lebih dari 20 orang tewas karena menenggak minuman oplosan di Salatiga, dan puluhan bahkan ratusan lainnya perlu perawatan di RS. dan disebutkan bahwa miras maut itu berisi 99% metanol. (Update berita baru September 2010: Teknisi Sukhoi dari Rusia yang mati di Makassar ternyata juga mati karena nenggak metanol murni….. olala…. Tiada Vodka, spiritus-pun jadi rupanya).. Walah…….! Apa ya ngga mikir bahayanya? Kalau mau lebih “aman” sedikit, mending minum etanol, bukan metanol. Apa bedanya etanol dengan metanol? Tentang etanol (atau sering dikenal sebagai alkohol), sudah pernah aku bahas pada tulisan berjudul “ginseng mabur”… (silakan klik di sini). Tulisan kali ini akan difokuskan pada metanol saja.
Apa beda etanol dengan metanol?
Etanol dan metanol sebenernya masih bersaudara kandung, sama-sama golongan alkohol. Yang berbeda adalah rumus kimianya, jika etanol adalah C2H5OH, metanol berumuskan CH3OH. Dan tentu sifat-sifatnya juga ada perbedaan, walaupun juga banyak persamaannya. Etanol bisa diperoleh dari hasil fermentasi buah-buahan atau gandum, dll, dan banyak dikonsumsi sebagai minuman beralkohol seperti beer, wine, brandy, dll. Sedangkan metanol, umumnya bukan dikonsumi sebagai minuman, karena sifatnya yang lebih beracun, dan dipakai sebagai bahan bakar. Jika Anda lihat spiritus yg berwarna biru (ada yang pink ngga ya… hehe), itulah metanol. Diberi warna demikian supaya orang bisa membedakan dan tdk menggunakan secara salah.
Apa sih metanol itu?
Metanol merupakan cairan yang jernih, tidak berwarna, dan merupakan cairan yang mudah terbakar. Metanol dapat dibuat dengan mereaksikan hidrogen dengan karbon monoksida atau karbon dioksida. Sejarahnya, ia dibuat dari destilasi kayu, makanya disebut juga alkohol kayu. Metanol banyak dipakai pada industri sebagai starting material pembuatan berbagai bahan kimia, seperti formaldehid, asam asetat, metakrilat, etilen glikol, dll. Metanol juga banyak dipakai sebagai cairan pembersih kaca mobil, pembersih karburator, antibeku, toner mesin fotokopi, dan bahan bakar.
Apa bahayanya metanol bagi kesehatan?
Metanol sangat mudah diserap oleh tubuh melalui berbagai rute pemberian (oral, inhalasi, topikal, dll). Di dalam hati (liver), metanol akan dioksidasi menjadi formaldehid (formalin) dengan bantuan enzim alcohol dehydrogenase dan kemudian dimetabolisir lebih lanjut menjadi asam format oleh enzim formaldehid dehidrogenase. Perubahan dari formaldehid menjadi asam format sangat cepat, dengan waktu-paro selama 1-2 menit, sehingga tidak sampai terjadi akumulasi formaldehid dalam tubuh. Asam format selanjutnya dapat diubah menjadi 10-formiltetrahidrofolat yang dapat dimetabolisir lebih lanjut menjadi karbon dioksida sebagai upaya detoksifikasi dari tubuh. Kecepatan perubahan asam format menjadi metabolitnya tergantung ketersediaan tetrahidrofolat dalam hati. Namun demikian, waktu paruh asam format di dalam tubuh cukup panjang, yaitu sampai 20-24 jam. Asam format inilah yang akan menyebabkan berbagai efek toksik pada tubuh.
Ekskresi metanol dari tubuh relatif lambat, dengan waktu paruh (T1/2) selama 24 jam. Manusia lebih sensitif terhadap efek toksik metanol jika dibandingkan dengan hewan non primata. Keparahan toksisitas metanol lebih berkaitan dengan derajat kejadian metabolik asidosis ketimbang konsentrasi metanolnya. Hal ini karena ketoksikan metanol ditentukan oleh kecepatan pembentukan asam format dalam tubuh dan kemampuan hati untuk mendetoksifikasinya. Minum metanol, walaupun dalam jumlah sedikit, dapat berbahaya dan menyebabkan gangguan kesehatan serius, meliputi koma, kejang, dan kebutaan, bahkan kematian. Metanol juga toksik/beracun jika dihirup atau terkena mata, karena dapat merusak penglihatan.
Terdapat variasi signifikan pada manusia mengenai dosis toksik maupun dosis letal (yg menyebabkan kematian) akibat metanol. Sebuah studi menyebutkan bahwa dosis letal minimal adalah berkisar 300-1000 mg/kg BB. Ada lagi yang menyebutkan bahwa dosis letal akibat minum metanol adalah sekitar 15 ml metanol 40%. Ada lagi yang melaporkan osis letal sebesar 500 ml metanol 40%. Bayangkan deh dengan mereka yang minum metanol sampai kadar 99% !! Minum sedikitnya 4-10 mL metanol dapat menyebabkan kebutaan permanen.
Di bawah ini dipaparkan fase-fase efek toksik yang bisa terjadi akibat paparan metanol
Fase pertama adalah Penekanan sistem saraf pusat. Dapat terjadi dalam 30 menit- 2 jam, intoksikasi dapat terjadi dalam durasi yang lebih pendek daripada intoksikasi oleh etanol
Fase kedua adalah fase laten tanpa gejala, mengikuti depresi sistem saraf pusat :Dalam 48 jam setelah diminum, pasien mungkin belum menunjukkan tanda-tanda keracunan, walaupun gejalanya mungkin berbeda secara individual.
Fase ketiga terjadi asidosis metabolik berat: pada fase ini metanol telah dimetabolisir menjadi asam format dan menyebabkan metabolik asidosis (meningkatnya keasaman darah), yang dapat menyebabkan mual, muntah, pusing, dan mungkin sudah mulai ada tanda-tanda gangguan penglihatan.
Fase keempat adalah toksisitas pada mata, diikuti dengan kebutaan, koma, dan mungkin kematian: Gangguan visual/penglihatan umumnya terjadi pada 12-48 jam setelah minum, dan range-nya bervariasi, dari mulai tidak tahan cahaya (fotofobia), kabur atau berkabut, sampai kebutaan.
Apa yang harus dilakukan jika terkena paparan metanol?
Pertama, tentu harus membersihkan dari dari paparan. Jika terkena pada kulit, segera cuci daerah yang terkena dengan air hangat dan sabun sedikitnya selama 10-15 menit. Jika terkena paparan metanol pada mata, maka cuci mata dengan cairan pencuci mata yang umum digunakan, sedikitnya 10-15 menit. Jika terhirup atau tertelan, segera minta bantuan kesehatan dari dokter untuk dilakukan usaha-usaha detoksifikasi. Salah satu cara detoksifikasi metanol adalah dengan menggunakan etanol dan sodium bikarbonat. Etanol memiliki afinitas (kemampuan mengikat) enzim alkohol dehidrogenase 10-20 kali lebih kuat daripada metanol, sehingga mengurangi pembentukan asam format sebagai hasil metabolisme metanol. Etanol dapat diberikan secara per-oral dengan konsentrasi sampai 40%, atau melalui intravena dengan konsentrasi 10% dalam 5% dekstrosa. Sedangkan sodium bikarbonat digunakan untuk mengurangi metabolik asidosis akibat asam format.
Nah, begitulah kira-kira informasi tentang metanol…
Apa masih ada lagi yang mau bertindak tolol dengan minum metanol ??
Semoga bermanfaat.

ibu,, mo tanya,,,
bisa gak, metanol itu berasal dari fermnetasi buah2an ??
Jawab:
Fermentasi buah=buahan, terutama yang mengandung kadar pektin tinggi, bisa menghasilkan metanol, yang bisa mencapai 2-3 mg/liter. Namun kadar metanol sebesar itu masih tergolong aman.
numpang tayak bu….. saya dirumah puyak usaha londry dan setiap hari bergelut dengan parfum londri otomatis menghirup metanol yang terkandung di parfum itu sedangkan parfum londri hampir 90% dari bahan metanol .yang saya tayakkan kira2 jangka panjangya apa ada efek sampingya. kalo ada terus solusiya gimana . (sebelumya mator suwon bu…k)
jawab:
Sebaiknya lebih hati-hati, metanol efek sampingnya ke mata. Baiknya Anda pakai masker jika setiap hari harus menghirup uap metanol. Usahakan ventilasi yang baik, supaya uap metanolnya tidak terkonsentrasi di ruangan rumah.
nanya prof, adakah permenkes atau SK POM tentang kandungan methanol dalam minuman?
Jawab:
Setahu saya tidak ada, karena metanol memang bukan zat yang boleh ditambahkan dalam minuman.
Tulisannya sangat menarik Bu Profesor. Lugas dan sangat mudah dipahami awam. Sy “social driinker” yang hanya sekali-sekali minum wine atau kadang beer pada acara2 pesta saja. Sy jadi merasa serem memabaca paparan ibu. Bagaimana sy dapat membedakan minuman yang mengandung methanol ? apakah rasanya dapat dibedakan walau setelah ditambahkan zat perasa/warna atau campuran lain ? walaupun sdh ada sertifikasi dari BPOM, sy ragu BPOM dapat membedakan kalau minuman “beralkohol” yang beredar dipasaran sebenarnya dicampuri methanol yang lebih murah (dibanding etanol). Untuk perlindungan konsumen, Apakah BPOM sudah memiliki methodology atau alat yang dapat membedakan/mendeteksi atau memisahkan kedua bahan kimia tsb setelah proses pencampuran keduanya (etanol dan metanol) ? Kalau keduanya bereaksi (kimia) kan sulit dideteksi Bu ?
makasih udh menambah wawasan
saya mau tanya, apakah setiap ras orang (mongoloid, eropa dan negro) memiliki ekspresi gen yang berbeda terhadap pembentukan enzim alkohol dehidrogenase?
kan orang barat sering kali minum minuman beralkohol tapi tidak apa2 walaupun minum banyak?
ras mana y yang punya gen penyandi alkohol dehidrogenase terbaik?
Jawab:
dear Putri, memang benar bahwa ada perbedaan genetik dalam hal gen yang menyandi enzim alkohol dehidrogenase. Beberapa contoh gen yang menyandi adalah ADH2 dan ADH3. Dan diketahui bahwa pada orang eropa, terjadi polimorfisme pada alel ADH2*2 yang menurunkan risiko terjadinya alkoholisme. Silakan searching lagi, banyak kok informasi terkait dengan ini pda jurnal-jurnal mengenai polimorfisme genetik yang mempengaruhi alkoholisme pada bbrp ras/etnik tertentu.
ass…
saya mau nanya..
saya mau buat formulasi obat granul,,tp zat aktif nya dr hasil ekstrak metanol.
kira2 bisa ga dibuat granul???
Jawab:
bisa saja
sy lg memerlukan pertolongan / info dimana tempat yg bisa menyembuhkan kebutaan akibat minuman keras oplosan / metanol ..
karena saudara sy mengalami hilang penglihatan/gelap kalo melihat dan terkadang hanya bias sprti asap..
jika ada yg mengetahui dan di mana tempat pengobatannya mohon di email ke email sy : herul_anwar85@yahoo.com
besar harapan saya jika anda mememberitahukan tempat pengobatan medis/alternatif trsebut dr niat tulus anda untuk mmberikan pertolongan..terima kasih
Jawab:
mohon maaf sekali, saya tidak tau tempatnya secara khusus. saya kira dibawa ke RS saja, atau dokter spesialis mata.
numpang tanya bu,kalo ada kandungan metanol pada parfum dengan kadar sekitar 118 % berbahaya bagi kita gak?
kalo iya dampak langsung apa yang ditimbulkan dari pemakaian minyak wangi yang mengandung metanol dengan kadar sebesar itu? trims
jawab:
ngga salah tuh, kadar 118% ?? Ya, metanol yang terhirup juga bisa memberi dampak jika terlalu berlebihan. Dampak utamanya ke mata, bisa menyebabkan kebutaan
Ampun Jeng…… tak kan kuulangi kebiasaanku yang dulu……… ngeriiiiiiiiiiiiiii
Thx banyak atas artikelnya… semoga membuat para pecandu yang lain jadi tobat… amien…………….
Menanggapi pertanyaan @age dan jawabannya mau tanya Bu pengaruh negatif bersentuhan dengan zat kimia salah satunya bau metanol dalam jangka panjang apakah bisa berakibat buruk pada manusia karena saya punya anak yang kebetulan kuliah disini lagi banyak berada di Lab, khawatir juga jika nantinya mungkin tidak bisa memberi atau mengganggu keturunan seperti anggapan orang2 tua.
Jawab:
sering terpapar zat-zat kimia tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan, dan macam dampaknya tergantung pada zat kimia yang terpaparkan. karena itu perlu dilakukan tindakan preventif yang terkait dengan aturan keselamatan di lab, misalnya menggunakan masker, sarung tangan, dan jas lab yang benar saat bekerja di lab. Selain itu perlu banyak makanan sehat (susu, dll) untuk menjaga daya tahan tubuh.
apa beda secara yata &awam menbedakan metanol dngan arak
Jawab:
apakah maksudnya metanol dan etanol? Jika belum ditambahi apa-apa, agak sulit membedakannya. Tapi metanol umumnya dijumpai sebagai bahan bakar spiritus yang berwarna biru, sedangkan etanol tidak berwarna, jadi bisa dibedakan dari warnanya.
selan menyebabkan kebutaan dan kematian,apakah metanol juga menyebabkan gagal ginjal?
sy juga pernah baca,,,
yang menyebabkan kematian dari mengkonsumsi metanol adalah reaksi metanol yang tidak sempurna yang menghasilkan karbon monoksida.
yang menjadi pertanyaan saya,mengapa reaksi metanol dalam darah berlangsung tidak sempurna,apa penyebabnya???
terimakasih ya bu…..
tulisan ini,sangat membantu saya untuk menyusun KTI saya..
Jawab:
Mbak Wulan, setahu saya karbon monoksida (CO) justru adalah bahan pembuat metanol, yaitu dengan mereaksikan CO dengan hidrogen. Dan di dalam darah metanol dimetabolisme menjadi formaldehid dan selanjutnya asam format. Saya belum menemukan literatur yang mengatakan bahwa dalam darah metanol berubah lagi menjadi CO.
bu,, reaksi disulfiram ada hubungannya dengan metanol juga ga bu??
jawab:
Disulfiram itu bekerja menghambat enzim yang mengubah asetaldehid menjadi asam asetat pada penggunaan alkohol. Dengan akumulasi asetaldehid maka terjadi reaksi nggak enak seperti mual, dst, yang disebut reaksi disulfiram. Tujuannya supaya orang ngga mau minum alkohol lagi karena ada reaksi2 tersebut. jadi ngga ada hub langsung dengan metanol.
bunda, gemana mengatasi jika sudah terlalu sering berhubungan dekat ” dengan si methanol? saya kerja di pabrik pupuk yang juga menggunakan methanol sebagai salah satu media pendukung… setiap melakukan loading pasti ada (walaupun sedikit) uap yang terhirup..
Jawab:
perkuat daya tahan tubuh aja, banyak minum susu. Kami yang di farmasi juga sering menghirup zat-zat kimia, salah satu upaya pertahanan diri ya makan yang sehat, supaya proses detoks lancar.
Sangat menarik Ibu.. Isi dan Judulnya
*sangat salut dengan ibu -yang menurut saya cukup sibuk- masih bisa menyempatkan untuk berbagi melalui media tulisan (blog)..
Salam Sukses selalu untuk Ibu dan Keluarga..
jawab:
terimakasih perhatiannya
oh, saya baru tahu…
Artikel bagus….mengingat akhir2 ini banyak banget kasus orang meninggal gara2 miras…
salam
http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/22/info-dari-kawan-broloe-mau-blog-loe-kebanjiran-pengunjung-kaga/
Saya heran, orang bisa minum metanol dapet dari mana ya? Apa dari spiritus?
Terus yang Na Bikarbonat itu peroral atau intravena ya bu? Kalau peroral ntar khan bereaksi dengan asam lambung, terus kalo intravena khan sakit banget (gak isohidris).
Jawab:
Na Bic diberikan IV, ada sediaannya, utk mengatasi asidosis metabolik
alhmdulah,..kunjungn pagi ini dapat ilmu yang bermanfaat.
nice post.
salam.http://putrasubuh.wordpress.com
Gile… Itu artinya minum sepritus bukan? Bener2 gile.
makaih..beguna banget nih…..
Kurangnya informasi tentang perbedaan etanol dan metanol yang menyebabkan orang mau saja minum metanol.
Kebanyakan orang di negeri ini minum alkohol untuk mabuk, mabuk adalah tujuan utama mereka minum untuk melarikan diri dari masalah dan sebagai bukti bahwa mereka adalah jagoan, sebagai ukuran telah dikatakan dewasa bila berani minum alkohol dan mabuk. Anak genk gitu loh, …
Akibat minuman keras harganya naik menjadi selangit, saat ini banyak orang yang minum alkohol yang biasanya dipakai untuk mencuci luka menjadi minuman favorit dengan dicampur sedikit air dan suplemen kesehatan.
Yang penting mabok coy, ….
Perlu dikaji ulang mengapa mereka menjadi suka mabok sebagai tujuan utama minum alkohol, ini adalah masalah psikhologis yang perlu diperhatikan. Perlu diusut tuntas mengapa mereka akhirnya menjadi peminum alkohol, metanol-pun oke jika tidak ada etanol, …
ilmunya bermanfaat..
http://www.pakode.co.cc
postingan bagus..
Maaf nih menyimpang dari ulasan diatas,
Masih ingat kerusuhan di makam mbah priok?
baca ulasannya disini:
http://www.aslibumiayu.wordpress.com
dijamin bakalan ngerti deh, kalo dapet kasus seperti itu lagi,…. buruan baca….
Postingnya keren. . . .^^
Posting yang menarik, sukses untuk Anda.
Silahkan kunjungi Blog kami http://www.harisistanto.wordpress.com, baca posting baru hari ini berjudul : “Analisa usaha cuci sepeda motor (lanjutan)”, serta artikel lain yang menarik, dan kalau berkenan mohon diberi komentar. Terima kasih.
waw…kimia ni…ikatan atom2….wah jadi inget masa2 SMA aj…
lam knal….jangn lupa mampir ke blog ane….
tuker link yuk???
nice posting mas.. aya-aya wae.. salamkenal, nambah ilmu nih..
jawab:
kok panggil mas, sih? aku wanita tulen loh….
Wah, menarik sekali artikelnya bu
judulnya pas sekali
ini akan membuat penggemar metanol berpikir beberapa kali untuk meminumnya
heran deh ama yang minum beginian,
gak tau apa gak mau tau ya ama efeknya?
nice share bu
thx u
Bener slogan prof soal ini, orang tolol minum metanol. Cuma masalahnya yang minum metanol itu rata-rata pendidikannya payah. Jadi gak bisa membedakan mana yang racun dan bukan. Nice posting.
Salam.
ALRIS
http://alrisblog.wordpress.com/
oo … metanol itu spirtus ya? jadi mending minum etanol aja, biar mabok sekalian, hehe.
Jawab:
iya, silakan coba hehe…
saya punya kasus.. yg unik, pegawe saya salah satu dari orang tolol tsbt dan dia salah satu nya orang yang masih segar bugar sampe sekarang. tapi jujur aja saya masih punya perasaan kuatir, karna saya melihat takeran yang dia minum jumlahnya cukup banyak sekitar 1,5 liter oplosan maut itu.. teman seperjuangan nya sudah “bablas” hari kamis lalu.. saya sudah membawa ke ugd untuk checkup, tapi malah mengecewakan saja, hanya di periksa di tunyuk2 kaya balita demam. padahal ni kan kasus yg cukup bahaya.. yang saya tanyakan kira2 bisa gak efek nya terlihat setelah di hari ke 20 ato lebih, trima kasih
Jawab:
Mas Roy, efek metanol bisa tertunda juga dan mungkin tidak sama keparahannya pada setiap orang, karena kemampuan detoksifikasinya mungkin berbeda. Tapi cepat atau lambat pasti akan ada efeknya, terutama ke arah penglihatan, bisa menyebabkan kebutaan.