FAQ tentang monosodium glutamat (MSG)…

18 11 2008

msg2Suka makan di restoran Cina yang rasanya nyam-nyam? Atau makan bakso  yang lezat dengan bola daging yang aduhai ? Umumnya yang membuat masakan-masakan ini lezat adalah penggunaan penyedap rasa yang kita kenal sebagai bumbu masak. Apa sebenernya kandungan bumbu masak? Amankah mereka dikonsumsi ?

Tulisan ini akan menyajikan aneka info tentang MSG (mono sodium glutamat) yang merupakan senyawa utama bumbu masak. Artikel ini bukan bermaksud mendukung penggunaan MSG atau sebaliknya, hanya mencoba menyajikan info yang obyektif saja. Pilihannya, terserah Anda…..

Apakah glutamat itu ?
Glutamat adalah suatu asam amino yang dijumpai pada makanan yang kaya akan protein. Asam amino adalah senyawa penyusun protein. Asam amino glutamat merupakan salah satu asam amino yang paling banyak dijumpai dan merupakan komponen penting protein. Glutamat dijumpai secara alami pada keju, susu, jamur, daging, ikan, dan berbagai sayuran. Glutamat juga diproduksi oleh tubuh dan merupakan senyawa vital dalam fungsi otak.

Apakah Monosodium Glutamate itu ?
Monosodium glutamate atau  MSG adalah bentuk garam natrium dari glutamat. Jika MSG ditambahkan pada makanan, ia memberikan fungsi penyedap yang mirip dengan glutamat yang alami. MSG hanya terdiri dari air, natrium, dan glutamat.

Mengapa MSG digunakan?
MSG merupakan penyedap rasa untuk membuat masakan terasa lebih lezat. Banyak peneliti meyakini bahwa MSG menghasilkan rasa kelima, yaitu “gurih” yang tidak tergantung dengan 4 rasa dasar yaitu manis, asam, asin, dan pahit.  Rasa unik yang kelima ini disebut “umami taste”.

Bagaimana MSG dibuat ?
Pada awal tahun 1900an, MSG diekstraksi dari makanan kaya protein seperti rumput laut. Sekarang, MSG dibuat dari hasil fermentasi gula tebu.

Bagaimana reaksi tubuh kita terhadap glutamate dan MSG?
Tubuh kita bereaksi terhadap glutamate yang berasal dari MSG dengan cara yang sama dengan terhadap glutamate alami. Tubuh hanya akan mengenali glutamate, dan tidak membedakan dari mana asalnya,  apakah berasal dari keju, tomat, jamur, atau berasal dari MSG. Glutamat akan diabsorbsi oleh usus melalui suatu system transport aktif ke dalam sel mukosa usus di mana mereka akan dimetabolisir menjadi sumber energi yang penting. Glutamate yang bisa mencapai sirkulasi darah sangat sedikit. Kadar glutamate dalam darah baru akan meningkat signifikan hanya jika glutamate dikonsumsi dalam jumlah besar (>5 g MSG), itupun akan kembali ke level normal dalam waktu dua jam. Konsumsi MSG sangat kecil pengaruhnya terhadap kadar glutamat pada ASI, dan MSG juga tidak bisa menembus plasenta. Glutamat juga sangat sulit menembus sawar darah otak. Glutamat yang dibutuhkan oleh otak disintesis sendiri oleh otak dari siklus asam trikarboksilat, bukan berasal dari asupan glutamate dari luar. Glutamat atau MSG akan beraksi pada reseptor glutamat, diduga ada 2 macam yaitu  reseptor NMDA (N-methyl D aspartat) yang merupakan reseptor glutamat ionotropik, dan reseptor glutamat metabotropik. Aksinya ini akan memicu transduksi signal di “taste bud”, menghasilkan rasa umami.

Berapa banyak umumnya orang mengkonsumsi glutamate?
Orang Amerika rata-rata mengkonsumsi 11 gram glutamate sehari dari sumber-sumber protein alami, dan kurang dari 1 gram/hari dalam bentuk MSG. Jumlah ini sama dengan glutamate yang terdapat pada 1-1,5 ons keju parmesan. Sebaliknya, tubuh kita memproduksi 50 gram glutamate sehari sebagai komponen vital dalam metabolisme tubuh.

Apakah MSG kaya akan Natrium/sodium?
Tidak. MSG hanya mengandung sepertiga dari jumlah natrium dari garam meja (NaCl) yaitu 13% (versus 40% pada garam meja), dan digunakan dalam jumlah yang lebih kecil. Jika digunakan dalam kombinasi dengan sejumlah kecil garam meja, MSG dapat mengurangi jumlah sodium yang diperlukan dalam sebuah masakan hingga 20-40%, dengan tetap menjaga rasanya.

Apakah seseorang bisa sensitive terhadap MSG?
MSG bukanlah alergen, demikian menurut American College of Allergy, Asthma and Immunology.  Di Amerika, FDA menemukan bahwa tidak ada bukti kuat konsumsi MSG dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Memang, mungkin ada orang-orang tertentu yang sensitive terhadap MSG, seperti halnya sensitive terhadap zat makanan lainnya. Kejadian seperti “Chinese Restaurant  Syndrome (CRS)” hanya dijumpai pada sebagian kecil populasi saja, yang kemungkinan sensitive terhadap MSG. CRS adalah gejala-gejala seperti pusing, mual, wajah terasa panas, memerah, kekakuan, yang dijumpai pada orang-orang yang baru mengkonsumsi makanan di restoran Cina, yang diduga disebabkan oleh penggunaan MSG. Hal ini dilaporkan pertama kali pada tahun 1968 pada journal New England Journal of Medicine. Banyak penelitian mencoba menguak hal tersebut dan disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang kuat antara MSG dengan CRS. Dan pada orang yang sensitive, konsumsi MSG > 3 gram mungkin akan menyebabkan gejala menyerupai CRS.

Apakah MSG aman?
Ya. MSG merupakan salah satu komponen makanan yang paling banyak diteliti. Telah banyak jurnal sains internasional  yang melaporkan tentang MSG dari segala aspeknya. Di banyak negara di dunia, MSG dilaporkan aman dikonsumsi.

Keamanan MSG
Beberapa publikasi dari lembaga-lembaga resmi Pemerintah di Amerika dan Eropa telah menkonfirmasi keamanan MSG, antara lain dengan publikasi-publikasi berikut:

  • U.S. Food and Drug Administration (FDA): Designates MSG as safe (Generally Recognized as Safe/GRAS), with common ingredients such as salt and baking powder. (1958)
  • National Academy of Sciences: Confirms the safety of MSG as a food ingredient. (1979)
  • Joint Expert Committee on Food Additives of the United Nations World Health and Food and Agricultural Organizations: Designates MSG as safe and places it in its safest category for food additives (1988)
  • European Community’s Scientific Committee for Food: Confirms MSG safety. (1991)
    American Medical Association: Concludes that MSG is safe, at normal  consumption levels in the diet.(1992)
  • FDA: Reaffirms MSG safety based upon a report from the Federation of American Societies for Experimental Biology. (1995)
  • Food Standards Australia New Zealand : MSG, A Safety Assessment, Technical report series no. 20, (2003).

Apakah MSG aman bagi anak-anak ?
Ya, bayi, termasuk bayi premature, memetabolisme glutamate sama seperti orang dewasa. Penelitian menunjukkan bahwa bayi baru lahir pun dapat mendeteksi dan menyukai rasa glutamate. Untuk tahu saja, glutamate dijumpai 10 kali lebih banyak di ASI daripada susu sapi.

demikian sekilas info..

About these ads

Aksi

Information

17 responses

12 03 2014
Annissa M

Saya alergi MSG sejak umur 10 tahun. Setiiap saya makan makanan yang mengandung MSG saya langsung gatal-gatal di hampir seluruh tubuh. Sampai sekarang saya masih alergi dan tidak tau cara untuk sembuh. Saya sudah ke dokter tapi tetap saja tidak sembuh. Sebenarnya sehat juga alergi saya ini, tapi saya jadi bingung kalau mau makan di luar rumah

12 03 2014
Balada Bumbu Mie Instant.. | Opinuta

[…] dipastikan kebenarannya. Tentang MSG sudah pernah aku tulis di blog ini juga, bisa di-klik di sini. Pada tulisan kali ini, aku hanya ingin mengupas dua informasi di atas saja, dari sisi […]

8 03 2014
annisakarnadi

Reblogged this on Dunia Sehat and commented:
Saya bukan konsumen MSG, soalnya lidah ini terlalu sensitif dg rasa asin, perut jadi mual daaan pusing. Tapi kadang jajan makanan di luar juga. Biar tidak resah gelisah dg info MSG maka baca blog ini jadi bisa menyeimbangkan informasi tentang MSG

6 03 2014
medicinesia

haloo..cukup menarik infonya. Hanya saja, memang bukti bukti yang diungkapkan baik yang mengarahkan ke potensi bahaya atau tidak ada potensi bahaya masih amat kurang untuk bisa menjadi bahan edukasi bagi masyarakat akan penggunaan MSG. Semoga saja, berita semacam ini tidak membuat masyarakat menjadi terlalu berlebihan dalam menggunakan MSG karena memang bukti manfaat dan mudharatnya kurang begitu jelas. (Jurnal terbaru juga belum ada yang membuktikannya).

20 05 2013
Tentang Mie Instan | Pharmaceutial Siences Of Haluoleo University

[…] belum dipastikan kebenarannya. Tentang MSG sudah pernah aku tulis di blog ini juga, bisa di-klik di sini. Pada tulisan kali ini, aku hanya ingin mengupas dua informasi di atas saja, dari sisi […]

20 05 2013
Balada Bumbu Mie Instan..Oleh : Prof. Zullies EkawatiKalau Anda | JUJU'S INSPIRING LIFE

[…] belum dipastikan kebenarannya. Tentang MSG sudah pernah aku tulis di blog ini juga, bisa di-klik di sini. Pada tulisan kali ini, aku hanya ingin mengupas dua informasi di atas saja, dari sisi […]

8 05 2013
anisah

bu Zullies, ijin share ya…terimakasih

6 05 2013
De'Riil

memang MSG tidak bersifat karsinogen,, tetapi perlu diketahui saat memasak dengan MSG,,, nah saat terjadi pemanasan inilah yang bisa menimbulkan zat karsinogen….
karena jika MSG dipanaskan akan pecah menjadi 2 zat baru yakni Glutamic Pyrolised -1 (Glu-P-1) dan Glu-P-2. Kedua zat ini bersifat mutagenik dan karsinogenik.

Jawab:
Ya, tentunya dalam suhu tinggi, diatas 120 derajat yang bisa dijumpai pada memasak dengan pressure cooker. Jika digunakan seperti memasak biasa, yang suhunya paling tinggi 100 derajat (suhu air mndidih), proses itu tidak terjadi.

27 01 2013
Rolyn Analyz

sebenarnya saya kurang setuju jika MSG itu aman dikonsumsi ,bukankah MSG itu sebagai pemicu utama dari penyakit kanker , dan bagaimana dengan para penderita kanker yang telah parah , apa mereka harus menghindari MSG secara total?
padahal hampir semua makanan siap saji juga snack itu mengandung MSG..

Jawab:
Secara umum MSG aman dikonsumsi pada orang sehat. Tetapi tentu tidak aman untuk mereka yang hipersensitif, alergi, hipertensi, atau kondisi-kondisi lain yang tidak memungkinkan konsumsi MSG. Sedikit koreksi, MSG bukan pemicu kanker. Kanker dipicu oleh bahan karsinogenik yang bersinergi dengan kerentanan tubuh terhadap kanker (sifat genetik). MSG bukan termasuk karsinogen.

13 01 2013
ami

ijin share bu zullies…

26 07 2012
Nama Bayi

Dengan adanya penjelasannya ini, saya sekarang lebih tahu keamanan MSG. Terima kasih bu Zullies atas penjelasannya

11 05 2011
Nikmah

Semasa kecil banyak anggapan dari para orang tua bahwa makanan yang berMSG itu berbahaya, apakah itu benar? apakah MSG bisa menimbulkan kebodohan pada anak? konsumsi MSG terus-menerus tiap hari apakah tidak berbahaya bagi tubuh?

Jawab:
Setahu saya tidak benar, mbak…. apalagi sampai menimbulkan kebodohan pada anak. Glutamat sendiri dibutuhkan untuk fungsi otak. Namun glutamat yang dipakai oleh otak memang tdk diperoleh dari MSG. MSG yng dikonsumsi sehari-hari juga tdk mungkin sampai ke otak. Dan jika dikonsumsi dalam dosis wajar sehari-hari tidak berbahaya bagi tubuh, kecuali yg memang alergi atau intolerans terhadap MSG.

13 12 2010
seno suwikatmono

dalam pneggunaan MSG yang saya ketahui pebagai penguat rasa dalam makanan. Sebenarnya penggunaan MSG yang sebenarnya, ketika kita menginginkan rasa sapi (misalnya) , apakah sebaiknya kita tidak perlu menambahkan daging sapi dalam masakan dan mengandalkan MSG, atau kita juga menggunakan daging sapi dan menambahkan MSG untuk menguatkan rasa dari daging sapi tersebut??

Jawab:
lebih baik yang asli saja. MSG tidak memiliki rasa khas sapi atau ayam atau yang lain. MSG ditambahkan sebagai penguat rasa, misalnya jika tidak tersedia daging sapi atau ayam

17 11 2010
Sulvi Purwayantie

saya mahasiswa s3 Fak TP UGM…sedang riset terkait MGG natural asal tumbuhan..kalo saya bisa berdiskusi dgn ibu…..saya lihat ibu dr UGM, fak mana ya…sy tunggu..
Wassalam

jawab:
Saya di Fak Farmasi UGM, silakan

4 11 2010
aRoem

Wah, ternyata di blog Bu Zullies sudah ada pembahasan ttg MSG dari 2 thn yg lalu
*ketinggalan jaman hehe…
Ibu, tadi di diskusi bersama pak Yuswanto saya belum sempat bertanya mengenai penggunaan MSG untuk pasien epilepsi, katanya (maaf saya lupa sumbernya) bisa men-trigger seizure/relaps….
Trimakasih Bu :)

21 05 2009
erna

Di kalangan teman – teman saya banyak yang tidak setuju dengan penggunaan MSG karena katanya di Amerika penggunaan MSG sudah di larang. Dan mereka banyak yang sudah tidak menggunakan MSg dalam masakannya. Sebenarnya gimana sih…saya kok jadi bingung. Saya pernah mencoba untuk tidak memakai MSG dalam masakan, tapi kalo tidak menambahkan MSG dalam masakan kok rasanya hambar sekali.

Jawab;
Dear Erna,
tidak benar bahwa MSG dilarang di Amerika. Mungkin memang ada semacam yayasan perlindungan konsumen yang mengkampanyekan hal ini. Tapi faktanya MSG masih tergolong aman di sana, apalagi penggunaannya dalam makanan kan terbatas, tidak sampai menimbulkan efek toksik, kecuali buat mereka yang memang hipersensitif.

23 11 2008
iwan

kalau di jepang ada penyedap rasa dari rumput laut atau ganggang hijau ya??? apakah itu sama dengan msg (sasa, ajinomoto or vetsin) yang ada di indonesia???

Di jepang apa nama or merk penyedap rasa dari rumput laut or ganggang hijau???

Jawab:
Seingat saya, di sana juga ada bumbu masak (MSG) dengan berbagai merk. Ajinomoto kan asalnya dari sana. Kalau yang dari ganggang hijau atau rumput laut malah saya gak tau. Yang saya tau, rumput laut memang sering dibuat makanan, namanya nori. bentuknya lembaran-lembaran warna hijau tua, kadang sudah dipotong-potong tipis…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 441 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: