<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Melawan keloid dengan steroid</title>
	<atom:link href="http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/</link>
	<description>We&#039;ve shared together</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 21:13:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: agus sudibyo</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-1811</link>
		<dc:creator>agus sudibyo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 21:13:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-1811</guid>
		<description>saya sekarang sedang menjalani pengobatan suntik kenacort-A udah hbs 3 botol.. perkembangannya lumayan pesat..dulu kira2 setebal lidah skrng udh kempes sekuping...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sekarang sedang menjalani pengobatan suntik kenacort-A udah hbs 3 botol.. perkembangannya lumayan pesat..dulu kira2 setebal lidah skrng udh kempes sekuping&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yus</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-1809</link>
		<dc:creator>Yus</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 06:24:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-1809</guid>
		<description>Beberapa hari yang lalu saya menebus obat Kenacort, namun di beberapa apotik sudah tidak ada persediaan. Akhirnya di salah satu apotik diganti dengan merk Trilac. Kata apotekernya obat itu biasa dipakai oleh dokter yang praktek di apotik tsb. Saya bawa obat itu ke dokter dan setelah dilihat sepertinya dokter tidak keberatan, akhirnya ya saya gunakan. Apakah kandungan obat tsb sama dengan Kenacort ya? Kalau begitu berapa banyak merk obat injeksi keloid yang ibu tahu beredar di Indonesia. Karena tahunya saya dari dulu namanya obat keloid ya identik dengan Kenacort. Matur nuwun informasinya.

Jawab:
&lt;em&gt;Halo, Mas Yus... obat yang anda tanyakan itu isinya adalah triamcinolon acetonid, sejenis obat kortikosteroid. Ia terdapat dalam berbagai bentuk sediaan, ada yang krim, injeksi, maupun inhalasi/ Nah, untuk kelod, biasanya dipakai krim atau injeksi. Brand-namenya cukup banyak, antara lain: Kenacort, Aristospan Injection, Clinacort, Clinalog, Ken-Jec 40, Kenalog-10, Kenalog-40, TAC 3, Triamonide 40, U-Tri-Lone, Aristocort, Aristocort For Injection, Aristopak, Azmacort, Aristocort Forte, Triam-Forte, Tristoject, Triam-A, Kenaject-40, Cort-K, Tramacort-D, Triamcot, Trilog, Trilone, Acetocot.rIni saya sebutkan cukup banyak, dan mungkin ada yang tersedia di Indonnesia. Eh, siapa tau mas Yus pas berada di luar negeri :). Dan mungkin masih ada lagi merk yang lain, yang masing2 ada perbedaan dalam kekuatannya seperti tertulis pada kemasannya. &lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya menebus obat Kenacort, namun di beberapa apotik sudah tidak ada persediaan. Akhirnya di salah satu apotik diganti dengan merk Trilac. Kata apotekernya obat itu biasa dipakai oleh dokter yang praktek di apotik tsb. Saya bawa obat itu ke dokter dan setelah dilihat sepertinya dokter tidak keberatan, akhirnya ya saya gunakan. Apakah kandungan obat tsb sama dengan Kenacort ya? Kalau begitu berapa banyak merk obat injeksi keloid yang ibu tahu beredar di Indonesia. Karena tahunya saya dari dulu namanya obat keloid ya identik dengan Kenacort. Matur nuwun informasinya.</p>
<p>Jawab:<br />
<em>Halo, Mas Yus&#8230; obat yang anda tanyakan itu isinya adalah triamcinolon acetonid, sejenis obat kortikosteroid. Ia terdapat dalam berbagai bentuk sediaan, ada yang krim, injeksi, maupun inhalasi/ Nah, untuk kelod, biasanya dipakai krim atau injeksi. Brand-namenya cukup banyak, antara lain: Kenacort, Aristospan Injection, Clinacort, Clinalog, Ken-Jec 40, Kenalog-10, Kenalog-40, TAC 3, Triamonide 40, U-Tri-Lone, Aristocort, Aristocort For Injection, Aristopak, Azmacort, Aristocort Forte, Triam-Forte, Tristoject, Triam-A, Kenaject-40, Cort-K, Tramacort-D, Triamcot, Trilog, Trilone, Acetocot.rIni saya sebutkan cukup banyak, dan mungkin ada yang tersedia di Indonnesia. Eh, siapa tau mas Yus pas berada di luar negeri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Dan mungkin masih ada lagi merk yang lain, yang masing2 ada perbedaan dalam kekuatannya seperti tertulis pada kemasannya. </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rafila</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-1541</link>
		<dc:creator>rafila</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 16:22:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-1541</guid>
		<description>obat keloid transdermal sudah ada lho... namanya hansaplast scar reducer..saya pernah lihat iklannya di majalah. jadi penggunaannya mirip plester penutup luka...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>obat keloid transdermal sudah ada lho&#8230; namanya hansaplast scar reducer..saya pernah lihat iklannya di majalah. jadi penggunaannya mirip plester penutup luka&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: cici</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-379</link>
		<dc:creator>cici</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 11:13:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-379</guid>
		<description>Saya melakukan operasi tahi lalat pada bulan Maret 2008 di dekat hidung,punggung, perut, dan lengan. Dan hasil dipunggung dan lengan seperti ada benjolan merah yg dan gatal membesar mungkin sudah menjadi keloid...dan saya sudah ke dokter terakhir 1thn yg lalu, berhubung keuangan tidak mendukung saya tidak lanjutkan. Tapi luka operasi menjadi membesar dan tidak membuat nyaman pada diri saya...sehingga saya tidak PD untuk memakai baju lengan pendek...bila sesudah 1tahun luka dibiarkan apakah masih bisa ditangani?? atau setidaknya gelembung luka bisa diratakan????? thanks

Jawab:
&lt;em&gt;Wah, maaf Mbak Cici, saya bukan dokter, dan apalagi tidak melihat langsung bekas luka mbak. Tapi saya rasa masih ada kemungkinan keloid diratakan/ditipiskan dengan suntikan steroid. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter ahlinya. Maaf, tidak bisa membantu banyak.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya melakukan operasi tahi lalat pada bulan Maret 2008 di dekat hidung,punggung, perut, dan lengan. Dan hasil dipunggung dan lengan seperti ada benjolan merah yg dan gatal membesar mungkin sudah menjadi keloid&#8230;dan saya sudah ke dokter terakhir 1thn yg lalu, berhubung keuangan tidak mendukung saya tidak lanjutkan. Tapi luka operasi menjadi membesar dan tidak membuat nyaman pada diri saya&#8230;sehingga saya tidak PD untuk memakai baju lengan pendek&#8230;bila sesudah 1tahun luka dibiarkan apakah masih bisa ditangani?? atau setidaknya gelembung luka bisa diratakan????? thanks</p>
<p>Jawab:<br />
<em>Wah, maaf Mbak Cici, saya bukan dokter, dan apalagi tidak melihat langsung bekas luka mbak. Tapi saya rasa masih ada kemungkinan keloid diratakan/ditipiskan dengan suntikan steroid. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter ahlinya. Maaf, tidak bisa membantu banyak.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yus</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-357</link>
		<dc:creator>Yus</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:02:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-357</guid>
		<description>Barusan saya ke RS untuk suntik keloid karena sudah lebih 1 bulan. Saat dilihat, kata dokter sudah agak melunak dan disarankan pakai salep saja. Padahal dulu saya pernah pakai salep (lupa namanya) dan tidak ada hasilnya. Tapi dokter bersikeras supaya pakai salep, apalagi obat suntik saya (pakai Flamicort) sudah lebih dari 2 bulan sehingga sudah tidak efektif, padahal saya simpan di kulkas. Saat saya bilang akan beli obat suntik baru dokter tetap tidak merekomendasikan. Alhasil akhirnya saya tebus aja obat salepnya. Namanya salepnya Lanakeloid-E Cream, yang komposisinya tiap 10 gram mengandung Centella asiatica phytosome 100 mg dan Vitamin E 20 gram. Dalam brosur kandungannya a.l asiatic acid, madecasic acid, asiaticoside dan madecassoside yg bekerja menghambat biosintesa collagen dan asam mucopolysacharida. Sebetulnya saya kurang sreg (yakin) dengan obat salep tapi sementara saya coba dulu 1 bulan, kalau tidak ada perubahan atau malahan mengeras lagi apa boleh buat kembali ke obat suntik lagi. Menurut bu Zullies gimana dengan salep tersebut. Kalau Kenacort dan Flamicort apa kandungannya sama, soalnya harga berbeda banget. Thanks.

Jawab:
&lt;em&gt;Halo, Mas Yus. saya tidak tau mengapa dokter insist supaya Mas Yus pake salep tersebut. Salep tersebut berbahan dasar tanaman obat dan vitamin E. Saya belum menemukan evidence-based nya mengenai efek Centela asiatica pada keloid. Tapi ya dicoba saja. Tapi menurut feeling saya efeknya tidak lebih poten dari steroid. Kenacort dan Flamicort isinya sama, yaitu triamsinolon acetonid. Kalau harga beda, itu urusan perut produsen masing-masing.....&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Barusan saya ke RS untuk suntik keloid karena sudah lebih 1 bulan. Saat dilihat, kata dokter sudah agak melunak dan disarankan pakai salep saja. Padahal dulu saya pernah pakai salep (lupa namanya) dan tidak ada hasilnya. Tapi dokter bersikeras supaya pakai salep, apalagi obat suntik saya (pakai Flamicort) sudah lebih dari 2 bulan sehingga sudah tidak efektif, padahal saya simpan di kulkas. Saat saya bilang akan beli obat suntik baru dokter tetap tidak merekomendasikan. Alhasil akhirnya saya tebus aja obat salepnya. Namanya salepnya Lanakeloid-E Cream, yang komposisinya tiap 10 gram mengandung Centella asiatica phytosome 100 mg dan Vitamin E 20 gram. Dalam brosur kandungannya a.l asiatic acid, madecasic acid, asiaticoside dan madecassoside yg bekerja menghambat biosintesa collagen dan asam mucopolysacharida. Sebetulnya saya kurang sreg (yakin) dengan obat salep tapi sementara saya coba dulu 1 bulan, kalau tidak ada perubahan atau malahan mengeras lagi apa boleh buat kembali ke obat suntik lagi. Menurut bu Zullies gimana dengan salep tersebut. Kalau Kenacort dan Flamicort apa kandungannya sama, soalnya harga berbeda banget. Thanks.</p>
<p>Jawab:<br />
<em>Halo, Mas Yus. saya tidak tau mengapa dokter insist supaya Mas Yus pake salep tersebut. Salep tersebut berbahan dasar tanaman obat dan vitamin E. Saya belum menemukan evidence-based nya mengenai efek Centela asiatica pada keloid. Tapi ya dicoba saja. Tapi menurut feeling saya efeknya tidak lebih poten dari steroid. Kenacort dan Flamicort isinya sama, yaitu triamsinolon acetonid. Kalau harga beda, itu urusan perut produsen masing-masing&#8230;..</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yus</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-355</link>
		<dc:creator>Yus</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 10:23:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-355</guid>
		<description>Sedikit berbagi mengenai keloid. Bakat keloid sepertinya memang warisan dari keluarga/ ortu (warisan kok penyakit ya, he he he). Saya punya bakat keloid ternyata kakak dan adik sayapun punya bakat tsb. Waktu SD saya punya luka di belakang dengkul, setelah sembuh lama lama di bekas luka tsb tumbuh daging persis kaya ulat menempel. Oleh dokter di Pwt daging tsb dioperasi, namun beberapa bulan kemudian tumbuh lagi di bekas jahitan tsb. Kemudian oleh dokter diberi suntikan obat kenacort lebih dari 10 kali dan alhamdulillah bisa mengecil dan tidak tumbuh lagi. Saat SMA bakat itu muncul lagi, malahan lebih parah hanya gara gara bekas jerawat yang tumbuh dada kepencet dan pecah lama lama tumbuhlah daging yang mula mula sebesar biji kacang hijau, lalu sebesar biji asem lama lama jadi seperti ulat yang nempel di dada. Itu tidak cuma satu pokoknya kalau ada jerawat siap siap jadi keloid, apalagi yang pas di tengah tengah lebih cepat tumbuhnya karena kulit tsb sering bergerak. Solusinya sejak tahun 1987 sampai sekarang saya rutin mengujungi dokter spesialis bedah plastik untuk mengurangi pertumbuhan keloid yang bandel dan menembak keloid keloid kecil yang mau muncul. Hanya itu satu satunya cara sampai sampai saya sudah berganti dokter mulai dari RSCM, dokter Ujung Pandang, RS Fatmawati dan sekarang di RS Syaiful Anwar Malang. Kalau dihitung lebih dari 100 kali disuntik wong kadang kadang kalau keras bisa 2 minggu sekali ke dokter dan sekali datang yang disuntik bisa 10 lokasi. Kalau saat ini (setelah dokter di Malang bilang ada efek sampingnya) paling cepat 1 bulan sekali. Itu upaya yang bisa saya lakukan, semoga tidak ada efek negatif nantinya. Sebetulnya itu hanya masalah estetika saja tidak terlalu mengkhawatirkan (paling paling pas keras gatal rasanya dan kalau renang tidak enak aja dilihat orang, he he he, sapa mau liat). Cuma dulu ada dokter yang mencandai kalau biasanya cowok suka memamerkan dadanya yang bidang atau berbulu, kalau saya mah banyak biji biji keloid, kasihan deh, hihihi. Sekali lagi doa&#039;in semoga tidak ada efek samping yang serius atas pemakaian obat keloid ini. Makasih . . . .

Jawab;
&lt;em&gt;Trims ceritanya, mas Yus.... lumayan serem juga. Semoga tidak diwariskan ke anak cucu...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit berbagi mengenai keloid. Bakat keloid sepertinya memang warisan dari keluarga/ ortu (warisan kok penyakit ya, he he he). Saya punya bakat keloid ternyata kakak dan adik sayapun punya bakat tsb. Waktu SD saya punya luka di belakang dengkul, setelah sembuh lama lama di bekas luka tsb tumbuh daging persis kaya ulat menempel. Oleh dokter di Pwt daging tsb dioperasi, namun beberapa bulan kemudian tumbuh lagi di bekas jahitan tsb. Kemudian oleh dokter diberi suntikan obat kenacort lebih dari 10 kali dan alhamdulillah bisa mengecil dan tidak tumbuh lagi. Saat SMA bakat itu muncul lagi, malahan lebih parah hanya gara gara bekas jerawat yang tumbuh dada kepencet dan pecah lama lama tumbuhlah daging yang mula mula sebesar biji kacang hijau, lalu sebesar biji asem lama lama jadi seperti ulat yang nempel di dada. Itu tidak cuma satu pokoknya kalau ada jerawat siap siap jadi keloid, apalagi yang pas di tengah tengah lebih cepat tumbuhnya karena kulit tsb sering bergerak. Solusinya sejak tahun 1987 sampai sekarang saya rutin mengujungi dokter spesialis bedah plastik untuk mengurangi pertumbuhan keloid yang bandel dan menembak keloid keloid kecil yang mau muncul. Hanya itu satu satunya cara sampai sampai saya sudah berganti dokter mulai dari RSCM, dokter Ujung Pandang, RS Fatmawati dan sekarang di RS Syaiful Anwar Malang. Kalau dihitung lebih dari 100 kali disuntik wong kadang kadang kalau keras bisa 2 minggu sekali ke dokter dan sekali datang yang disuntik bisa 10 lokasi. Kalau saat ini (setelah dokter di Malang bilang ada efek sampingnya) paling cepat 1 bulan sekali. Itu upaya yang bisa saya lakukan, semoga tidak ada efek negatif nantinya. Sebetulnya itu hanya masalah estetika saja tidak terlalu mengkhawatirkan (paling paling pas keras gatal rasanya dan kalau renang tidak enak aja dilihat orang, he he he, sapa mau liat). Cuma dulu ada dokter yang mencandai kalau biasanya cowok suka memamerkan dadanya yang bidang atau berbulu, kalau saya mah banyak biji biji keloid, kasihan deh, hihihi. Sekali lagi doa&#8217;in semoga tidak ada efek samping yang serius atas pemakaian obat keloid ini. Makasih . . . .</p>
<p>Jawab;<br />
<em>Trims ceritanya, mas Yus&#8230;. lumayan serem juga. Semoga tidak diwariskan ke anak cucu&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ririn</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-347</link>
		<dc:creator>ririn</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 05:28:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-347</guid>
		<description>kata dokter saya bakat keloid,sya pernah mo operasi tapi ma dokkternya tidak boleh katanya bekasnya akan lebih besar dibanding sebelumnya.  saya juga punya tahi lalat di muka lumayan banyak dan hampir semua tumbuh, tapi ma dokternya juga tidak boleh di operasi ... ada solusi buat sya?... coz tahi lalatnya sudah mulai mengganggu... 

Jawab:
&lt;em&gt;Wah, Mbak... turut kata dokter saja, beliau kan sudah melihat sendiri keadaan Mbak. Untuk saat ini saya tidak punya solusi untuk ini, maaf ya&lt;/em&gt;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kata dokter saya bakat keloid,sya pernah mo operasi tapi ma dokkternya tidak boleh katanya bekasnya akan lebih besar dibanding sebelumnya.  saya juga punya tahi lalat di muka lumayan banyak dan hampir semua tumbuh, tapi ma dokternya juga tidak boleh di operasi &#8230; ada solusi buat sya?&#8230; coz tahi lalatnya sudah mulai mengganggu&#8230; </p>
<p>Jawab:<br />
<em>Wah, Mbak&#8230; turut kata dokter saja, beliau kan sudah melihat sendiri keadaan Mbak. Untuk saat ini saya tidak punya solusi untuk ini, maaf ya</em>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: prasetyo</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-256</link>
		<dc:creator>prasetyo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 08:03:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-256</guid>
		<description>salam jumpa ibu...
istri saya saat ini sangat menderita karena adanya keloid di kaki kirinya akibat tersiram air mendidih. Akibat adanya keloid tersebut lututnya tidak bisa dilipat seperti kondisi normal. Kami sudah kedokter spesialis kulit, dan disarankan untuk fisiotherapi. Menurut ibu yang terbaik tindakan apa yang harus kami lakukan? terimakasih banyak untuk tanggapannya. Salam.

Jawab:
&lt;em&gt;salam jumpa juga, pak..
Saya rasa tindakan Bapak sudah tepat untuk membawanya ke dokter spesialis kulit. Tentunya dokter telah melihat langsung keloid pada istri bapak dan memberikan saran yang terbaik. Menurut saya, diikuti saja saran tersebut, untuk melatih lutut agar bisa melipat dengan normal. Kalau pun ada obat-obat, tentunya harus dalam pengawasan dokter.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam jumpa ibu&#8230;<br />
istri saya saat ini sangat menderita karena adanya keloid di kaki kirinya akibat tersiram air mendidih. Akibat adanya keloid tersebut lututnya tidak bisa dilipat seperti kondisi normal. Kami sudah kedokter spesialis kulit, dan disarankan untuk fisiotherapi. Menurut ibu yang terbaik tindakan apa yang harus kami lakukan? terimakasih banyak untuk tanggapannya. Salam.</p>
<p>Jawab:<br />
<em>salam jumpa juga, pak..<br />
Saya rasa tindakan Bapak sudah tepat untuk membawanya ke dokter spesialis kulit. Tentunya dokter telah melihat langsung keloid pada istri bapak dan memberikan saran yang terbaik. Menurut saya, diikuti saja saran tersebut, untuk melatih lutut agar bisa melipat dengan normal. Kalau pun ada obat-obat, tentunya harus dalam pengawasan dokter.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bunga</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-152</link>
		<dc:creator>bunga</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 02:11:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-152</guid>
		<description>selamat pagi bu

saya ingin bertanya,,
salah seorang saudara saya sudah pernah melakukan injeksi triamsinolon asetonid tapi keloid itu tetap  saja muncul.
Sampai operasi untuk menghilangkan keloid pun pernah dilakukan tapi tidak ada hasilnya.
yang ingin saya tanyakan ada kah obat (transdermal) untuk mengurangi ukuran keloid itu??
trima kasih atas jawabannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat pagi bu</p>
<p>saya ingin bertanya,,<br />
salah seorang saudara saya sudah pernah melakukan injeksi triamsinolon asetonid tapi keloid itu tetap  saja muncul.<br />
Sampai operasi untuk menghilangkan keloid pun pernah dilakukan tapi tidak ada hasilnya.<br />
yang ingin saya tanyakan ada kah obat (transdermal) untuk mengurangi ukuran keloid itu??<br />
trima kasih atas jawabannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: umun</title>
		<link>http://zulliesikawati.wordpress.com/2009/02/12/melawan-keloid-dengan-steroid/#comment-149</link>
		<dc:creator>umun</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 09:30:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulliesikawati.wordpress.com/?p=844#comment-149</guid>
		<description>assalamualaikum,
ibu..mohon penjelasannya
saya punya bekas luka seperti yg ibu maksud,,tetapi tidak gatal ataupun nyeri dan tidak pula tumbuh terus menerus..hanya saja agak sedikit menebal..
yang mau saya tanyakan..apakah bekas luka ini jg bisa menggunakan pengobatan yang telah ibu sampaikan..luka saya ada di bagian lipatan jari telunjuk pada tangan kiri saya..dan luka ini akibat luka goresan pisau hampir 4tahun yang lalu
 terimakasih atas penjelasannya..

Jawab:
&lt;em&gt;Bekas luka yang menebal seperti yang Anda alami termasuk keloid juga. Keloid tidak selalu terasa nyeri atau gatal, juga tidak selalu tumbuh. Jika tidak tumbuh, atau terasa gatal/nyeri, mungkin tidak terlalu mengganggu, kecuali mungkin mengganggu penampilan fisik. Untuk itu, terserah Anda, apakah akan dihioangkan atau tidak. Sebaiknya konsultasikan ke dokter, karena injeksi steroid hanya bisa diberikan oleh dokter. &lt;/em&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum,<br />
ibu..mohon penjelasannya<br />
saya punya bekas luka seperti yg ibu maksud,,tetapi tidak gatal ataupun nyeri dan tidak pula tumbuh terus menerus..hanya saja agak sedikit menebal..<br />
yang mau saya tanyakan..apakah bekas luka ini jg bisa menggunakan pengobatan yang telah ibu sampaikan..luka saya ada di bagian lipatan jari telunjuk pada tangan kiri saya..dan luka ini akibat luka goresan pisau hampir 4tahun yang lalu<br />
 terimakasih atas penjelasannya..</p>
<p>Jawab:<br />
<em>Bekas luka yang menebal seperti yang Anda alami termasuk keloid juga. Keloid tidak selalu terasa nyeri atau gatal, juga tidak selalu tumbuh. Jika tidak tumbuh, atau terasa gatal/nyeri, mungkin tidak terlalu mengganggu, kecuali mungkin mengganggu penampilan fisik. Untuk itu, terserah Anda, apakah akan dihioangkan atau tidak. Sebaiknya konsultasikan ke dokter, karena injeksi steroid hanya bisa diberikan oleh dokter. </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
